Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Calon Pemimpin Siantar Tulus atau Berakal Bulus?

WARTAGAS - Mantan Gubernur Sumatera Utara (GUBSU) Alm. Raja Inal Siregar, semasa menjabat, beliau pernah mencanangkan gerakan Marsipature Huta Na Be (MARTABE), yaitu mengajak masyarakat ikut berpartisipasi membangun kampung halamannya dimana pun dia tinggal. Ini merupakan sebuah implementasi semangat filosofi batak, yaitu "Argado Bonani Pinasa" yang pengertiannya sama dengan Martabe.

Calon Pemimpin Siantar Tulus atau Berakal Bulus?
Ilustrasi

Tahukah Anda, bahwa semangat kembali ke kampung halaman semakin menjadi-jadi ketika Undang-Undang Otonomi Daerah (UU OTDA) dan UU PEMILU dikeluarkan, dimana rakyat dipersilahkan memilih pemimpinnya sendiri. Bisa dikatakan, UU OTDA dan UU PEMILU ini mengadopsi filosofi Martabe dan "Argado Bonani Pinasa". Lalu bagaimana dengan Siantar Kini? Terutama desas-desus Pilkada Siantar yang notabene bakal calonnya ada yang datang dari Luar Siantar. Apakah ada hubungannya dengan Martabe?

Fenomena Pilkada Kota Siantar

Melihat perkembangan perpolitikan di Siantar, patut kita acungi jempol. Kenapa demikian, karena banyaknya putra/putri terbaik Siantar berani mengajukan dirinya untuk membangun Kota Siantar dalam pemilihan kepada daerah (Pilkada). Tak tanggung-tanggung, orang rantau anak Siantar pun ikut berkompetisi dalam hal ini.

Meskipun demikian, permasalahan muncul. Apakah mereka ingin membangun atau hanya ingin merampas. Sebuah tanda tanya.

Sebuah postingan di Group Anak Siantar (GAS) yang ditulis oleh Sdr. Sanggul Simamora selaku anggota GAS, Rabu (24/6/15) mengatakan bahwa: "Apakah orang orang yang come back (pulang kampung) dan ingin menjadi pemimpin ini adalah orang yang tulus atau hanya berakal bulus?"

Lebih lanjut dikatakan:
Banyak memang yang menjadi pemimpin hebat, berjuang untuk rakyat tapi lembaga KPK juga membuktikan bahwa tak sedikit yang bermoral bejat, yang mengaku seorang pejuang tapi terbukti hanya menjadi pecundang...

Kita lihatlah para calon pemimpin kita di Siantar...

Mereka datang dengan janji yang menggiurkan, berbicara dengan bersemangat, blusukan kesana-sini...

Bilang Siantar akan begini, mau jadi begitu...

Tetapi siapakah diantara calon pemimpin kita ini yang memang pernah berbuat untuk Siantar?

Siapa diantara mereka yang namanya dikenal dari dulu, yang dikenal peduli pada Siantar dan rakyatnya ketika musibah ada dikota kita?

Mereka bilang peduli pedagang kecil tapi DIMANA mereka sewaktu pasar Horas terbakar dahulu?

Mereka bilang peduli usaha rakyat tapi DIMANA mereka sewaktu pasar Dwikora Parluasan dimakan api bahkan sampai 2 kali...?

Mereka bilang peduli sesama, peduli pada rakyat tapi DIMANA para calon pemimpinkita ini sewaktu Bah Bolon merendam puluhan rumah penduduk?

Entah saya yang kurang informasi tapi gak pernah kudengar si A atau B atau si C yang pernah menolong mereka...

Dengan kata lain, banyak calon pemimpin kita ini yang hanya omong doang (OMDO) yang kalau istilah di Siantar cuma banyak cerita (BACRIT) saja...

Mau gak milih calon pemimpin begitu?

Jadi, tulisan diatas bisa kita simpulkan apakah Calon Pemimpin Siantar Tulus atau Berakal Bulus?, apakah ini yang dinamakan gerakan Martabe atau "Argado Bona Ni Pinasa"? Semuanya itu ada ditangan Anda. Saatnya kita untuk menentukan ke arah mana Siantar ini kelak dibawa. Semoga yang terbaik. Horas Siantar.***

Editor: Tim WartaGAS
loading...

No comments

Powered by Blogger.