Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

GAS Pelopor Kerukunan Antar Umat Beragama di Indonesia dalam Media Sosial

WARTAGAS - Horas, Syalom, As. Wr. Wb, Ni Hao Ma, Sugeng Rawuh. Salam GAS untuk Semua Kawan GAS Lovers. Demikianlah salam khas yang selalu disampaikan oleh pengelola Group Anak Siantar (GAS). Itu menandakan bahwa GAS salah satu group facebook yang keanggotaannya terdiri dari berbagai suku, agama dan ras. Dimana masing-masing anggota saling menghargai satu sama lain. Itulah salah satu ciri khas GAS yang bisa Anda lihat setiap saat.

GAS Pelopor Kerukunan Antar Umat Beragama di Indonesia dalam Media Sosial

Isu Agama atau kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memang salah satu yang paling sensitif dalam kehidupan kita. Bisa dikatakan bahwa agama ini bagian yang paling utama dalam hidup ini. Karena tanpa agama, maka kita akan dianggap tidak bermoral dan beretika.

Kota Pematangsiantar atau yang biasa dikenal dengan sebutan Siantar, salah satu contoh Kota di Indonesia yang penduduknya terdiri dari beragam pemeluk Agama. Ada Kristien Protestan, Kristen Katholik, Islam, Hindu, Budha, Konghucu, dan kemungkinan masih ada agama yang lain seperti Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tapi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Siantar, tidak terlihat perbedaan tsb. Satu-sama lain tetap akur dan saling menghargai satu sama lain.

Mungkin (menurut pengamatan saya pribadi) bahwa Kota Siantar bisa dikatakan sebagai Miniatur Indonesia. Tidak ada Agama yang dominan disana. Bila Anda sedang santai di warung kopi atau Lapo, anda bisa bertemu dengan Suku A dan Suku B atau sesama Suku yang berbeda keyakinan (Agama). Suasana di Lapo tsb, biasa saja seperti hari-hari bisanya. Suasana bercengkerama, canda ria akan terlihat jelas disana. Tidak ada terlihat perbedaan Agama disana, dengan kata lain tidak menyinggung kepercayaan yang dianut masing-masing. Toleransi antar umat beragama sangat kental di Kota Siantar. Karena kota ini mengandung paham: Agamamu Agamamu, Agamaku Agamaku.

GAS Pelopor Kerukunan Antar Umat Beragama di Indonesia dalam Media Sosial
GAS salah satu forum komunikasi anak Siantar di Media Sosial Facebook, mencoba untuk mempelopori kerukunan antar umat beragama di Indonesia bagi Anggota GAS. Sejak GAS berdiri bahwa prinsip "Agamamu Agamamu, Agamaku Agamaku" telah ditanamkan kepada seluruh Anggota GAS. Dimana setiap anggota GAS bebas berinteraksi satu sama lainnya (antar anggota) tanpa harus menyinggung Agama anggota lainnya.

GAS tidak melarang Anggota GAS untuk bercerita tentang Agama yang dianutnya sendiri, tapi tidak diperkenankan menyindir agama orang lain. Menyindir disini bisa diartikan menjelekkan, menfitnah, atau memojokkan Agama Orang lain. Inilah yang dinamakan Isu Agama. GAS sangat menentang Isu Agama yang negatif ini.

Anggota GAS itu bebas berpendapat dan mengungkapkan isi pikirannya. Anggota GAS juga berhak bercerita tentang Ibadah yang dialami atau dijalani pada hari ini kepada teman-teman sesama Anggora GAS, karena kemunginan besar certa / kisah Anda bisa membantu beban anggota lain. Tetapi anda tidak diperkenankan untuk mebicarakan agama yang dianut anggota lainnya dengan tujuan dan maksud tertentu. Karena satu hal, GAS bukan tempat diskusi tentang Agama orang lain. Tetapi berbagi pengalaman.

Silahkan berbagi kebaikan dan anugerah yang Tuhan berikan kepada Anda di GAS. Apapun itu. Tetapi sekali lagi, jangan pernah menyinggung Isu Agama Yang Negatif. Karena itu sesuatu yang sensirif dan privasi seseorang.

Sepertu halnya Kota Siantar yang menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama bagi warganya, demikian halnya dengan GAS merupakan Gambaran dan Miniatur Kota Siantar di Media Sosial Facebook mengajak para Anggotanya selalu Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama. GAS menciptakan suasana damai antar anggota yang berbeda agama dan keyakinan.

Anda mungkin merasa tidak percaya dengan apa yang kami katakan. Mari buktikan sendiri dengan cara bergabung bersama kami di GAS. Anda akan melihat apa yang sedang berlangsung dan didiskusikan di GAS. Coba saja....

Catatan: Bila Anda ingin coba-coba membuat kekisruhan di GAS dengan Isu Agama? Anda Siap-Siap ditendang dari GAS.

Demikian Goresan kecil WartaGAS mengenai topik "GAS Pelopor Kerukunan Antar Umat Beragama di Indonesia dalam Media Sosial" karena GAS miniatur Kota Siantar di Media Sosial. Salam.... Semoga bermanfaat. Tuhan Memberkati. Horas, Syalom, As. Wr. Wb, Ni Hao Ma, Sugeng Rawuh.***

Penulis: Hans Ringo
loading...

No comments

Powered by Blogger.