Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Pemimpin Yang Tidak Bisa Dipercaya

WARTAGAS - Nothing is impossible. Impossible is nothing, Impossible akan saya ubah jadi I am possible, teriak seorang Bakal Calon (Balon) Waliota Siantar tanpa tahu apa makna sebenarnya...

Pemimpin Yang Tidak Bisa Dipercaya
Ilustrasi Pemimpin lagi Orasi / Pidato (Foto: Net)

Orang-orang yang berkerumun, karena mendapat jatah makan siang dan uang transport 100 ribuan, bersorak sorai riuh dengan tepuk tangan yang membahana.

Fokusnya hanya pada pengembalian hutang uang dan budi para pendukungnya. Mereka sudah mengeluarkan milliaran rupiah dari koceknya sendiri untuk kampanye dan didukung oleh team suksesnya, banyak yang berprofesi sebagai investor, yang juga mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Ketika trofi sudah di tangan dan mahkota sudah di kepala, maka program pro-rakyat yang didengungkannya menjadi prioritas kedua.

Pemimpin baru ini merencanakan pengembalian budi dan uang secepatnya, paling lambat 2 tahun agar ia bisa mendapat keuntungan dalam 2 tahun berikutnya, karena tahun kelima ia sudah harus menginvestasikan dana yang lebih besar untuk mempertahankan mahkota pada jabatan kedua.

Begitulah siklus berputar dan ketika petinggi, artinya orang yang punya kuasa di atas, hanya berpikir akan "return on investment" and "investment for return", maka yang ada adalah "vested interest". Program hanya didesain dan dilakukan untuk menorehkan monumen bagi dirinya sendiri. Tak berani membuat perubahan radikal karena takut pada pemilihan berikutnya.

Penertiban pedagang kaki lima atau pasar yang dijanjikan untuk membuat kota terlihat teratur dan cantik, hanya sebatas orasi karena faktanya tidak ada sedikitpun keberanian untuk berhadapan dengan rakyat kecil yang bersalah dan melawan hukum dengan alasan melindungi kepentingan wong cilik. Entah wong cilik mana yang dilindungi.

Itulah Pemimpin Yang Tidak Bisa Dipercaya. Salam. ***

Penulis: NN
loading...

No comments

Powered by Blogger.