Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Inilah Cara Memiskinkan Balon Walikota Siantar Nakal Pada Pilkada Siantar

WARTAGAS - Berbicara tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Siantar, tentu tidak lepas dari Bakal Calon (Balon) Pemimpin / Walikota Siantar yang akan bertarung memperebutkan Kursi Siantar 1. Apapun dilakukan asal bisa mencapai tujuan tsb.

Inilah Cara Memiskinkan Balon Walikota Siantar Nakal Pada Pilkada Siantar
Ilustrasi - Foto: Google

Tahukah Anda, tidak jarang kita temukan di lapangan (ajang kampanye pribadi) melakukan trik-trik kotor (nakal) dalam mempromosikan diri agar bisa mendapat simpatik dari masyarakat Siantar. Bisa dikatakan menyuap masyarakat dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memberikan Uang, baik sebelum hari pencoblosan maupun pada saat penciblosan akan berlangsung. Biasa disebut Serangan Fajar, istrilah kerennya di Siantar adalah "CAIR".

Fenomena "cair" atau serangan fajar sudah sepertinya mengakar di masyarakat kita khususnya Siantar.... dan ini menjadi salah satu magnet para Balon atau Tim Sukses (TS) untuk melakukan cara-cara naif tersebut dalam mendulang suara. Balon dan TS tak segan-segan mengeluarkan ringgitnya (uang) kepada masyarakat setempat. Seperti yang kami katakan tadi, demi uang sogok agar mau memilih Balon tsb

Kultur budaya Batak yang terbiasa menerima "sinamot" dalam adat (adat pernihakan) menjadi bias dalam beberapa segi kehidupan. Tidak ketinggalan pula dalam pesta demokrasi Pilkada ini. Anehnya, budaya atau kultur yang harusnya hanya dilakukan dalam per-adat-an terbawa-bawa dalam ajang pilkada ini, bahkan seakan-akan bukan lagi sesuatu hal yang tabu. Bahasa "CAIR" ini sudah menjadi bagian dalam setiap ajang Pilkada.

Mungkin, gara-gara kata "Cair"inilah banyak oknum (balon dan TS) menggunakannya untuk membujuk masyarakat Siantar agar mau ikut bersamanya. Disatu sisi, masyarakat pun seakan-akan tidak bergairah mengikuti pesta demokrasi ini bila tidak "cair". Jadi bisa dibilang saling berhubungan erat. Jujur kami katakan, bahwa fenomena ini sangat berdampak negatif dalam kemajuan daerah tsb (Siantar, maksudnya).

Inilah Cara Memiskinkan Balon Walikota Siantar Nakal Pada Pilkada Siantar
Sebenarnya kami tidak setuju segala sesuatu itu (pilkada Siantar) harus dihubungkan dengan kata "Cair". Seperti yang kami katakan di atas, itu sangat berdampa negatif. Walaupun demikian, kita harus pandai-pandailah mengambil langkah. Seperti menggunakan kata istilah ajimumpung.

Fenomena "Cair" disatu sisi ada manfaatnya. Kenapa demikian? Bila anda melihat dan bertemu dengan Balon atau TS Nakal, sebaiknya fenomenaa cair ini ada baiknya digunakan. Dalam hal ini saya tidak menafikan dan bukan mengajak masyarakat secara langsung untuk berlomba lomba menerima uang cair tsb. Kita tidak bisa pungkiri bahwa jarang-jarang terjadi seperti ini. Tapi semuanya ini kami paparkan karena ada maksud di dalamnya.

Kenapa kami menyarankan Anda untuk mengambil Uang tsb, dan mengajak masyarakat lainnya ikut serta ambil bagian dalam fenomena "cair" tsb, tentu tujuannya agar Balon dan TS tsb terkuras uangnya (memang terlihat tidak baik). Dan ingat satu hal, pada hari H (pencoblosan), jangan pilih orangnya. itulah salah satu cara membuat para Balon atau TS itu jera dan tidak sembarangan dalam bertindak. Karena kebiasaan Balon / TS menghambur-hamburkan uang dengan membagikannya kepada masyarakat, pasti tujuannya tidak baik, dimana ketika dia terpilih kelak, Balon atau TS tsb akan melakukan pengembalian uangnya pertama kali. Masyarakat jadi terabaikan. Jadi pintar-pintarlah. Ada istilah mengatakan "Ambil Uangnya, jangan pilih orangnya".

Lalu siapa yang akan dipilih?

Pasti pertanyaan itu akan muncul. Kami menyarankan, pilihlan Calon Walikota pilihan anda yang anda anggap kredibel dan kualitas yaitu memiliki konsep yang jelas dan punya integritas dalam memajukan kota kita. Yang benar-benar punya hati melayani masyarakat.

Sekali lagi, hati-hati, jangan terlena dengan uang yag dibrikan oleh Balon / TS nakal tsb. Tujuan mereka adalah menang menjadi Walikota dengan cara apapun, bahkan rela memberikan uangnya (ntah darimana saja asal uang itu). So... Mari kita sama-sama Memiskinkan Balon Walikota Siantar Nakal tsb. Simpel... "Ambil Uangnya, jangan pilih orangnya".

Demikian ulusan kami mengenai "Inilah Cara Memiskinkan Balon Walikota Siantar Nakal Pada Pilkada Siantar". Semoga bermanfaat. Horas. Tuhan memberkati.

Catatan: Ronald P Manurung
Editor: Tim WartaGAS

loading...

No comments

Powered by Blogger.