Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Istilah Kata #Jampurut [Jappurut]

WARTAGAS - Jampurut atau biasa dibaca Jappurut merupakan sebuah kata yang mengandung makna yang sangat menyakitkan. Istilah Kata #Jampurut (baca Jappurut) merupakan istilah kata yang diambil dari bahasa Batak. Penggunaan kata Jampurut [Jappurut] cenderung negatif dan ditujukan kepada seseorang. Bisa dibilang sebutan untuk seseorang yang dianggap pantas disebut Jampurut. Lalu apakah arti dari Jampurut [Jappurut] tersebut. Mari kita simak di bawah ini.

Istilah Kata #Jampurut [Jappurut]

Dari hasil diskusi yang dilakukan oleh Media Sosial Group Anak Siantar (GAS) di Facebook, Selasa (21/7/15), yang berjudul "Trending Topik Minggu Ini - Fenomena ‪#‎Jampurut‬" Dimana beberapa Member (Anggota) GAS memberikan komentar mengenai Apa dan Bagaimana fenomena arti kata dari #Jampurut ini.

Apa itu Arti Kata #Jampurut
Sebelumnya mari simak penjelasan dari beberapa akun facebook anggota GAS yang kami ambil secara acak di bawah ini
Ita Barita mengatakan: "Sebenarnya kata jappurut ini kasar sekali klo pembantu masih dihaluskan menjadi pangurupi bln pernah disebut hatoban...itu sudah menjurus ke marah klo happurut itu orang menyebut nya karna sudah kelewatan benci nya terhadap seseorang misalnya botul maho jappurut ni balon si anu itu pertanda marah...."

Deacy Maria Lumbanraja mengatakan bahwa "Jampurut itu adalah hatoban... budak belian... memang tidak elok tuk diucapkan... tapi nyatanya sifat[sifat itu masih saja berkeliaran dan tidak tahu malu, dan bagaikan budak belian mereka melakukan apa saja yang di suruh majikan nya... gak peduli kalau itu merugikan orang lain dan bahkan tidak punya perasan alias mati rasa demi majikan nya.... "

Rosenny Purba mengataka "Saya tidak tahu apa makna kata Jampurut yang sebenarnya... tapi dari yang saya dengar kata-kata ini sering diucapkan ketika berkata-kata dengan nada dan ucapan yang agak kasar...".

Darma Purba: "Menurutku kata yang keras tetapi tidak mengandung unsur kebencian itu lebih baik ketimbang kesantunan yang penuh dengki".

Darma Purba: "Buat sebagian anak siantar kata jappurut adalah bahasa gaul sejauh diucapkan pd saat bercanda....saya kira ini hanya masalah culture shock/clash saja".

Pardamean Benhard Silalahi: "jujur saja saya tau arti jampurut ketika kawan-kawan di GAS menjelaskan.. bila benar arti jampurut yang di sebut kawan-kawan.. budak.. seperti budak yang ada di tv film tuan baron, pekerja keras, hanya di beri makan tidak di beri gaji... saya rasa untuk jaman sekarang ini.. jampurut ini sudah tidak ada lagi.. tetapi tepat seperti kawan bilang di atas di komentar.. sifat jampurut ini masih ada di diri seseorang.. kami dengan kawan-kawan dulu selalu bilang 'jangan sampai kita di per BUDAK bangsa asing'... yang artinya kita disuruh apapun akan melakukan asal menguntungkan buat kita... kita tidak perduli itu merugikan orang2 sekitar... saya rasa sah sah saja ini di bahas.. tentu akan menjadi pelajaran buat kita khususnya buat saya... agar kita tidak berprilaku seperti jampurut.. karena di jaman modern ini per BUDAKAN di atas dunia harus di hapuskan.."

Christina Purba: "Aku punya abang ipar selalu bilang begini" betullah kau jappurut, itu aja tdk bisa kau kerjakan ", artinya bahasa itu menyatakan org itu tolol atau bodoh, jadi diberilah dia gelar si jappurut, jadi menurut aku kata jappurut itu adalah suatu gelar buat org yg punya kesalahan dimata org yg menyuruhnya, mungkin gak tega menyebut betullah kau anjing....xixixi, kata itu keluar ketika merasa jengkel, dongkol dan kesal...begitulah menurut aku...."
Dari beberapa komentar-komentar anggota GAS di atas bisa disimpulkan bahwa arti dan makna dari Istilah kata #Jampurut tsb adalah seseorang yang pekerjaannya sebagai pesuruh yang kelasnya lebih rendah dari budak belian mana pun di dunia ini, tidak memiliki hak apapun dalam hidupnya. Bila si jappurut ini tidak ada gunanya lagi ya tinggal dibuang saja ntah kemana.

Dizaman sekarang ini, pekerjaan yang paling rendah adalah pembantu atau istilah kerennya adalah Asisten seseorang yang bisa disuruh-suruh mengerjakan apa pun. Berbeda dengan Jampurut. Meski seorang pembantu atau asisten merupakan pekerjaan yang rendah di dunia ini, #Jampurut lebih rendah dari pekerjaan tsb. Pembantu atau asisten masih memiliki gaji atau sebut saja haknya, sementara Jampurut tidak memiliki hak sama sekali.

Simak penjelasan sdr. Goklif Manurung di bawah ini.
"Berbicara tentang pengalaman, bahwa orang yang dalam keadaan sangat marah dan orang yang dalam keadaan bercanda sdh pernah kudengar mengeluarkan kata-kata jappurut. Dan orang yang menjadi tujuan kata-kata jappurut tsb ada yang tersinggung dan ada pula yang menanggapi berupa candaan dan tersungging. Jadi menurutku tidak ada garansinya harus orang yang dalam keadaan marah yang sanggup melontarkan kata jappurut dalam bentuk kalimat.

Sejak remaja aku sudah tahu dari Orangtuaku arti kata jappurut, yaitu hatoban/budak/pembantu. Menurut Orangtuaku bahwa hatoban itu adalah orang yang telah dijual oleh keluarganya sehingga hak azasi manusia (HAM) gugur ketika si jappurut telah menjadi milik tuannya.

Gelar bagi suku Batak sampai sekarang adalah "Anak/Boru ni Raja". Gelar itu berlaku ketika seseorg masih memiliki garis-garis keturunan kekeluargaan yang bisa dibuktikan secara nyata.

Pendapatku mengatakan memang suatu kemaluan pada zaman dahulu jika kita dipanggil dengan sebutan jappurut karena embel-embel gelar kehormatan itu tidak melekat lagi pada diri kita".

Pantaskah disebut seseorag #Jampurut [Jappurut] di Zaman sekarang ini?
Bila kita menyimak penjelasan di atas, bila dihubungankan degan zaman sekarang, bahwa seseorag tidak pantas lagi disebut jampurut. Zaman sekarang, perbudakan telah dihapuskan, dan setiap orang punyak hak apapun (HAM diatas segalanya). Oleh karena itu, kita tidak layak lagi mengatakan seseorang sebagai Jampurut.
"... jika sekarang sebutan jappurut masih ttp kita pertahankan dalam perkembangan modernisasi dunia ini, saya kurang sependapat dan sudah tidak relevan lagi. Mengapa..?? Persamaan hak dan keterbukaan dunia luar akan keberagaman bangsa-bangsa sudah langsung men shak-mat istilah jappurut ini. Tdk ada lagi perbedaan warna kulit, sosial ekonomi, agama dan budaya yang dapat meninggikan dan menurunkan level seseorang," demikian kata sdr. Goklif Manurung dalam diskusi GAS di facebook.

"Menurutku kata jappurut adalah istilah yang sudah basi... dan barangsiapa yang masih membudayakannya, berarti orang tsb tidak cocok hidup di zaman jetset sekarang ini. Cocoknya dia hidup di zaman batu dahulu kala... heheh" tambah sdr. Goklif Manurung anggota GAS ini.

Jangan Mau disebut #Jampurut [Jappurut]
Tentu penggunaan kata #Jampurut [Jappurut] ini sudah tidak pantas dan tidak layak lagi disebutkan kepada seseorang. Meskipun demikian, marilah hidup merdeka di tanah ibu pertiwi ini, bertingkah lakulah sebagai orang yang merdeka yang memiliki hak dan kewajiban, apapun pekerjaan kita, dan berlaku sopanlah kepada sesama, memandang sesuatu hal berharga biar kita juga dianggap berharga. Jangan lagi hidup seperti di masa lalu, supaya kita tidak disebut #Jampurut [Jappurut].

Demikianlah catatan kecil mengenai "Istilah Kata #Jampurut [Jappurut]". Semoga bermanfaat. Salam GAS. Horas. Tuhan memberkati.***

Tim WartaGAS
loading...

No comments

Powered by Blogger.