Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Menulislah. Karena Ada Kepuasan Tersendiri Saat Menulis

WARTAGAS - Kehadiran media sosial di tengah-tengah kehidupan kita membuat kita bebas untuk berekspresi. Termasuk salah satunya dalah menulis. Bila Anda suka bahkan aktif dalam dunia media sosial, sekali-kali manfaatkanlah waktu luang Anda untuk menulis sesuatu.

Menulislah. Karena Ada Kepuasan Tersendiri Saat Menulis

Tahukah Anda bahwa seorang Penulis, ntah itu penulis profesional atau seperti saya yang suka berkoar-koar di media sosial, memiliki kepuasan tersendiri. Mungkin Anda tidak percaya, namun itulah kenyataannya yang saya alami. Ketika saya menulis, saya meluangkan angan-angan di dalam sebuah tulisan. Meski arah dan tujuan tulisan saya tsb masih sekedar ke awang-awang. Yang jelas, hasrat yang terpendang di dalam pikiran saya tertuangkan. Disisi lain, menulis bisa menjadi hiburan di kala menyendiri, sepi tanpa ada teman yang menemani. Dengan kata lain, menulis menjadi teman yang baik dan setia, karena dia akan menunggu, menunggu dan selalu menunggu apa yang akan kita ungkapkan (tulis).

Mungkin Anda bertanya dalam hati, apa yang akan saya tulis? Menurut saya simpel. Cobalah tulis sesuatu hal-hal yang membuat anda bergairah dalam hidup. Tulisan yang kira-kira bisa membuat Anda bangkit dari sesuatu hal (keterpurukan atau kegagalan). Anggaplah tulisan Anda tsb sebuah curahan hati. Curahan hati yang selama ini terpendam dan tersimpan di dalam hati yang paling dalam. Tulislah hal-hal tsb, agar bisa bangkit dan bergairah.

Mungkin Anda masih bertanya, apakah tidak salah bila menulis sesuatu yang sensitif dan menyinggung orang lain. Saya percaya Anda adalah orang yang bijaksana dalam mengambil keputusan (untuk menulis). Demikian juga halnya ketika Anda ingin menuliskan sesuatu hal. Saya yakin, Anda tahu mana yang layak untuk ditulis dan tidak. Pandai-pandailah menulis sesuatu. Kita akui, ada baiknya juga (kadang-kadang) kita menulis sesuatu hal yang sensitif dengan tujuan tertentu (bila perlu). Misalnya, menulis berita atau reportase, dimana tulisan kita berdasarkan fakta atau kebenaran yang terjadi (mengungkap kebenaran). Tujuannya adalah agar masyarakat umum (publik) tahu kenyataan yang sebenarnya dalam sebuah peristiwa. Tidak bisa dipungkiri bahwa jenis tulisan kita yang seperti ini akan menyinggung orang lain. Tapi itulah tujuannya, agar orang lain mengetahuinya. Dengan kata lain, tulisan Anda bisa menjadi sebuah informasi penting bagi orang lainnya.

Pernahkah mendengar sebuh istilah, "Mengungkapkan langsung itu Sudah tetapi ungkapan bisa dituangkan dalam sebuah tulisan". Bila kita termasuk kategori orang yang susah buka mulut untuk berkata sesuat, maka sebuah tulisan bisa menjadi sarana kita untuk mengungkapkan hal trs.  Saya kasih salah satu contoh  Misalnya Anda ingin menelpon seseorang dan ingin mengungkapkan perasaan/cinta anda pada orang yang anda cintai, tapi sangat susah untuk mengungkapkannya. Cobalah untuk sampaikan pesan anda dengan menulis sebuah pesan singkat atau SMS atau berkirim surat. Percayalah, anda telah meluangkan waktu anda untuk mencurahkan isi hati anda. Simpel bukan...

Oh iya, apakah Anda pernah membaca atau mengetahui istilah lainnya mengenai menulis? Yaitu "Pena lebih Tajam daripada Pedang". Mungkin istilah itu memiliki arti yang sangat dalam, tetapi memang itulah kenyataannya. Mungkin istilah itu di zaman sekarang sudah tidak cocok lagi dipakai. Mungkin lebih cocok bila dibilang "Keyboard Lebih Tajam dari Pedang" heheheh... (saya cuma becanda). Maaf sebelumnya, itu hanya karangan saya belaka, saya buat demikian karena zaman sekarang sudah zaman komputer.

"Pena lebih Tajam daripada Pedang" memiliki arti dan sejarah yang panjang. Kitab-kitab suci ditulis oleh mereka yang hidupnya dicurahkan untuk menulis kebenaran, Dan untuk mengungkap kebenaran ini, sudah berapa pedang yang tumpul dan berkarat, sementara tulisan yang telah ditulis masih tetap dan utuh sampai sekarang. Tulisan tsb bukan melukai badan, tetapi langsung ke uluh hati.

Kembali ke dalam kehdiupan yang ditemani oleh Media Sosial. Media sosial saat ini menjadi ajang dimana kita saling diskusi tanpa bertatap muka antara yang satu dengan yang lainnya. Jadi, untuk saling diskusi diperlukan sebuah tulisan yang bisa menjadi alat kita berbicara satu sama lain. Oleh karena itulah, jadilah seorang penulis (bukan profesional) yang bisa merangkai kata dan menjadi sebuah ungkapan isi hati. Lawan kita diskusi tidak kita lihat. Kita hanya bisa menilai lawan kita diskusi dari tulisan yang dia buat. Nah... apa yang kita rasakan saat diskusi dengan orang lain, itu juga yang dirasakan oleh orang tsb. Oleh karena itu, tulislah sesuatu yang bssa menjadi sebuah perbincangan yang nyambung dan nyaman.

Masih ragu menulis? rileks dan luangkan segalanya yang anda anggap perlu dan penting. Lambat laun anda akan bisa bertutur kata dalam hal penulisan. Jangan ragu.... tulislah sesuatu.... yang bermanfaat dan berguna.... Karena Ada Kepuasan Tersendiri Saat Menulis.

Menulsilah kawan.... dan tetap semangat.

Tulisan ini terinfpirasi dari Postingan Anggota Group Anak Siantar (GAS) Pardamean Benhard Silalahi yang berjudul "Penulis social media untuk kepuasan diri". Semoga bermanfaat. Salam. Tuhan memberkati.

Catatan: Tim WartaGAS.
loading...

No comments

Powered by Blogger.