Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Jangan Gara-Gara Pilkada, Ingat Kita Anak Siantar

WARTAGAS - Pesta demokrasi serentak akan berlangsung dalam waktu dekat, hangatnya perbincangan tentang calon - calon yang akan bertarung sudah terlihat di seputaran lingkungan masyarakat.`

Jangan Gara-Gara Pilkada, Ingat Kita Anak Siantar

Sikap sok paham dan sikap sok paling mengetahui mengenai jati diri para petarung mulai terlontar dari lidah - lidah yang mengaku sebagai pengamat politik dikota ini.

"Kalau si A itu kurang simpati masyarakat kota Siantar ini, sedangkan si B punya masa lalu yang kurang baik sehingga warga pun sudah jenuh melihat sikapnya", beberapa pendapat yang terdengar dari kelompok - kelompok yang menamakan diri pengamat politik itu.

Padahal kalau kita buka sedikit mengenai pendapat - pendapat yang bertebaran di lingkungan msyarakat yang terdengar menimbulkan rasa geli dan jengkel, dimana rasa geli dan jengkel ini berdasar karena info yang didapat para komentator tentang kompetitor itu hanya melalui selebaran selebaran yang dihembuskan angin yang sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Saking hangatnya berbalas komen terkait para kompetitor Pilkada ini terkadang komen - komen yang terlontar pun memasuki ranah pribadi para komentator itu, seperti, " bapakmu pun masih punya utang diwarung jangan banyak kali gayamu bicara", dan masih banyak lagi komen lainya.

Melihat kondisi seperti ini tentu saja sangat menyedihkan sekali karena Pilkada yang seharusnya bertujuan mulia sebagai pesta rakyat malah berubah menjadi "Perang" antar rakyat itu sendiri.

Diharapkan kepada para pendamping kompetitor atau sering disebut tim sukses dan para pengamat yang peduli akan pesta demokrasi ini kiranya sikap arogan dalam mengeluarkan pendapat dapat diminimalisir bahkan dihilangkan.

Karena sikap dan sifat ini akan merugikan para calon yang diusung serta yang lebih parah lagi sikap arogansi dalan mengeluarkan pendapat ini akan merugikan warga kota Siantar karena kota ini sudah dikenal dari dahulunya sebagai kota pendidikan tapi bila arogansi berlanjut maka citra kota ini akan berubah menjadi kota yang di penuhi manusia - manusia bodoh.

Jangan Gara-Gara Pilkada, Ingat Kita Anak Siantar

"Jangan gara - gara Pilkada ini kita pecah, tapi mari kita jadikan Pilkada ini sebagai media untuk mempererat kesatuan yang telah terjalin seblumnya, kita beda pilihan tapi tetap satu di bawah naungan kota Siantar yang dikenal sebagai kota yang memiliki tingkat toleransi yang baik dalam keberagaman"

Maaf Bukan Menggurui, Salam Siantarmen Sobat. Horas.

Penulis: Ewin dalam Group Anak Siantar (GAS)
loading...

No comments

Powered by Blogger.