Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Mosi Tidak Percaya kepada Setya Novanto Mulai di Galang Oleh DPR

WARTAGAS - Mungkin berita inilah yang ditunggu-tunggu oleh rakyat Indonesia dari Gedung Senayan. Artinya anggota DPR yang selama ini hanya mendukung teman sejawat mereka walau melanggar aturan main yang berlaku, kini sudah berbeda. Kali ini, mata hati sebagian anggota DPR telah terbuka lebar-lebar. Anggota DPR mulai kembali berjalan di jalur yang seharusnya.

Mosi Tidak Percaya kepada Setya Novanto Mulai di Galang Oleh DPR

Salah satu gerakan anggota DPR yang menurut kami pasti mendapat dukungan dari rakyat Indonesia adalah dengan menggalang Mosi Tidak Percaya kepada Setya Novanto ke sesama anggota DPR. Dimana sang ketua DPR terkana kasus yang fenomenal dengan sebutan "Papa Minta Saham". Perlu diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said melaporkan Setya Novanto kepada MKD atas pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden untuk meminta saham kepada PT Freeport Indonesia.

Mengenai "Mosi Tidak Percaya kepada Setya Novanto Mulai di Galang Oleh DPR", simak selanjutnya di bawah ini seperti yang telah dilansir oleh Antaranews.com (23/11).

Pemrakarsa Mosi Tak Percaya Terhadap Ketua DPR Galang Dukungan
Pemrakarsa mosi tidak percaya terhadap Ketua DPR Setya Novanto mulai menggalang dukungan dengan mengumpulkan tanda tangan anggota dewan.

"Mulai hari ini, kita akan minta tanda tangan. Kami menargetkan, minimal separuh dari anggota DPR RI. Goal mosi ini untuk mengirim pesan kepada Ketua DPR bahwa dia sudah tidak dipercaya," kata salah satu pemrakarsa, Taufiqulhadi, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin.

"Kalau dia tidak dipercaya, kan harusnya dia mengundurkan diri. Kalau anggota tidak percaya lagi kepada ketuanya. Kalau Novanto tetap memaksakan diri menjadi Ketua DPR, maka kinerja dewan tidak efektif lagi. Akan kelihatan lucu dan memalukan," kata politisi Partai NasDem itu.

Ia mengaku khawatir jika Setya Novanto tetap memimpin DPR maka dia akan menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi lagi.

"Bagaimana kita bekerja, kita khawatir dengan jumlah 560 orang ini hanya untuk menjadi kekuatan tawar menawar dari pimpinan DPR, yang digunakan ke sana kemari, untuk mencari muka. Kita khawatir, kita digunakan dia untuk kepentingan dia," katanya.

"Saya optimis, masih banyak anggota DPR yang memiliki akal sehat," demikian Taufiqulhadi.***

Editor: Tim WartaGAS
Sumber: Antaranews.com

loading...

No comments

Powered by Blogger.