Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Hentikan Pungli Dalam Penerbitan KK dan KTP Bagi Warga Miskin

WARTAGAS - Kartu keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) merupakan harta yang paling berharga bagi Warga Miskin Kota Medan khususnya warga yang pekerjaan sehari-harinya sebagai pemulung. Demikianlah yang diungkapkan oleh Bapak Uba Pasaribu selaku pekerja sosial yang kesehariannya berhubungan dengan para Pemulung di Kota Medan.

Hentikan Pungli Dalam Penerbitan KK dan KTP Bagi Warga Miskin
Ilustrasi

"Kenapa saya katakan bahwa KK dan KTP adalah sesuatu yang sangat berharga dan mahal, karena dalam penerbitan KK dan KTP dipungut biaya kisaran Rp 800.000 - Rp 1.000.000. Sampai sekarang ini masih ada ratusan masyarakat yang belum memiliki KK atau KTP. Bahkan sudah 20 tahun berdomisili di kota Medan, namun tidak ada status kependudukan. Sebab tak ada uang. Sunguh ironis bukan." Ungkap Uba sedikit bercerita kepada WartaGAScom, Senin (14/12).

Uba (panggilan akrab Bapak Uba Pasaribu) lebih lanjut membeberkan bahwa banyaknya pungutan liar (PUNGLI) oleh oknum-oknum tertentu dalam pengurusan KK dan KTP seperti Kepala Lingkungan (Kepling), Lurah dan Camat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

"Tgl 25 Peb 2014 lalu ada dispensasi yang dibuat dalam peraturan walikota (perwal) Medan untuk mengakomodir masyarakat pemulung kota Medan, namun peraturan tersebut di kangkangi oleh Kepala Lingkungan (Kepling), Lurah dan Camat Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Kami mengimbau kepada Lurah dan Camat, mohon lakukan pendataan fakir miskin untuk memfasilitasi penerbitan KK dan KTP." Kata Uba.

"Itu manusiawi kalaupun dipungli, tapi punglilah berdasarkan Hati nurani sebab warga yang kena pungli adalah warga kota Medan yang perlu perhatian pemerintah untuk pemerataan PEMBANGUNAN. Sampai saat ini masih ada oknum Pegawai Kelurahan, Kader Kelurahan, Pegawai Kecamatan menghambat tugas saya melakukan pendampingan terhadap warga miskin pemulung." Tambahnya.

Selaku pendiri organisasi sosial (ORSOS) yang diberi nama "IKATAN PEMULUNG SEJAHTERA MEDAN" dengan Motto "Berkarya Dalam Badai". Beliau berharap sekali agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan kelak menghentikan pungutan liar (Pungli) dalam penerbitan KK dan KTP bagi warga miskin terutama bagi Pemulung Kota Medan.

"Merupakan angin segar bagi pemulung setelah Bapak Dzulmi Eldin terpilih kembali menjadi Walikota Medan. Beliau adalah salah satu pemimpin peduli pemulung, seperti kunjungan pak Eldin ke daerah kumuh Tanjung Sari, beberapa waktu yang lalu." Kata Uba lebih lanjut.

"Harapan kami Pj Walikota Medan saat ini, Bapak Randiman Tarigan memberi bantuan pengantar Akta Lahir Gratis dari Kelurahan. Karena ada warga miskin pemulung tidak sanggup membayar pengantar dari lurah... (sensor) Kelurahan... (sensor)" tambah Uba.

Sebelum menutup wawancara singkat bersama WartaGAScom, Bapak Uba mengatakan bahwa Orsos ini peduli pemulung dari sisi kemanusiaan. DPRD Kota Medan harus menjadi Wakil Rakyat khususnya warga miskin untuk mendengar aspirasi warga.

"Sebagai Wakil Rakyat Kota Medan, DPRD Kota Medan haruslah mendengarkan aspirasi kami selaku warga miskin dan menjadi wakil kami untuk menyampaikan aspirasi kami kepada pemko Medan", kata Bapak berkumis ini mengakhiri sesi wawancara.***


Uba Pasaribu (Ist.)

Uba Pasaribu adalah salah satu pendiri organisasi sosial (ORSOS) yang diberi nama "IKATAN PEMULUNG SEJAHTERA MEDAN" dengan Motto "Berkarya Dalam Badai". ORSOS ini didirikan tak lain adalah untuk membela, mengayomi dan memperjuangkan hak kaum minoritas pemulung, seperti bantuan sosial, bantuan kesehatan, bahkan bantuan pendidikan bagi anak pemulung yang sudah turun ke jalanan, nyambil memulung dalam pemenuhan dasar. Ironis dan miris hati ketika anak anak turun kejalan mencari nafkah dengan cara memulung. Bagaimana nasib masa depan mereka masih terbentang luas di depan? Fakta dan kenyataan kebanyakan keluarga pemulung dari latar pendidikan Minim. Maka kami disikan orsos ini dengan mengacu pada Undang-undang dan Pancasila dengan harapan keadilan Sosial.

Apabila Anda melihat dan menemukan ada warga pemulung merasa di jolimi atau di persulit dalam pengurusan KK dan KTP silakan hubungi via HP di: 0821 6538 8682, atau inbox facebook, seraya mengharapkan DPRD Kota medan, atau fraksi DPRD peduli w√łng cilik dan Pemulung.

Nama Lengkap: Uba Pasaribu
Akun facebook: https://www.facebook.com/uba.uba.752
HP: 0821 6538 8682

Editor: Tim WartaGAS
Laporan: Hans Ringo
loading...

No comments

Powered by Blogger.