Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Memaknai Saling Puji Yusril - Ahok

WARTAGAS - Gitu, dong. Jangan berantem, mendingan saling memuji. Kan sama-sama anak bangsa. Apalagi satu daerah. Betul tidaak?

Memaknai Saling Puji Yusril - Ahok
Foto : sharia.co.id

Ahok mengatakan Yusril orang Hebat. Sementara Yusril mengatakan Ahok orang Sakti. Saling puji itu mereka umbar di media publik dan media sosial. Ya sudah, berarti keduanya saling mengakui kehebatan dan kesaktian masing-masing. Betul, tidak?

Yusril yang bakal menantang Ahok dalam Pilgub DKI2017 mendatang sejak sekarang sudah memposisikan diri sebagai calon lawan Ahok.

Sementara Ahok tak masalah siapapun yang mau merebut posisi DKI 1. "Makin banyak orang bagus yang maju, makin bagus" demikian nada Ahok menanggapi para tokoh yang berniat nyalon jadi DKI 1.

Saling puji dalam politik memiliki banyak makna. Tak serta merta apa yang diucapkan itu murni atau harafiah diartikan sama dengan makna sebenarnya. Selalu ada multi tafsir. Bisa diartikan sebagai saling sindir, saling serang secara halus, atau justru bermakna 'menghina' atau 'melecehkan' lawan politik.

Pada pujian politis ada maksud-maksud tersembunyi yang bebas diartikan publik tergantung aura politis yang muncul saat itu.

Pujian Ahok pada Yusril lebih argumentatif, dengan rentetan prestasi Yusril yang pernah menjadi menteri, pejabat negara, ketua partai, dan pengacara hebat yang mampu mengalahkan, egara dalam sejumlah kasus. Bahkan kehebatan Yusril yang bisa meloloskan diri dalam kasus dugaan korupsi di Kemenhukam saat dia menjabat menteri.

Tak bisa dipungkiri pujian Ahok, makna 'Hebat' Yusril mendekati arti yang sesungguhnya. Jadi Ahok benar memberikan pujian, bahwa Yusril memang Orang Hebat. Lalu bagaimana Yusril bisa mengatakan 'Ahok Orang Sakti?'

Ahok bukan tokoh yang memiliki kekuatan mistis ; bisa menghilang, bisa terbang, bisa mengeluarkan api atau petir dari tangannya, kebal peluru, mengubah tongkat jadi ular, dan lain-lain seperti jagoan di filem-filem seperti Brahma Kumbara, Si Buta dari Gua Hantu, Avatar, Dora Emon, dan lain-lain. Kalau Ahok tak bisa melakukan semua itu, lalu kenapa Ahok Sakti?

Yusril mengatakan Ahok Orang Sakti karena Yusril tahu bahwa Ahok akan mengalahkan Orang Hebat di Pilgub DKI 2017. Inilah argument yang kiranya cocok dan rasional. Bukan begitu pak Yusril?

Salut untuk pujian Yusril. Tak salah bahwa Yusril memang Orang Hebat!


Oleh : Pebrianov
Sumber : Kompasiana
loading...

No comments

Powered by Blogger.