Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Mantap dan Sukses Taput Raih Rekor Muri Makan Ombus Ombus dan Silangit Danau Toba 10 K

WARTAGAS - Untuk pertamakalinya Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meraih Rekor Muri Makan Ombus-Ombus. Dimana peserta yang makan Ombus-ombus ini berjumlah lebih dari 10.000 orang. Even ini berlangsung pada tanggal 5 Maret 2016 silam yang diselenggarakan oleh Yayasan Percepatan Pembangunan Kawasan Danau Toba bekerjasama dengan Pemerintah Kab. TapUt di Siborongborong Tapanuli Utara, Sumut.

Mantap dan Sukses Taput Raih Rekor Muri Makan Ombus Ombus dan Silangit Danau Toba 10 K

Apa itu Ombus-Ombus
Ombus-ombus adalah makanan atau jajanan khas Batak yang berasal dari Siborongborong, Tapanuli Utara.

Kue ombus-ombus terbuat dari tepung beras yang diberi gula di tengahnya dan dibungkus dengan daun pisang. Nama Ombusombus itu konon dibuat harus memberi tiupan (menghembuskan nafas) ketika memakannya dan kue ini enak dimakan di saat masih hangat.

Tak jelas sejak kapan penganan ini mulai “membudaya”, namun pada acara seremonial adat Batak tertentu, biasanya lampet atau ombusoombus tetap menjadi hidangan sela dan dibarengi kopi atau teh.
Ombus-ombus Wisata Kuliner Khas Tapanuli Utara

Selain Taput raih rekor MURI makan Ombus-Ombus, penyelenggara acara dan pemda setempat sukses melaksanakan Silangit Danau Toba 10 K dan 5 K di lokasi yang sama. Untuk lebih jelasnya mengenai berita ini, mari kita simak di bawah ini seperti yang telah dilansir oleh situs resmi Pemda Taput taputkab.go.id sebagai berikut.

Sukses Silangit Danau Toba 10 K dan Rekor Muri Makan Ombus Ombus
Lebih 10 ribuan peserta lomba lari 10 K dan 5 K yang berasal dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Utara memadati jalan sepanjang Sitabotabo menuju bandara Silangit untuk meraih tiket pemenang sekaligus untuk ikut serta menjadi pelaku pencatatan rekor MURI memakan ombus ombus.

Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan dan Ibu Ny. Satika Nikson Nababan Br. Simamora bersama dengan Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak, Kapolres Taput Dudung Harli Davidson, Dandim 0210 Taput Baginta Bangun secara bersamasama mengangkat bendera start tanda dimulainya lomba lari 10 K dan 5 K.

Pengaruh badan jalan yang sempit dan satu satunya akses transportasi dari Bandara ke Pasar Siborongborong mengakibatkan kenderaan yang melintas harus berhenti di bahu jalan dan berakibat kepada sempitnya ruang bagi pelari serta menghambat kecepatan pelari menuju finish. Namun kondisi tersebut tidak menghalangi semangat para peserta lomba untuk terus berlari hingga menuju finish di kawasan bandara Silangit.

Dibalut hawa panas yang membungkus bumi Silangit dan Tapanuli Utara di hari ini tidak menyurutkan semangat semua peserta, panitia dan pihak pihak yang bergabung memberhasilkan kegiatan ini, terlebih dengan kehadiran beberapa artis lokal termasuk Margareta Siagian jebolan Mama Mia membawa sumringah bagi setiap orang.

Untuk pencatatan rekor MURI penyajian terbanyak Ombus Ombus diawali dengan penjelasan dari pihak MURI tentang beberapa kriteria penilaian pemberhasilan penilaian, yang disambut lebih 10000 orang yang hadir dan akan menjadi peserta memakan Ombus Ombus.

Dengan menyediakan 50 unit meja dan penyediaan 200 buah Ombus Ombus per meja, ternyata tidak memakan waktu lama langsung ludes disantap, bahkan sebahagian terpaksa menahan diri karena tidak kebagian.


Mengakhiri kegiatan ini, tercatat bahwa pemenang lomba lari 10 K dan 5 K yaitu :

Lomba Lari 10 K (Umum) Pria adalah
  1. Welman Pasaribu dari Siborongborong dengan waktu 37.08.53
  2. Udin Akbar dari Kodam I BB dengan waktu 38.05.05
  3. Juvianto Sembiring dari PPLM Sumatera Utara dengan waktu 38.19.40
Lomba Lari 10 K (Umum) Wanita adalah
  1. Pretty Sihite dari Sibolga dengan waktu 43.58.09
  2. Nyai Prima Agita dari Tapanuli Selatan dengan waktu 47.33.96
  3. Ina Lidia dari Medan dengan waktu 48.36.84
Lomba Lari 5 K (Pelajar) Pria adalah
  1. Berman H. Siahaan dari SMKN 1 Siborongborong dengan waktu 21.82.59
  2. Join Marvelindo Barus dari SMAS GBKP Kabanjahe, Karo dengan waktu 22.11.19
  3. M. Richo dari SM Muhammadyah Kabanjahe, Karo dengan waktu 22.52.90
Lomba Lari 5 K (Pelajar) Wanita adalah
  1. Zeina Mustika Br. Meliala dari SMP St. Maria Deli Serdang dengan waktu 22.48.72
  2. Mira Br. Ginting dari MTSn Kabanjahe, Karo dengan waktu 23.05.34
  3. Irma Br. Tarigan dari SMP St. Maria Deli Serdang dengan waktu 23.08.13

Kepada para pemenang diserahkan hadiah berupa medali dan uang pembinaan yang diserahkan oleh Bupati Taput, Ketua TP PKK Taput, Ketua DPRD Taput, Kapolres Taput, Dandim 0210 Taput, Panitia dan Pimpinan SKPD Taput.

Museum Rekor Indonesia (MURI) diwakili Wawan dalam pengumuman menyatakan bahwa penyajian Ombus Ombus kali pertama ini sebanyak 10000 telah dicatat dalam Buku Rekor Muri V nomor 7336 untuk kategori Rekor Dunia, dan untuk itu masing-masing kepada penyelenggara YPPKDT dan masyarakat Tapanuli Utara diserahkan Sertifikat MURI dan diterima oleh Robin Sitohang dari YPPKDT dan Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan.

Turut hadir menyaksikan kegiatan ini tokoh masyarakat Taput Banjir Simanjuntak, anggota DPRD Taput diantaranya Frengky Simanjuntak, dan kalangan masyarakat umumnya.***

Editor: Tim WartaGAS
loading...

No comments

Powered by Blogger.