Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Fenomena: PNS Gate.... Kok Bisa?

WARTAGAS.COM - Pematangsiantar. Baru-baru ini kita membaca berita, baik di media online ataupun di media cetak. Ya... PNS Gate, Kok Bisa..? Lalu orang orang birokrat akan mengatakan, kenapa baru sekarang kenapa gak dari dulu..? Wow... pertanyaan birokrat apa tidak terbalik nya....

Fenomena: PNS Gate.... Kok Bisa?
Ilustrasi: PNS (Foto: Google)

Bangunnya cerita ini telah membangunkan orang orang yang tau tentang hal ini. Mungkin juga para birokrat pun terkejut, dikira sudah aman dan tidak akan di bahas ternyata dibahas kembali.

PNS gate, orang - orang yang di PHK tersebut seakan dianggap bermasalah dan menjadi aib. Hal ini menjadi pertanyaan dalam hati sang relawan kesiangan, "mereka korban bukan aib, kok mereka seperti aib dan dihakimi seperti pesakitan dengan berbagai macam isu? "

"mereka adalah Korban dari para mafia birokrasi" ungkap sang relawan kesiangan.

Mereka terbuang seperti sampah masyarakat, dan jadi bahan perguncingan... sampai salah satu dari yang dipecat tersebutpun mengalami hubungan yang kacau balau. Bayangkan anda jika karena ini ada yang diceraikan sang kekasih, ada yang malu keluar rumah karena harga diri, dan sebagainya.

Miris tentunya.., sang mafia birokrasi santai duduk di kursi empuknya. Seakan semua beres dan aman, karena dia telah aman dari segala macam tuduhan selaku mafia birokrasi.

Ya.. mafia birokrasi, siapakah dia...?? Pertanyaan pun timbul dari sang relawan kesiangan. Relawan yang hanya mampu makan mie instant dan telor serta pakai kuah yang diseduh dengan air panas.

PNS Gate, mereka korban bukan pesakitan. Apakah pantas kita menghukum mereka??? Tidak, mereka tidak pantas kita hukum. Karena yang pantas dihukum adalah mafia birokrat yang menyebabkan PNS gate itu ada.

So. Tiba tiba sang PNS Gate bangun dari tidur, meminta keadilan... lalu sang birokrat mengatakan dengan enteng, kenapa tidak dari dulu? Kenapa baru sekarang?

Sang relawan jalanan pun bingung, seharusnya sang PNS Gate yang bertanya "Pak dari tahun 2009 sampai sekarang, kenapa hukum tidak dilaksanakan? Kenapa di diamkan? Ngerti gak sih pak? Saya seharusnya bertanya, bukan si bapak loh.." ungkap sang PNS Gate serta kuasa hukumnya...

Ow,.. ow.. ow.. seakan ngaku benar. Sang birokrat menjawab dengan bahasa gamblang, "ini loh, kronologi nya seperti ini? "

Tapi hal ini tidak masuk akal, sang relawan kesiangan pun mengatakan "gini loh pak kalau mereka salah prosedur, kenapa mereka yang di korbankan? Pelakunya kok aman saja pak? Bukan kah sumbernya dari birokrasi yang aneh tapi nyata pak? Mereka ini korban pak, bukan pesakitan. " dengan suara nyaring seperti menggeletar mengatakan hal ini.

Sang relawan kesiangan pun menambahkan kepada sang birokrat yang katanya super nyuper and aduhai " bapak taat hukum gak sih, putusan sudah ada, kok bapak cerita kronologi, bukankah kronologinya sudah selesai di persidangan? Bukankah sudah keluat putusan? Kenapa jawabnya aneh gitu pak" kesal sang relawan kesiangan.

Sang birokrat pun diam seperti memahami bahwa hal ini memang harus dan wajib dilaksanakan, hanya saja sang birokrat takut kepada para mafia birokrat.

Sungguh miris nasib sang PNS Gate.

Seperti dibola - bola dan di tendang sana sini. Di Siantarku bona pasongitku.

Hai kaum birokrat, jernihlah berpikir dan tuluslah bersikap ujar sang relawan kesiangan sambil berseru semangat dan mengatakan "membara". (RK)

Oleh : relawan kesiangan
Sumber: siantar.baranews.co
loading...

No comments

Powered by Blogger.