Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Detik-detik Keputusan PDIP: Ahok Kosongkan Jadwal dan Djarot Bernyanyi

WARTAGAS.COM - Tinggal beberapa jam lagi, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan mengumumkan hasil finalisasi pencalonan di Pilgub DKI Jakarta 2017. Keputusan ini membuat penasaran segenap pihak, termasuk Ahok dan Djarot.

Detik-detik Keputusan PDIP: Ahok Kosongkan Jadwal dan Djarot Bernyanyi
Kekompakan Ahok dan Djarot selalu terlihat dimana pun

Sekjen PDIP Hasto Kristyanto mengatakan pasangan calon dari PDIP dalam Pilgub DKI 2017 akan diumumkan di Kantor DPP PDIP di Jl Diponegoro No 58, Jakarta Pusat sekitar, Selasa 20 September 2016 pukul 20.00 WIB. Megawati kini tengah memimpin rapat finalisasi pencalonan di pilkada tersebut.

Untuk Pilgub DKI, Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambe mengatakan PDIP telah mengantongi tiga nama 'kuat' untuk diusung. Ketiganya yakni, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kepala BNN Budi Waseso (Buwas) dan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Namun, kata dia, untuk DKI PDIP, mengerucut ke calon incumbent, yakni Ahok.

Rasa penasaran menghinggapi Ahok dan Djarot menjelang pengumuman itu. Ahok bahkan mempersingkat kunjungannya saat meresmikan di RPTRA Tanjung Elang Berseri, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Ahok bercerita dirinya diminta Sekjen PDIP Hasto mengosongkan jadwal untuk sore hari nanti, siapa tahu diundang datang ke pengumuman PDIP.

Setali tiga uang, Djarot merasakan hal yang sama. Hati Djarot berdebar-debar menanti keputusan partainya itu. Djarot memilih menikmati dinamika politik ini sambil berdendang lagu Penasaran karya Rhoma Irama itu.
Sungguh mati aku jadi penasaran
Sampai mati pun akan kuperjuangkan......

Berikut 3 kisahnya:

Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri
Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri - Foto: detik.com

Deklarasi akan dilakukan pada Selasa (20/9) malam di Kantor DPP PDIP
Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambe mengatakan, untuk DKI PDIP, mengerucut ke calon incumbent, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Olly mengatakan, deklarasi akan dilakukan pada Selasa (20/9) malam di Kantor DPP PDIP, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

"Semuanya kita hari Selasa malam direncanakan akan declare calon-calon kita, gubernur kita di beberapa provinsi. Ada Gorontalo, Banten, DKI, Bangka Belitung," kata Olly saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Olly menjelaskan, faktor utama yang jadi pertimbangan PDIP menentukan calon yang akan diusung adalah elektabilitas. "Tentunya elektabilitas yang kita perhitungkan, sama kerja sama dengan partai ke depan, koalisinya," katanya.

Bicara soal Pilkada untuk DKI, Olly mengatakan, PDIP telah mengantongi tiga nama 'kuat' untuk diusung. Ketiganya yakni, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kepala BNN Budi Waseso (Buwas) dan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Namun, hanya ada satu nama yang akan diumumkan oleh PDIP nanti malam.

"DKI kan sudah ada Ahok, ada Risma, ada Buwas. Waktu kita masuk tiga orang ini. Tinggal salah satu dari mereka bertiga," katanya.

Lalu, siapa satu nama itu?

"Yang kelihatan yang sudah mengerucut lah. Iya, ke arah incumbent (Ahok)," katanya.

Ahok Kosongkan Jadwal
Ahok mengaku diminta Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto untuk mengosongkan jadwal sore nanti guna berjaga-jaga bila Ahok dan Djarot diundang menerima usungan PDIP ke Pilgub DKI.

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Foto: detik.com

"Udah nyeberang, baru ngomong PDIP," kata Ahok ketika ditanya soal sikap PDIP untuknya. Ahok berbicara setelah menyeberang ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

"Saya enggak tahu ya, katanya ke PDIP atau ke DPP katanya. Saya cuma disampaikan semalam, bahwa malam ini akan ada pengumuman di DPP PDIP. Diharapkan kalau bisa saya kosongkan waktu, siapa tahu diundang datang ke pengumuman itu. Baru dia minta, saya mengosongkan jadwal saya," tutur Ahok.

Dia menyatakan bisa jadi acara pengumuman PDIP soal cagub-cawagub di Pilgub DKI 2017 akan digelar di Kantor PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Namun untuk kepastian jamnya, dia belum bisa menyebutkan. Soal komunikasi dengan Megawati, cukuplah komunikasi via telepon bila perlu. "Kemarin Pak Hasto, yang bilang ke saya Djarot. Pak Djarot kan bilang, ini putusannya belum diputus, jadi besok kalau bisa ya jangan ada acara, siapa tahu ada dipanggil. Itu saja," kata Ahok.

Djarot Bernyanyi Penasaran
Djarot mengaku ikut penasaran atas keputusan final PDIP di Pilgub DKI Jakarta.

"Penasaran ya? Deg deg-an ya? Aku juga penasaran dan deg deg-an. Saya tidak membocorkan sedikit-sedikit, saya akan beberkan secara keseluruhan, tapi nanti," ujar Djarot sebelum menghadiri pertemuan dengan pimpinan Aisyiyah di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Djarot, Ketua DPP PDIP
Djarot, Ketua DPP PDIP - Foto: detik.com

Sambil tertawa, Djarot mengaku menikmati dinamika yang terjadi dalam bursa pemilihan Cagub-Cawagub kali ini. "Kita nikmati saja dinamika di Jakarta, tadi pagi saya nyanyi Penasarannya Rhoma Irama," ujarnya.

Djarot mengatakan bahwa kemungkinan nanti malam akan dilaksanakan pertemuan di DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, karena kondisi lalu lintas di DPP PDIP Jl Diponegoro, Menteng, rawan macet. Djarot sendiri mengaku siap apabila nanti malam diperintahkan untuk datang. Apakah nanti datang bareng Ahok?

"Itu nanti urusan teknis. Pak Ahok saja sedang di Kepulauan Seribu," ujarnya lagi.

PDIP memiliki 28 kursi di DPRD DKI, yang artinya dapat mengusung sendiri bakal calonnya. Tetapi Djarot mempersilakan jika ada partai lain yang ingin bergabung.


Laporan: Tim
Sumber: newsdetik
loading...

No comments

Powered by Blogger.