Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Maraknya Balap Liar, Apakah Kota Ini Bercirikan Kota Metro atau Akibat Runtuhnya Mental dan Etika Remaja ?

WARTAGAS.COM - Kota Siantar Pagi ini (9/10), Maraknya Balap Liar, Apakah Kota Ini Bercirikan Kota Metro atau Akibat Runtuhnya Mental dan Etika Remaja ?

Maraknya Balap Liar, Apakah Kota Ini Bercirikan Kota Metro atau Akibat Runtuhnya Mental dan Etika Remaja ?
Ilustrasi: Balap Liar (Foto: Facebook)

Sedikit Info - Kebetulan malam ini mata kurang bersahabat, walau waktu sudah menunjukkan jam dinihari tapi mata ini belum juga belum juga ingin terpejam meskipun raga yang lelah setelah seharan beraktivitas ingin sekali terbaring diatas kasur busa ini.

Ya terpaksa tak ada pilihan lain kelaur rumah pun mencari satu -s atunya alternatif yang harus dilakukan agar terhindar dari pangling kebingungan.

Diri ini pun mencari tempat tongkrongan untuk sekedar menikmati secangkir kopi dipusat kota Siantar., baru saja diri keluar dari pagar rumah ini, sontak saja terdengar suara bising sepeda motor beriringan dengan knalpot blong dengan laju cukup tinggi.

Menepi sebuah pilihan yang dilakukan agar terhindar terkena senggolan dengan rombongan sepeda motor yang melaju kencang itu.

Setelah situasi aman, diri pun bergerak menuju tongkrongan yang direncanakan itu, selang ebberapa saat kemudian diri pun sampai di tempat ngopi yang dcari, sepeda motor yang dikendarai pun terparkir tepat di sisi jalan.

Namun hal lebih seru terjadi sebelumnya terlihat dan terdengar, di warkop tempat tongkrongan itu ada beberapa rombongan kaula muda ( pria maupun remaja putri ) sedang mencari ancang - ancang ( persiapan ) untuk mulai pertandingan balapan dengan rute lintasan meliputi ruas jalan yang berada dipusat kota ( jalan Merdeka - jalan Sutomo ).

Balapan itu berlangsung sangat meriah walau tidak diketahui perebutkan tropfi merek apa, disebabkan suporter yang terdiri dari gadis - gadis belia ( diperkirakan masih pelajar ) berikan dukungan sorakan dan suara menyala mesin sepeda motor yang menyala kepada pembalap idola mereka.

Sorakan - sorakan suporter yang terdengar persis seperti pertandingan Moto GP yang terlihat di televisi, hal yang lebih menakjubkan terlihat bila saja pembalap yang di idolakan berhasil menangkan perlombaan tanpa sungkan suporter gadis belia itu akan berikan ciuman dan pelukan kepada sang pembalap itu.

Layak pesta dansa yang terlakon dinegara - negera eropa pun terasa tidak asing lagi terlakon disekitaran rombongan pembalap dan suporter itu, gadis belia itu dengan rokok menyala ditangan akan mudah untuk berjoget ria bahkan peluk - pelukan dengan berganti - ganti pasangan.

Melihat peristiwa geli dan miris itu, diri ini pun meninggalkan warkop tempat tongkrongan tadi sembari berikan sedikit komentar dlam hati tentang peristiwa yang baru saja terlihat, "Apakah perstiwa yang baru saja terlihat itu menunjukkan bahwa kota ini telah bertipekan kota metropolitan ataukah peristiwa yang terjadi itu akibat runtuhnya mental dan etika kaula muda itu", Ntahlah.***

Olen: Ewin
loading...

No comments

Powered by Blogger.