Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Koptu Parwoto Dampingi Kelompok Tani Rukun Membersihkan Gulma di Areal Tanaman Padi

WARTAGAS.COM - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 17/Binjai Timur Koptu Parwoto jajaran Kodim 0203/Langkat laksanakan pendampingan terhadap anggota Kelompok Tani Rukun Kuserik dengan melaksanakan pendampingan petani membersihkan rumput (Hama Gulma) pada tanaman padi jenis Jongkong dengan luas lahan tanaman atau sawah yang ditanami padi jongkong 20 rante di lahan milik Kuserik yang terletak di Kelurahan Puji Dadi Kecamatan Binjai Selatan Kabupaten Langkat, Senin (30/01/2017).


Koptu Parwoto Dampingi Kelompok Tani Rukun Membersihkan Gulma di Areal Tanaman Padi
Koptu Parwoto Dampingi Kelompok Tani Rukun Membersihkan Gulma di Areal Tanaman Padi di Kelurahan Puji Dadi Kecamatan Binjai Selatan Kabupaten Langkat, Senin (30/01/2017).


Gulma adalah salah satu kendala utama dalam memperoleh hasil yang tinggi dalam budidaya padi sawah. Persaingan gulma dengan padi dalam stadia pertumbuhan hingga masa pematangan sangat besar sekali pengaruhnya terhadap penurunan hasil panen. Gulma dapat menurunkan hasil panen karena adanya persaingan antara gulma itu sendiri dengan padi, dalam pengambilan unsur hara, air dan cahaya. Di samping itu ada beberapa gulma yang dapat dijadikan tanaman inang oleh hama dan penyakit tanaman padi, sehingga kalau kita membiarkan gulma tumbuh tanpa dikendalikan, jelas kerugian akan kita dapatkan termasuk kerugian akibat peledakan hama dan penyakit.


Program pemerintah khususnya dibidang pertanian adalah pencapaian swasembada pangan, untuk itu sangat diperlukan usaha dari semua kalangan agar program tersebut tercapai. TNI AD sebagai alat pertahanan negara juga berkewajiban membantu pemerintah menyukseskan swasembada pangan. Untuk mencapai swasembada pangan perlu usaha yang maksimal dari para petani, salah satunya melaksanakan penyiangan tanaman padi agar tidak terganggu pertumbuhasnnya karena adanya gulma di sekitarnya.


Pemberian pupuk anorganik juga perlu sebagai kombinasi pupuk organik. Keuntungan dari kombinasi kedua jenis pupuk tersebut adalah dapat saling menutupi yaitu jika pupuk anorganik kurang maka dapat dipenuhi oleh pupuk organik maupun sebaliknya.


Kegiatan pendampingan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh petani, sehingga kendala-kendala atau hal-hal lain yang yang belum petani ketahui dapat sampaikan kepada Babinsa untuk dikoordinasikan dengan PPL Kecamatan dengan harapan kendala tersebut dapat diselesaikan.


Pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya sebatas perawatan padi saja, tetapi menyeluruh sampai panen, Bahkan Pemupukan pun Babinsa mengecek dan mengawasi sampai dengan penyaluran pupuk juga.




TL/WG
loading...

No comments

Powered by Blogger.