Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Serka P. Simanungkalit Dampingi Petani di Nagori Purwodadi Simalungun

WARTAGAS.COM - Serka P. Simanungkalit Bintara Pembina Desa Koramil 06/Perdagangan anggota Jajaran Kodim 0207/Simalungun dalam upaya khusus ini membantu petani untuk membajak sawah milik Sugeng anggota kelompok tani "Sidodadi Jaya" yang diketuai oleh Pandapotan Damanik merupakan salah satu Upsus untuk mendukung progam swasembada pangan yang terletak di Nagori Purwodadi Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun dengan luas lahan yang di olah seluas 1 Ha, Rabu (25/1/2017).

Serka P. Simanungkalit Dampingi Petani di Nagori Purwodadi Simalungun
Serka P. Simanungkalit Bintara Pembina Desa Koramil 06/Perdagangan anggota Jajaran Kodim 0207/Simalungun dalam upaya khusus ini membantu petani untuk membajak sawah milik Sugeng anggota kelompok tani "Sidodadi Jaya" Nagori Purwodadi Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun, Rabu (25/1/2017)

Pada kehadiran Bintara pembina desa (Babinsa) di tengah-tengah petani memberi semangat kepada petani untuk mengelola sawah dan memenuhi kebutuhan daerah dan mengharapkan progam Pemerintah dan TNI untuk membantu petani dapat meningkatkan produksi beras petani di Kabupaten Simalungun.

Dalam rangka penyiapan lahan ini pada pelaksanaan pendampingan terhadap petani untuk membajak sawah dalam upaya khusus membantu petani untuk membajak sawah milik Sugeng. Masyarakat sangat senang dan bersemangat dengan kehadiran Babinsa langsung ikut terjun ke sawah, karena untuk menghadapi musim taman ke dua sehingga produksi beras di daerah mengalami peningkatan. Tidak hanya menanam padi, Babinsa juga membantu petani untuk membuat saluran irigasi supaya sawahnya bisa terairi. Hingga kini irigasi masih menjadi gendala bagi petani, karena di wilayah Simalungun kebanyakan sawah mengandalkan tandah hujan. Babinsa juga mengawasi distribusi pupuk subsidi agar tersalurkan kepada petani dan tidak di salahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, ujarnya.

Disela-sela pendampingan Serka P. Simanungkalit menyampaikan usaha pertanian tradisional di wilayah binaannya menghadapi berbagai masalah yaitu keterbatasan tenaga kerja dan makin mahalnya ongkos tenaga kerja karena disebabkan para generasi muda lebih memilih kerja di pabrik dari pada menjadi petani. Namun para petani tradisional sekarang tidak boleh bingung dan cemas karena ada solusi paling tepat untuk mencapai target produksi pertanian yang efisien dengan menggunakan modernisasi alat pertanian pedesaan. Pemerintah telah memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara gencar dan menyeluruh kepada Poktan-Poktan di seluruh pelosok negeri termasuk diwilayah binaan masing-masing.

Serka P. Simanungkalit juga mengajak para petani untuk memelihara dan merawat serta mempergunakan sebagaimana mestinya alsintan agar berumur panjang dan bertahan lama sehingga proses penyiapan lahan sawah tidak ada kendala seperti yang disampaikan oleh para petani selama ini dan jangan lupa cek dan ganti oli pada waktunya tiba.

Sugeng selaku petani tradisional mengatakan berterima kasih kepada Babinsa yang telah mendampingi para petani dalam kegiatan pertanian sehingga para petani merasa terpacu untuk menjadi petani modern dengan alsintan bantuan dari pemerintah dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional.




TL/WG
loading...

No comments

Powered by Blogger.