Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Agar Hasil Panen Sesuai Harapan Petani, Serda Suparman Bantu Halau Burung di Desa Securai Utara

WARTAGAS.COM - Salah satu hama yang kerap meresahkan petani adalah hama burung, tak sedikit para petani yang dibuat jengkel dengan terus meningkatnya populasi burung sebagai hama bagi padi. Karena pada saat menjelang panen, padi sudah pasti akan diserang hama burung.


Agar Hasil Panen Sesuai Harapan Petani, Serda Suparman Bantu Halau Burung di Desa Securai Utara
Babinsa Koramil 13/Pangkalan Brandan Serda Suparman melaksanakan pendampingan membantu membuat alat untuk mengusir burung dan menghalau hama burung, di lahan milik Sopyan, anggota kelompok tani (poktan) Cuaca, dengan luas lahan 13 rante yang terletak di Desa Securai Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Jumat (17/03/2017).


Burung menyerang tanaman padi pada fase matang susu sampai pemasakan biji (sebelum panen). Serangan mengakibatkan biji hampa, adanya gejala seperti butir padi mengering dan biji banyak yang hilang. Ini jelas akan mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi para petani.

Pada perkembangan teknologi dalam kurun waktu singkat telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Teknologi pada dasarnya dibuat dan dikembangkan oleh manusia untuk mempermudah setiap pekerjaan dan urusan. Banyak teknologi telah dikembangkan dan membawa manfaat bagi beberapa aspek kehidupan. Salah satunya dapat diterapkan dalam bidang pertanian, terutama bagi negara-negara yang memiliki potensi besar pada produksi pertanian sawah, ungkap Danramil 13/Pangkalan Brandan Kapten Inf Bustami.

Pendampingan oleh Babinsa Koramil 13/Pangkalan Brandan Serda Suparman melaksanakan pendampingan membantu membuat alat untuk mengusir burung dan menghalau hama burung, serta menjelaskan hama burung pipit ini bisa dihalau dengan banyak cara selain dengan teriak dan peralatan sederhana seperti orang-orangan sawah. Sebenarnya banyak metode yang digunakan untuk mengusir hama burung ini. Dengan teriak dan membuat orang-orangan sawah, itu bisa. Namun akan lebih baik jika petani membuat alat sederhana yang bisa digerakkan dan alat itu yang mengeluarkan suara, ungkapnya.

Pendampingan ini dilaksanakan di lahan milik Sopyan, anggota kelompok tani (poktan) Cuaca, dengan luas lahan 13 rante yang terletak di Desa Securai Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, pada jenis padi ciherang dengan usia tanam 85 hari, adapun kegiatan ini terlaksana agar hasil panen nantinya sesuai dengan yang diharapkan oleh petani, Jumat (17/03/2017).




TL/WG
loading...

No comments

Powered by Blogger.