Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Babinsa Koramil 11/Simpang Empat Melaksankan Panen Jagung di Desa Teluk Dalam

WARTAGAS.COM - Babinsa Koramil 11/Simpang Empat melaksankan panen jagung di dua tempat. Panen Jagung dilakukan di Afd 1 dengan anggota Kelompok tani (poktan) Besi Tua, dengan hasil panen sebanyak 3.377 kg, dengann harga jual Rp 2.700,- / kg, Selasa (28/03/2017). Tempat kedua Panen Jagung dilakukan di Apd 3 bersama poktan "Sipirok" dengan hasil panen sebanyak 3.069 kg dan harga jual Rp 2.700,- / kg, Hasil ubinan dr BPS Kabupaten Asahan 10 ton/Ha, di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, Rabu (29/03/2017).


Babinsa Koramil 11/Simpang Empat Melaksankan Panen Jagung di Desa Teluk Dalam
Babinsa Koramil 11/Simpang Empat melaksankan panen jagung di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan,


Panen jagung ini merupakan hasil tanam para petani yang dilakukan beberapa bulan lalu. Tidak ada kendala berarti yang dihadapi oleh petani dalam musim tanam kali ini, bahkan dengan curah hujan yang cukup, dukungan bibit unggul serta pupuk dari dinas pertanian setempat, sehingga hasil yang diperoleh sangat memuaskan.

Kegiatan pendampingan panen jagung ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Babinsa di wilayah binaannya desanya untuk memotivasi para petani, agar terus bersemangat menanam padi dan jagung.

“Itu lah makanya Babinsa selalu kita tekankan untuk mengecek dan mendampingi prongram ini”, imbuhnya.

Dengan adanya pendampingan dari TNI para Babinsa, hasil panen di daerah Teritorialnya bagus sehingga kesejahteraan para petani dapat meningkat.

Sementara itu, salah seorang kelompok tani mengaku, masyarakat sangat senang dengan adanya Babinsa yang terjun langsung membantu para petani.

“Dengan adanya pendampingan dari para Babinsa hasil panen kali ini cukup bagus, sehingga kesejahteraan para petani dapat meningkat, kami berharap ini terus dilakukan sehingga para petani bisa ikut menciptakan swasembada pangan secara nasional agar warga masyarakat tidak kekurangan pangan,”kata seorang kelompok tani.




TL/WG
loading...

No comments

Powered by Blogger.