Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Sahala Situmorang Senang Didampingi Babinsa Saat Panen Padi di Desa Pertahanan

WARTAGAS.COM - Panen dilakukan dengan tanda-tanda padi yang sudah menguning dan merunduk. Gunakan sabit gerigi untuk memanen dan letakkan hasil panen pada tikar dengan merontokkan beras dari dalam bulir-bulir padi yang ada. Penanganan pasca panen padi meliputi beberapa tahap kegiatan yaitu; penentuan saat panen, pemanenan, penumpukan sementara di lahan sawah, pengumpulan padi di tempat perontokan, penundaan perontokan, perontokan, pengangkutan gabah ke rumah petani, pengeringan gabah, pengemasan dan penyimpanan gabah, penggilingan, pengemasan dan penyimpanan beras.


Sahala Situmorang Senang Didampingi Babinsa Saat Panen Padi di Desa Pertahanan
Babinsa Koramil 10/Sei Kepayang Jajaran Kodim 0208/Asahan Serka SJ. Daulay serta rekannya Sertu JH. Lubis melaksanakan pendampingan Hanpangan penen padi milik anggota Kelompok Tani "Makmur" Sahala Situmorang, yang terletak di Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Batu Bara, Kamis (23/03/2017).


Penentuan saat panen merupakan tahap awal dari kegiatan penanganan pasca panen padi. Ketidaktepatan dalam penentuan saat panen dapat mengakibatkan kehilangan hasil yang tinggi dan mutu gabah/beras yang rendah. Penentuan saat panen dapat dilakukan berdasarkan pengamatan visual dan pengamatan teoritis.

Pada kesempatan itu. Babinsa Koramil 10/Sei Kepayang Jajaran Kodim 0208/Asahan Serka SJ. Daulay serta rekannya Sertu JH. Lubis melaksanakan pendampingan Hanpangan penen padi milik anggota Kelompok Tani "Makmur" Sahala Situmorang, untuk jenis padi Ciherang dengan luas lahan 15 hektare untuk hasil 10 ton, yang terletak di Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Batu Bara, terlaksanaanya kegiatan ini demi mensukseskan program ketahanan pangan nasional yang telah dicanangkan pemerintah, Kamis (23/03/2017).

Masyarakat sangat senang dengan adanya bantuan dari Prajurit TNI ini. Dengan adanya program baru TNI, para Babinsa terjun langsung ke lapangan untuk membantu para petani serta memberikan penyuluhan dan bimbingan dalam bertani sangat membantu serta dapat meningkatkan kesejahteraan para petani, ungkap Sahala Situmorang.

Serka SJ. Daulay mengatakan Panen padi unggul jenis Ciherang dengan pola tanam jajar legowo 4:1 di atas lahan seluas 12 rante yang dikelola kelompok tani Silang Putih milik Sahala Situmorang ini terbukti mampu meningkatkan produktifitas padi dengan perbandingan rata-rata sekitar 5 ton per hektarnya, dalam hasil panen 1.580 Kg padi gabah.





TL/WG
loading...

No comments

Powered by Blogger.