Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

HEBOH! Setelah Keponakan Pinjamkan Helikopter untuk Anies, Wapres JK Puja-puji Sandiaga

WARTAGAS.COM - Entah kebetulan setelah sang keponakan Erwin Aksa buka-bukaan menyatakan jadi di belakang timses yang memenangkan paslon Anies-Sandi di Pilgub Jakarta, giliran Wapres Jusuf Kalla memuji sosok calon wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

HEBOH! Setelah Keponakan Pinjamkan Helikopter untuk Anies, Wapres JK Puja-puji Sandiaga
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan calon Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno di Kongres Ekonomi Umat 2017, Senin (24/4/2017). - Foto: tribunnews.com

JK menilai Sandiaga adalah sosok pengusaha yang bersikap optimistis.

Hal ini disampaikan Kalla saat menutup Kongres Ekonomi Umat 2017 yang digelar Majelis Ulama Indonesia, di Jakarta, Senin (24/4/2017).

JK mengajak semua peserta kongres untuk mencontoh sikap optimisme Sandiaga.

"Pengusaha harus optimistis kayak Sandiaga ini. Dia berbulan-bulan masuk dari lorong ke lorong, alhamdulillah hasilnya ada," kata JK, seperti yang dilansir oleh Tribunnews,com

Sandiaga yang hadir dalam acara tersebut tersenyum mendengar pujian dari Wapres.

Sandiaga bersama pasangannya, calon Gubernur Anies Baswedan, memenangi pilkada DKI Jakarta.

Pasangan ini unggul relatif jauh dari pesaingnya, Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat.

"Sekarang ada kemajuan pakai kopiah, dulu jarang. Kopiah itu penting," lanjut JK.

JK juga sempat menyinggung soal ketimpangan yang masih cukup tinggi di Jakarta, antara yang kaya dan yang miskin.

Menurut dia, DKI Jakarta sebagai Ibu Kota harusnya bisa mempersempit jarak antara kaya dan miskin itu.

"Nah, ini lah tugasnya wagub Sandi ini," ucap politisi senior Golkar itu,

JK menambahkan, ia sebenarnya tidak ingin para pengusaha handal untuk terjun ke dalam politik. Ia mengaku melarang anaknya untuk terjun ke dunia politik.

"Saya 60 tahun baru masuk politik tapi jalannya agak mulus sedikit. Tapi karena Sandi sudah terlanjur masuk politik, ya sudah lah," ucapnya.

Minggu (23/4/2017), sang keponakan JK, Erwin Aksa mengaku jadi motor timses Anies-Sandi untuk membuka basis-basis suara di kalangan pengusaha.

Erwin buka-bukaan setelah tersebar berita dirinya meminjamkan helikopter pada Anies untuk menemui Ahok.

Erwin yang juga merupakan mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mengatakan, para pengusaha yang pernah menjadi rekanan Sandiaga kompak membantu Sandiaga yang juga mantan Ketua Hipmi untuk untuk memenangkan pasangan tersebut.

"Seluruh kawan-kawan di dunia usaha saya kira kami semua berjuang untuk bagaimana memenangkan Anies-Sandi kemarin apalagi dari keluarga besar Hipmi yang didominasi oleh pengusaha-pengusaha muda Indonesia ini bekerja di seluruh simpul-simpul mereka di Kota Jakarta," ujar Erwin saat ditemui di Jakarta Selatan, Minggu (23/4/2017).

Selain mengangkat suara Anies-Sandiaga, simpul-simpul yang dibentuk, lanjut Erwin, juga untuk menurunkan basis-basis suara pesaing Anies Sandiaga, cagub-cawagub petahana DKI Jakarta Basuki " Ahok" Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat.

Erwin mengaku tak terlibat dalam pengumpulan dana kampanye Anies-Sandiaga. Erwin mengatakan hanya bertugas sebagai motor penggerak simpul suara di kalangan pengusaha.

"Kalau dana kampanye saya tahunya kan dana pribadinya Pak Sandi semua. Jadi bagi saya adalah memberikan motivasi aja kepada teman-teman karena yang dibutuhkan adalah kebersamaan, kekompakan motivasi dan dibutuhkan satu motorlah untuk menggerakkan simpul-simpul itu," ujar Erwin.

Sebelumnya, sehari setelah pencoblosan, calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan, bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) Kamis (20/4/2017) pagi.

Pertemuan dilaporkan berlangsung di rumah dinas JK di Menteng, Jakarta Pusat.

Anies membenarkan hal itu. Ia menyebut pertemuannya dengan JK hanya berlangsung sebentar. "Enggak ada (pembicaraan) yang khusus. Setelah selasai saja. Enggak lama kok," ujar Anies saat ditemui di Masjid Sunda Kelapa, Kamis (20/4/2017) malam.

Anies mengaku tak ada hal penting yang dibicarakan dalam pertemuannya dengan JK.

"Enggak ada yang khusus, biasa aja ngobrol-ngobrol. Cerita-cerita ya," kata dia.

Anies menemui JK karena memiliki hubungan dekat. Anies mengatakan bahwa pertemuannya itu juga sekaligus untuk bersilaturahim.

"Saya ketemu ya sebagai pribadi saya dan pribadi Pak JK. Karena itu di rumahnya sarapan pagi," kata Anies, kepada awak media saat ditemui di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (21/4/2017).

Menurut Anies, hubungan baiknya dengan Kalla sudah terjalin jauh sebelum Kalla menjadi Wakil Presiden RI. Anies menyebut bahwa Kalla pernah datang dan makan bersama di kediamannya di Yogyakarta.

"Jadi bukan karena Wapres, tapi pribadi, dan komunikasi jalan terus. Pak Kalla Wapres atau tidak itu hubungan kita baik. Pak JK menempatkan saya bukan orang lain, bagian keluarga," ujar Anies.

Saat ditanya apakah dirinya juga akan menemui Presiden Joko Widodo setelah pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua, Anies belum bisa memastikan.

"Nanti kalau sudah ada keptusuan, semua ini belum apa-apa," ujar Anies.

Secara terpisah, Kalla mengatakan tidak ada hal istimewa yang dibahas dalam pertemuannya dengan Anies.

“Ya, karena Anies kan teman bekas menteri. Ketemu itu biasa saja, kasih selamat,” kata Kalla di Hotel Shangrila, Jakarta, Jumat (21/4/2017).


LIHAT JUGA VIDEO BERIKUT





WG/Tribun
loading...

No comments

Powered by Blogger.