Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Perpustakan Siantar, Sosialisasi Kearsipan dan Penyimpanan Dokumen Negara

WARTAGAS.COM - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan kota Pematangsiantar laksanakan sosialisasi “Pemeliharaan rutin Kearsipan di Lingkungan Pemerintah kota Pematangsiantar”.

Perpustakan Siantar, Sosialisasi Kearsipan dan Penyimpanan Dokumen Negara
Peserta sosialisasi kearsipan bersama Dra. Neslianita Sinaga Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Herli Selbi Simanjuntak, SE, M.Si dari Dinas Arsip Daerah Propinsi sumatera Utara. - Foto: Tagor Leo / Lintaspublik.com

Peserta sosialisasi kearsipan ini terdiri dari pegawai kelurahan, kecamatan, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Aacara dibuka oleh walikota pematangsiantar yang diwakili Baren Alijoyo Purba, SH (Asisten Administrasi Umum).

Dra. Neslianita Sinaga Kadis Kearsipan dan Perpustakaan kota Pematangsiantar mengatakan, Kearsipan didinas maupun dikelurahan sangat dibutuhkan, sehinga sosialisasi ini menambah pengetahuan pegawai diintansi pemerintah kota Pematangsiantar dapat menambah pengetahuan pentingnya penyimpanan dan pengelolaan arsip yang baik.

“Peserta sosialisasi ini dari staf pegawai kelurahan sampai pegawai Dinas-dinas di kota Siantar, kita harapkan adanya sosialisasi kearsipan ini, pengetahuan tentang pentingnya arsip di Pemerintahan dapat menunjang dan mempermudah intansi itu sendiri,”ucap Neslianita Sinaga di Convention Hall Siantar Hotel jalan WR, Supratman kota Pematangsiantar, Rabu (17/5/ 2017)

Dalam kesempatan itu tim pemateri sosialisasi Kearsipan, Herli Selbi Simanjuntak, SE, M.Si dari Dinas Arsip Daerah Propinsi sumatera Utara memberikan materi “Pengelolaan Arsip Dinamis” dan “Undang-undang Tentang Kearsipan no. 43 tahun 2019,”.

Perpustakan Siantar, Sosialisasi Kearsipan dan Penyimpanan Dokumen Negara
Peserta Sosialisasi Kearsipan serius mendengar pemaparan dari narasumber Perrpustakaan dan Arsip Propinsi Sumatera utara. - Foto: Tagor Leo / Lintaspublik.com

“Arsip itu dapat Dinamis, dan dapat pula Statis. Kita harus dapat membedakan arsip Aktif dan Arsip in aktif. Dan ada juga Arsip yang tidak mempunyai nilai guna,’terang Herli Selbi Simanjuntak yang menjelaskan pegawai di dinas atau dikelurahan harus benar-benar dapat membedakan jenis surat yang harus diarsipkan, sehingga memudahkan kinerja.

Ratusan peserta terlihat cukup serius mengikuti sosialisasi kearsipan ini, ini dibuktikan para peserta baik dari dinas maupun kelurahan silih berganti untuk bertanya kepada nara sumber, bagaimana sistem kearsipan, dan tata cara pengelolaan arsip yang benar.***


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI:




Laporan: Tagor Leo
loading...

No comments

Powered by Blogger.