Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Luar Biasa! "Inang-inang" ini Bisa Untung Rp 300.000/Hari Sebagai Penukar Uang

WARTAGAS.COM - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, profesi penjaja uang receh atau yang biasa disebut 'inang-inang' banyak ditemui di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta. Keuntungan yang mereka raup pun lumayan, hingga ratusan ribu dalam sehari.

Luar Biasa! 'Inang-inang' Bisa Untung Rp 300.000/Hari Sebagai Penukar Uang
Inang Sitorus, penjual uang pecahan baru di Terminal Rawamangun, Jakarta - Foto: Liputan6.com

Salah seorang 'inang-inang', Widya mengatakan dirinya dapat mengantongi untung rata-rata hingga Rp 100.000 - Rp 300.000 perhari dari uang receh yang dijualnya kepada masyarakat.

"Kalau sekarang masih belum ramai, paling sehari cuma bisa dapat untung Rp 100.000, paling banyak Rp 300.000," terangnya kepada detikFinance di kawasan Stasiun Kota, Jakarta, Sabtu (3/6/2017).

Dirinya menjelaskan, mengambil keuntungan sebesar Rp 10.000 dari penjualan uang receh dengan total Rp 100.000. Dengan begitu, rata-rata transaksi yang ia lakukan sebesar Rp 1 juta hingga Rp 3 juta.

"Jadi kalau tukar misalnya mau tukar Rp 100.000 jadi uang receh, bayarnya ya Rp 110.000. Pokoknya setiap penukaran Rp 100.000 kita ambil Rp 10.000," terangnya.

Luar Biasa! 'Inang-inang' Bisa Untung Rp 300.000/Hari Sebagai Penukar Uang
Inang-inang di Jakarta Kota. Foto: detikcom

Selain Widya, Yanti yang juga berprofesi sebagai 'inang-inang' mengatakan hal yang sama. Dirinya mengambil keuntungan sebesar Rp 10.000 dari setiap transaksi dengan nilai Rp 100.000.

Menurutnya, pecahan yang paling laris adalah nominal Rp 2.000, karena merupakan pecahan yang dapat ditukarkan paling dengan jumlah yang banyak.

"Biasanya kalau pecahan dua ribuan yang paling laris. Soalnya kalau tukar Rp 100.000 bisa dapat 50 lembar dua ribuan. Bisa buat anak-anak," terangnya. (WG/detikcom)

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Inilah Aksi Ibu-Ibu Lansia Manortor di Malam Seni Budaya HUT Kota Pematangsiantar Ke 146 di Lapangan Adam Malik




loading...

No comments

Powered by Blogger.