Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

MIRIS! Truk Sampah Milik Pemkab Simalungun Buang Sampah Ke Danau Toba

WARTAGAS.COM - Kita tentu masih ingat, bahwa Presiden RI Joko Widodo atau biasa dipanggil Jokowi beserta jajarannya datang ke Pulau Samosir dan menikmati wisata Danau Toba. Tentu kehadiran Orang no 1 di Republik ini bukan hanya sekedar datang atau berlibur. Melainkan punya tujuan, yaitu ingin mengembangkan Danau Toba menjadi Pusat Wisata Suamtera Utara yang MenDunia. Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) khususnya di wilayah seputaran Danau Toba, sangat menyambut dengan antusias akan rencana besar Pemerintah Republik Indonesia tsb.

Namun sayang, rencana Pengembangan Danau Toba menjadi Pusat Wisata di Sumut ini akan terkendala dan nama baik Danau Toba akan tercoreng. Karena ulah Pemerintah Kabupaten Simalungun. Dimana, ditemukan TRUK milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun MEMBUANG SAMPAH langsung ke DANAU TOBA.

MIRIS! Truk Sampah Milik Pemkab Simalungun Buang Sampah Ke Danau Toba
TRUK milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun MEMBUANG SAMPAH langsung ke DANAU TOBA - Foto: Darma Purba / Facebook

Hal ini terungkap berdasarkan sebuah postingan di Group Facebook yang bernama Group Anak Siantar (GAS).

Akun Facebook Darma Purba menulis: "Jumat 16 Juni 2017 pukul 02.20 truk Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun plat merah nopol BK 9378 T membuang sampah langsung ke Danau Toba seperti gambar terlampir ... lokasi pembuangan di desa Tanggabatu batu 2 Kecamatan Haranggaol Horisan Kabupaten Simalungun...

Kejahatan Lingkungan Hidup yg dilakukan oleh diduga institusi Pemerintah..."

Screenshoot Akun Facebook Darma Purba di GAS - Sumber: Facebook

Inilah respon nitizen menanggapi Postingan Truk Sampah Milik Pemkab Simalungun Buang Sampah Ke Danau Toba.

Rikanson J Purba: Per-tama2, saya menganggap, buang sampah sembarangan itu adlh kejahatan lingkungan. Pelakunya sehrsnya dihukum.

Kedua, inilah pemerintahan yg SE-OLAH2 itu. Se-olah2 ingin meningkatkan kesehatan masy, tp praktiknya beda 180 derajat.

Ketiga, saya tak setuju truknya dibakar, apalagi sopirnya. Salah apa truknya? Sopirnya yg perlu ditindak, bahkan pemimpin di atasnya yg tdk mendidik anak buahnya. Ini peringatan keras buat JR Saragih yg asyik nyagubsu aja.

Keempat, komentator yg di sini pun hrs mawas diri, apakah sdh punya perilaku buang sampah yg benar? Saya pribadi sdh mendisiplinkan diri sejak kecil buang sampah pd tempatnya.

Kelima, kita perlu terus-menerus menggalakkan perilaku bersih (khususnya soal buang sampah ini). Ridwan Kamil & masy Bdg menggunakan cara kreatif:
... Buanglah sampah
... pada tempatnya
...... Buanglah mantan
...... pada pasangannya.


Liz Purba: Katanya Dinas Kebersihan, tapi ko buang sampah sembarangan?

Robet Pakpahan: Dinas kebersihan tp malah mengotori lingkungan danau toba apa maksutnya itu

Iyan Sbastyan Poerba: Anggaran pengelolahan sampah sdh habis di korupsi. Jd pembuangannya pun dmn aja..

Yelson Sitanggang: Langsung aja diamankan,karna plat merah aja tdk memberi contoh yg bagus.tapi kl plat lain pasti sdh diamankan.jd jgn dibiarkan merusak salah satu kebanggaan sumut kita

Muda Putra Siadari: Alangkah baiknya langsung di ambil tindakan
Agar di kemudian hari tidak terulang
Kasian kondisi danau toba kalau terus2an di beginikan.
Laporkan pd pihak yg bertanggung jawad trhdp mslh seperti ini


Kakun Munthe: Kadis kebersihan mana... Mana JRS yg luar biasa itu? Mana dia?
Terlalu sibuk dgn sosialisasi Sumut I ,tak diperhatikan lg anggota kerja ga benar...Buang sampah sembarangan...#dasarsampah


Djoni Karim: Pantesan danau toba tercemar kalau gitunya ...

Junjungan Halomoan: Pemimpin daerahnya benar benar bodoh dan tdk layak pimpin daerah apalagi Provinsi

Sarmen Saragih: Tindakan Yang tidak bertanggungjawab dan Hanya memikirkan keuntungan sendiri

HAL Seperti ini , Yang tidak perduli kebersihan Lingkungan dan tidak perduli dengan Program Parawisata Pemerintah, perlu di tindak lanjuti secara Hukum agar bisa menjadi pelajaran di kemudian Hari .



Sampai berita ini diturunkan, Postingan itu pun masih mendapat respon dari nitizen. Bahkan postingan tsb sudah di bagikan sebanyak 161 kali.

Apakah dengan peristiwa ini, mungkinkah Danau Toba bisa menjadi Pusat Wisata di Sumatera? Mari kita tanya rumput yang bergoyang.


Penulis: Hans Ringo

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Tragedi GUNUNG TOBA & Rencana SAMOSIR di Masa Depan




loading...

2 comments:

  1. Bupati Simalungun harus bertanggung jawab dan segera membersihkan. Dan mencari biang kerok pokok masalah.

    ReplyDelete
  2. Hargailah sesuatu yang ada.jangan jadi bumerang.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.