Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Anak Buah Kena OTT Saber Pungli, Bupati JR Saragih Minta Maaf

WARTAGAS.COM - Peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Kesehatan (Dinkes) dinilai telah mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun.

Anak Buah Kena OTT Saber Pungli, Bupati JR Saragih Minta Maaf - Foto: Bupati Simalungun JR Saragih menangis saat jumpa pers Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Hotel Inna Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (20/8/2016)
Bupati Simalungun JR Saragih menangis saat jumpa pers Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Hotel Inna Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (20/8/2016). - Foto: Tribunnews.com

Atas kejadian itu, Bupati Simalungun Jopinus Ramli ‘JR’ Saragih meminta maaf. “Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Simalungun, atas kejadian OTT yang menimpa Pemerintahan Kabupaten Simalungun,” cecarnya, Kamis (6/7), seperti dilansir oleh Siantarnews.com.

JR menilai kejadian tersebut diluar kontrolnya sebagai pimpinan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. “Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat serta Kepolisian yang melakukan tugasnya dengan baik dan ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” sambungnya.

BACA JUGA: Alamak! Kasus Pungli di Simalungun, Sekretaris Dinkes Resmi Ditetapkan Tersangka

Peristiwa itu, diakui JR, mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Simalungun, terlebih kejadian ini terjadi saat hari pertama bekerja.

“Biarlah kepolisian maupun penyidik bekerja dengan baik untuk menyelesaikan permasalahan ini, sekali lagi saya atas nama Pemerintahan Kabupaten Simalungun meminta maaf apalagi ini merupakan diluar batas kemampuan saya,” cecarnya.

Atas kejadian tersebut, membuat JR Saragih semakin tegas terhadap seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Simalungun. Bahkan, dirinya pun tidak main-main untuk mengambil tindakan tegas bagi siapapun yang bekerja melanggar aturan.

“Saya tidak mau semua bekerja dengan sesuka hati karena semua ada aturannya. Dengan kejadian ini, tentunya ada tindakan tegas buat mereka yang melakukan kesalahan,” tutur JR yang berjanji akan bertindak tegas sebagai kepala daerah.

BACA JUGA: Tim Saber Pungli Polda Sumut Bersama Polres Simalungun Lakukan OTT di Dinas Pemkab Simalungun, Puluhan Juta Uang dan Barang Bukti Diamankan

“Tentunya, saya sebagai Kepala Daerah harus bertindak tegas dan akan bekerjasama dengan Inspektorat Pemerintahan Kabupaten Simalungun serta BKPPD Simalungun untuk melakukan pemeriksaan terhadap pegawai yang bertugas di dinas kesehatan,” cecarnya.

Untuk itu, JR Saragih mengatakan bahwa OTT itu terpaksa membuat dirinya mengeluarkan surat penyelidikan karena dirinya menjadi bagian dari penanggung jawab sehingga harus diperiksa secara detail dan menyeluruh.

“Jika terbukti, sanksi tegasnya adalah diberhentikan,” tegas JR yang menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus terkait OTT di Dinas Kesehatan kepada pihak penyidik. “Saya juga meminta kepada Kepolisian untuk melakukan tindakan hukuman yang sama, baik penerima maupun pemberi sehingga tidak ada sifatnya kebal hukum,” tutupnya. (SiantarNews/WG)

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI


loading...

No comments

Powered by Blogger.