Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

BAH FUANG, Pintu Gerbang Ke Danau Toba, Siantar Minim Penunjuk Arah

WARTAGAS.COM - Keberadaan rambu penunjuk arah atau plank nama-nama jalan, yang biasanya ditempatkan di ujung ruas jalan, tergolong minim ‎di Kota Siantar.

BAH FUANG, Pintu Gerbang Ke Danau Toba, Siantar Minim Penunjuk Arah
Marka Petunjuk Arah - Foto: Siantarnews.com

Akibatnya, tidak jarang beberapa warga pendatang yang ingin menuju ke Tanah Jawa, Medan, Perdagangan, Seribu Dolok dan Parapat‎, bisa jadi bingung. Bahkan bisa mutar-mutar karena malu bertanya.

Demikian disampaikan seorang warga, H Silalahi dalam perbincangan bersama sejumlah awak media. “Kalo mau berita, itulah beritakan kalian, rambu-rambu itu, plank nama-nama ‎jalan pun minim,” cecarnya.

Berdasarkan hasil penelusuran sumutpress.com ke beberapa titik persimpangan jalan, pada Senin (24/7), informasi yang disebutkan oleh Silalahi soal rambu penunjuk arah dan plank nama jalan yang minim adalah benar.‎

BAH FUANG, Pintu Gerbang Ke Danau Toba, Siantar Minim Penunjuk Arah
Salah satu ujung jalan tanpa plank nama jalan di Kecamatan Siantar Selatan. - Foto: Siantarnews.com

Menanggapinya, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Siantar, Daniel Manakkas Silalahi sangat menyayangkan minimnya rambu tersebut. Menurut dia, hal itu menunjukkan ketidak mampuan pejabat di dinas terkait.

“Hal itu menunjukkan ketidakmampuan pejabat-pejabat dinas terkait yang sebelumnya, anggaran ada kok. Ya saya kira ini sudah jelas menyangkut kemampuan, kalo mau, tinggal memprogramkannya,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

BAH FUANG, Pintu Gerbang Ke Danau Toba, Siantar Minim Penunjuk Arah
Salah satu ujung jalan lainnya yang tanpa plank nama jalan di Kecamatan Siantar Barat. - Foto: Siantarnews.com

Padahal, menurut Daniel, disamping sebagai bahan informasi, rambu-rambu itu juga bisa menambah estetika suatu kota. “Seperti di Malang, kita lihat bagus, asalk‎an penempatannya di lokasi yang tepat, pasti nampak bagus,” tukasnya.

“Cobalah lihat rambu-rambu di kota ini. Kalopun ada, menurut kita kurang ditempatkan di lokasi yang tepat. Bahkan ada rambu yang ditutup pohon, seperti rambu penunjuk arah yang ada di Jalan Sudirman,” sambungnya.

BAH FUANG, Pintu Gerbang Ke Danau Toba, Siantar Minim Penunjuk Arah
Rambu penunjuk arah jalan di Jalan Sudirman ditutupi pohon dan sudah kusam, sehingga terkesan asal ada. - Foto: Siantarnews.com

Akibatnya, kata Daniel, masyarakat atau warga pengendara yang ingin menuju ke suatu tempat bisa salah arah. “Katanya pintu gerbang ke danau toba, tapi rambu yang menunjukkan arah kemana parapat pun minim, kalo pun ada terkesan asal ada,” tandasnya. (SiantarNews/WG)


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



loading...

No comments

Powered by Blogger.