Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Gara-Gara Rp 1,5 Juta, Anak Ini Tega Marahi dan Bakar Rumah Ibunya

WARTAGAS.COM - Gara-gara tak diberi uang Rp 1,5 juta, Roniko Sitepu, tega memarahi ibu kandungnya, Nima Beru Sembiring. Tak hanya itu, ia bahkan nekat membakar rumah ibu kandungnya. Sehingga rumah ibunya di Desa Simbolon Dua, Kutalimbaru, Selasa (11/7).

Gara-Gara Rp 1,5 Juta, Anak Ini Tega Marahi dan Bakar Rumah Ibunya
Foto: Sorotdaerah.com

Desa Simbolom Dua terletak di kaki Gunung Sibayak dengan jarak tempuh dari Mapolsek Kutalimbaru 70 km. Itu pun harus melalui Jalan Desa Pasar Sepuluh, Tanduk Benua, keluar di Desa Suka Makmur Bandar Baru Kecamatan Pancur Batu, melalui kawasan hutan lindung yg hanya dapat dilalui roda dua. Selanjutnya masuk ke Desa Doulu Berastagi lalu menuju jalan pendakian gunung Sibayak tanah Karo.

Kejadian itu terungkap saat Bhabinkamtibmas Aiptu Makmur Tarigan mendatangi Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu untuk melaporkan tentang peristiwa tersebut. Kapolsek memberikan petunjuk dan arahan penanganan dan memberikan uang bensin dan sekadar biaya di perjalanan.

Bhabinkamtibmas koordinasi dengan Babinsa Serda Hendrawan. Namun Babinsa berhalangan ikut dan sekira pukul 16.00 WIB Babinkamtibmas tiba di desa tujuan dan bertemu masyarakat, Kepala Dusun 11 Sumbeiken 2 Robinson Surbakti, pelaku dan korban.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu membeberkan, dari kronolgis yang disampaikan Kepala Dusun, diketahui permasalahan antara Roniko Sitepu dengan ibu kandungnya, dilatarbelakangi kesal. Pelaku kesal kepada ibunya karena tidak diberi uang sebesar yang diminta yaitu Rp 1,5 juta dengan alasan untuk membayar utangnya.

“Karena kesal pelaku pergi ke ruang dapur rumah dan mengambil minyak lampu dan menyiramkan ke dinding rumah lalu menyulut dengan mancis. Padahal rumah itu tempat tinggalnya bersama kakak, ipar ibunya dan keponakannya. Setelah api tersulut, pelaku membiarkan api membesar hingga mulai membakar dinding papan, namun langsung dipadamkan oleh iparnya Putra ginting. Dinding papan yang terbakar kira-kira 20 kali 30 cm. Akibat kejadian itu, para tetangga sempat merasa takut,” ungkap Martualesi.

Atas perbuatan Roniko, ibu kandungnya merasa keberatan namun tidak bersedia melapor ke Polsek dengan alasan jarak tempuh sangat jauh dan jalan rusak, dan hanya meminta agar Roniko sitepu tidak lagi tinggal di dusun dimaksud seperti permintaan warga dusun.

Bhabinkamtibmas bersama kepala dusun melakukan mediasi antara Roniko sitepu dengan ibu kandungnya yang dihadiri oleh kerabatnya dan beberapa warga dusun. “Roniko Sitepu mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada ibunya dan juga kepada sebagian warga dusun yang hadir di rumah kepala dusun dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya dan berjanji tidak lagi tinggal di dusun itu,” pungkas Martualesi.

Selanjutnya Roniko Sitepu meninggalkan Desa Simbolon Dua bersama-sama dengan kerabatnya yang sebelumya datang dari Medan. (SorotDaerah/WG)

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



loading...

No comments

Powered by Blogger.