Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Kapolda Sumut Sebut Dirinya Bermarga Pakpahan No 18, Saat Hadiri Musda GPdI di Tanah Karo

WARTAGAS.COM - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw menghadiri acara pembukaan Musyawarah Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sumatera Utara- Aceh bertempat di Hotel Mikie Holiday Berastagi Kab. Karo pada hari Rabu 26 Juli 2017. Dalam acara tersebut, Kapolda Sumut didampingi oleh Dir Pam Obvit, Dirreskrim Sus dan Kabid Humas Polda Sumut.

Kapolda Sumut Sebut Dirinya Bermarga Pakpahan No 18, Saat Hadiri Musda GPdI di Tanah Karo
Pemberian Uis Nipes Kepada Kapolda Sumut - Foto: Siantarnews.com

Acara musda ini dilaksanakan selama 2 hari yang bertujuan untuk memilih pemimpin majelis daerah Sumut – Aceh selama 5 tahun ke depan.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Sumut Bp. H. Wagirin Arman, S.Sos., Kapolda Sumut Bpk Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw , Bupati Kab. Karo , Bupati simalungun/Tomas Sumut Bpk JR Saragih, Kapolres Tanah Karo, Dandim Karo, Perwakilan Kementerian Agama Sumut, Utusan Majelis GPdI Pusat.

Pada awal Sambutannya Kapolda Sumut mengucapkan terima kasih atas kebaikan Tuhan, Tuhan sayang sama kita, kita ada ditempat ini tanpa kekurangan suatu apapun.

“Polda Sumut dan jajaran mengucapkan selamat atas terlaksananya musyawarah Daerah GPdI Sumut-Aceh, semoga menghasilkan putusan energy positip untuk masyarakat Sumatera Utara. Terima kasih kepada panitia yang sudah mengundang saya memberikan kata sambutan dalam acara ini,”kata Paulus dalam sambutannya.

Selanjutnya Kapolda Sumut memperkenalkan diri, beliau lahir di fak fak Papua, dan dirnya sejak kecil sudah merantau dan besar di Surabaya. Setelah berumah tangga diberi marga Pakpahan no.18 karena memiliki istri boru Pasaribu.

Kapolda Sumut Sebut Dirinya Bermarga Pakpahan No 18, Saat Hadiri Musda GPdI di Tanah Karo
Kapolda Sumatera Utara Paulus Waterpauw Saat Hadiri Musda GPdI di Tanah Karo - Foto: Siantarnews.com

“Saya sejak kecil sudah aktif di Vocal grup gereja, ikut koor dan sudah menyanyi kemana kemana,” ujar Kapolda Sumut.

Marilah kita sebagai hamba Tuhan bekerja dalam ladangTuhan, melanjutkan apa apa yang dilakukan oleh pendahulu pendahulu kita yang melaksanakan 3 tugas panggilan gereja yaitu Kononia, diakonia dan marturia, tambahnya.

Kapolda Sumut juga berpesan terhadap anak anak yang hadir diacara tersebut untuk teguh berdoa, serahkan hidup kedalam tangan Tuhan dan ikuti nasehat orang tua termasuk hamba hamba Tuhan, di Indonesia banyak ruang yang dapat dipergunakan dengan baik.

Kapolda Sumut meminta umat GPdI berjuang untuk menyebar luaskan kerajaan Allah ditengah Umat untuk kebaikan seturut kehendak Allah.

“Terakhir saya titip diri, mohon saya diterima oleh bapak bapak dan hamba Tuhan yang ada disini, saya datang untuk bekerja,” ucap Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut Sebut Dirinya Bermarga Pakpahan No 18, Saat Hadiri Musda GPdI di Tanah Karo
Kapolda Saat Memberikan Kata Sambutan Di Musda GPdI - Foto: Siantarnews.com

Tugas Polri untuk mengimplementasikan berbagai program yang sudah dibuat oleh para pendahulu dan pemimpin kita mulai dari Nawacita Presiden Jokowi, Program Promoter Kapolri dan Kapolda Sumut. Acara diakhiri dengan pemakaian Kain adat tradisional Karo uis nipes oleh panitia kepada Kapolda Sumatera Utara. (Siantarnews/WG)


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI


loading...

No comments

Powered by Blogger.