Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Kontroversi Prabowo Dipecat SBY, Benarkah?

WARTAGAS.COM - Pernyataan peneliti lembaga survei SMRC Sirojudin Abbas menuai kontroversi di masyarakat. Abbas menyatakan Prabowo Subianto pernah dipecat Susilo Bambang Yudhoyono dari militer. Benarkah?

Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo Subianto - Foto: detikcom

Dalam diskusi di D'Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta, Minggu (30/7), Abbas berbicara soal isu koalisi Gerindra dan Demokrat di Pilpres 2019. Menurutnya, Prabowo dan SBY, yang merupakan Ketum Gerindra dan Demokrat, sangat tidak mungkin membentuk koalisi karena faktor sejarah.

"SBY salah satu jenderal yang merekomendasikan Prabowo dipecat. Posisi pandangan itu, mana mungkin SBY merekomendasikan atau mendukung jenderal yang akan dipecatnya," ucap Abbas, seperti yang dilansir oleh detikcom.

Lebih lanjut, Abbas menjelaskan, sebelum pertemuan di Cikeas, Kamis (27/7), SBY berkali-kali menghindari pertemuan dengan Prabowo. Hubungan keduanya pun sangat sulit untuk dijelaskan dan dimaknai oleh publik.

"Sulit mencari informasi dan data hubungan mereka positif. Pak SBY berkali-kali menghindari pertemuan itu," kata Abbas.

Ucapan Abbas pun menuai reaksi dari kubu Gerindra maupun Demokrat. Demokrat-lah yang pertama kali memberikan respons. Ketua Divisi Komunikasi Partai Demokrat Imelda Sari menyebut keputusan pemberhentian Prabowo dari militer bukan semata-mata kebijakan SBY.

Imelda mengatakan kala itu keputusan memberhentikan Prabowo mengacu pada keputusan TNI Angkatan Darat. SBY disebut tidak bisa membuat keputusan dalam Dewan Kehormatan Perwira (DKP) karena sifatnya institusional.

BACA JUGA: Cerita Detik-detik Pemberhentian Prabowo dari Jabatan Pangkostrad

Ditambahkan Imelda, tidak akan ada duet Prabowo-Hatta di Pilpres 2014 seandainya faktor sejarah militer tersebut masih menjadi alasan SBY dalam berpolitik. Hatta Rajasa merupakan besan SBY.

"Beliau (SBY) tidak mau menyatakan sikap politik saat itu karena sebagai presiden tidak mau bersikap gaduh, Partai Demokrat posisinya diminta netral," ujar Imelda.

Kubu Gerindra pun merespons pernyataan Abbas. Partai besutan Prabowo itu meradang dan menyebut SMRC tendensius dalam melontarkan pernyataan.

"Statement tersebut menurut saya sangat tendensius. Lagi pula pertemuan kemarin nggak bicara pilpres," kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

BACA JUGA: Prabowo Dipecat atau Diberhentikan? Ini Cerita BJ Habibie

Dasco menyebut Prabowo tidak pernah dipecat dari militer. Dia mengatakan karier Prabowo dari militer berakhir karena diberhentikan dengan hormat.

"Kok dipecat? Prabowo nggak pernah dipecat. Dia diberhentikan dengan hormat dari dinas militer," sebut Dasco.

Baik Gerindra maupun Demokrat mengaku, dalam pertemuan SBY-Prabowo tersebut, tak ada sama sekali pembahasan soal Pilpres 2019. Pertemuan itu hanya silaturahmi dan membahas permasalahan bangsa saat ini.

Terlepas dari kontroversi pemecatan Prabowo oleh SBY, satu fakta yang sudah pasti ialah Prabowo memang berhenti dari militer. Untuk diketahui, surat DKP yang pernah beredar bertuliskan salah satu kesalahan Prabowo melaksanakan pengendalian operasi dalam rangka stabilitas nasional, namun operasi tersebut bukan kewenangannya, melainkan Panglima ABRI. Prabowo juga tak minta izin saat ke luar negeri kepada KSAD maupun Panglima ABRI.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI




Sumber: detikcom
loading...

No comments

Powered by Blogger.