Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Paten Bah, Saroha Lumbantobing, ‘Pahlawan’ Tinju Indonesia di SEA Games Diarak Keliling Tarutung

WARTAGAS.COM - Ratusan warga Tarutung, Tapanuli Utara (Taput), melambaikan tangan dan bersahut-sahutan menyapa Saroha Tua Lumbantobing, yang diarak keliling kota berhawa sejuk ini, Senin (28/8). Saroha adalah ‘pahlawan’ tinju Indonesia yang berhasil meraih medali perak di SEA Games ke-29 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Paten Bah, Saroha Lumbantobing, ‘Pahlawan’ Tinju Indonesia di SEA Games Diarak Keliling Tarutung
Saroha Lumbantobing saat diarak keliling kota dari Sasana Pertina Komplek Masjid Tarutung, Senin (28/8). Foto: newtapanuli.com

Sopar Lumbantobing, ayah sekaligus mentor Saroha mengatakan bahwa anaknya diberangkatkan dari Sasana Tinju PMK di Kompleks Masjid Tarutung, Senin (28/8) dengan melakukan konvoi keliling kota.

Usai konvoi keliling Kota Tarutung, keluarga besar PunguanToktang Diaji dan warga sekitar melakukan syukuran atas keberhasilan Saroha.

Sopar mengaku sangat bangga atas keberhasilan putranya di ajang SEA Games.

“Walau meraih perak, Saroha telah menunjukkan kerja kerasnya untuk menumbangkan petinju Thailand yang merupakan juara bertahan di kelas 64 kg,” katanya, seperti yang dilansir oleh newtapanuli.com.

Sopar mengatakan, perjuangan Saroha masih panjang karena usai SEA Games, masih ada agenda Asian Games tahun depan.

“Dia hanya istirahat sebulan dan akan langsung masuk seleksi Pelatnas untuk Asian Games. Dan, dengan usianya yang masih muda, Saroha bisa saja menembus Olimpiade,” ungkapnya.

sementara, Saroha Lumbantobing mengatakan, walau meraih perak di ajang SEA Games, dia akan terus berlatih dan bertekad meraih emas di kompetisi berikutnya.

“Saya akan berjuang meraih emas. Itu impian terbesar saya sebagai petinju. Usai ini, saya akan masuk Pelatnas untuk persiapan Asian Games,” katanya.

Sementara, Jodi Nainggolan mewakili Ketua Pertina Taput mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih Saroha.

“Kita bangga, Pertina Taput sudah mengukir prestasi masuk ke SEA Games serta meraih perak. Kami akan tetap melakukan regenerasi, karena Saroha sudah masuk aset nasional,” katanya.

Dengan keberhasilan Saroha, Jodi berharap pembinaan atlet berprestasi semakin digiatkan Pemkab Taput.

“Kita berharap pembinaan atlet di Taput semakin meningkat sehingga ke depan akan muncul generasi penerus Saroha berikutnya,” katanya.

*Atlet Sumut Bertabur Prestasi

Tak hanya Saroha Tua Lumbantobing, ada banyak atlet asal Sumatera Utara yang mengukir prestasi di SEA Games ke-29 Kuala Lumpur, Malaysia.

Dan, atas prestasi ini, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengaku bangga atas prestasi gemilang yang telah ditorehkan atlet Sumut.

Kata Gubsu, prestasi yang membanggakan itu tentu turut membawa nama harum provinsi di kancah nasional, bahkan internasional. Maka, sebagai ucapan kebanggaannya, Pemprovsu berjanji akan memberikan reward.

“Tentu pemerintah provinsi usai SEA Games nanti akan mengundang para atlet tersebut, dan akan memberikan bonus bagi mereka seperti pda PON 2016 lalu,” janji Gubsu, Jumat (25/8).

Erry Nuradi juga menilai, dengan banyaknya kontribusi atlet Sumut bagi Indonesia di even internasional, menandakan bahwa daerah ini masih patut diperhitungkan sebagai salah satu gudangnya atlet nasional. Ia pun optimis, prestasi ini dapat terus ditingkatkan menuju even yang lebih tinggi seperti Asian Games 2018 yang berlangsung di Indonesia.

“Kita ketahui atlet Sumut telah mampu persembahkan medali emas bagi Indonesia di ajang Sea Games. Tentu ini menjadi kebanggaan kita semua. Saya juga ucapkan selamat kepada atlet Sumut yang telah memberikan kontribusi medali emas, perak, maupun perunggu bagi kontingen Indonesia di SEA Games,” ujar Erry.

Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis mengatakan, atlet Sumut telah berkontribusi medali sebanyak 4 emas, 4 perak, 4 perunggu.

Empat emas itu, di antaranya Lindswell Kwok dan Juwita Niza Wasni (Wushu), Srunita Sari dan Iwan Sirait (karate). Medali perak, Saroha Tua Lumbantobing (tinju), Silvester Gober Manik (polo air), Abdul Hafiz (atletik), dan Hardy Rahmadian (bowling). Serta empat perunggu, Desinta Banurea dan Jintar Simajuntak (karate) dan Hardy Rahmadian (bowling).


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI




Laporan: Tim
Sumber: newtapanuli.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.