Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Wanita Selingkuhan Suami Disiksa dan Ditelanjangi Istri di Depan Umum

WARTAGAS.COM - Seorang terduga “wanita idaman lain” dari seorang suami ditelanjangi dan dipukuli di jalan yang ramai oleh istri dari pria yang dituduhnya berselingkuh dengan wanita tersebut.

Wanita Selingkuhan Suami Disiksa dan Ditelanjangi Istri di Depan Umum
Seorang terduga wanita idaman lain (selingkuhan) dari seorang suami di China, disiksa dan ditelanjangi di depan umum. - Foto: Kompas/Asia Wire/Mirror

Peristiwa itu terjadi di China, sebagaimana dilaporkan Daily Mirror, Selasa (29/8/2017). Rekaman CCTV menunjukkan, terduga dianiaya oleh istri yang sedang marah besar.

Sang istri menjambak rambut wanita itu, melucuti celana dalam dan stoking-nya, dan ditendang berulangkali sampai WIL suaminya jatuh terduduk di trotoar jalan.

Orang-orang berkerumun di sekitar mereka dengan salah satu saksi mata menyataka telah merekam peristiwa itu.

Namun, tidak seorang pun dari kerumunan penonton itu yang mau membantu melerai kedua perempuan tersebut. Mungkin orang-orang menilai itu sebagai urusan privat mereka.

Salah satu rekan dari sang istri ikut membantu menjambak rambut korban dan menendangi punggungnya yang juga disaksikan massa.

Belakangan seorang wanita paruh baya mendekati dan berusaha mencegahnya, tapi dia dihalangi oleh seorang pria yang mendorongnya agar menjauh.

Ketika rekan dari sang istri terus memegang rambut korban, istri berdiri di atas tubuh wanita itu, mengejek dan meneriakinya sementara merumunan warga hanya tertegun.

Klip viedo tentang peristiwa berakhir namun, pemukulan terhadap korban tetap berlanjut. Belum ada laporan tentang kehadiran polisi saat itu.

Pengguna media sosial China marah terhadap peristiwa itu. Para netizen mengatakan bahwa kekasih sang suami telah diperlakukan dengan sangat kejam.

Sang istri, teman-temannya, dan kerabat dekatnya bisa dipenjara jika terbukti bersalah karena penganiayaan telah menyebabkan luka berat bagi korban.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI





Laporan: Tim
Sumber: Kompas.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.