Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Betty Purba: Ke Manalah Anak Kita Ini, Masih Kecil-kecil....

WARTAGAS.COM - Suasana pedih dan sedih terasa menyesakkan dada di rumah duka almarhum Ridwan Limbong (34), sopir Grab Bike yang tewas ditikam kawanan perampok. Istri almarhum, Betty Wani Purba (33), tampak terus menangis mengusap-usap kepala jenazah suaminya yang terbujur kaku. Kesedihan kian menyesakkan karena dua anak mereka yang masih balita selalu menemani ibunya, juga menangis.

Betty Purba dan anaknya menangis di samping jenazah Ridwan.
Betty Purba dan anaknya menangis di samping jenazah Ridwan.

Di rumah duka Jalan Palem IX, Lingkungan X, Kelurahan Helvetia Barat, Kecamatan Helvetia, Medan, para pelayat datang silih berganti. Sesekali Betty menangiskan anak mereka yang masih kecil-kecil. "Ke manalah anak kita ini masih kecil-kecil," tangis Betty sembari memeluk dua bayinya, Bintang Limbong (4) dan Tania Limbong (3).

Saat dikunjungi beberapa wartawan, Betty berusaha tegar dan sesekali mengusap air matanya. Ia memeluk erat anak keduanya Tania Limbong, yang masih berusia tiga tahun. "Kami punya dua anak. Satu lagi anak kami yang paling besar namanya Bintang Limbong. Umurnya masih empat tahun," kata tersedu-sedu.

Betti masih memampukan diri bercerita. Ia dan suaminya belum lama tinggal di Medan. Selama ini, Betti dan suaminya merantau di Kota Batam. "Dari bulan Mei kemarin kami di Medan. Setelah sampai di Medan, barulah Abang menjadi sopir Grab," katanya.

Betty Purba menuturkan, mereka kembali ke Medan pada Mei 2017 setelah karena kurang berhasil di Batam, Kepulauan Riau. Ridwan tertarik menjadi pengemudi ojek online. "Sekitar bulan Juli dibelikanlah sama Namboru (ibu Ridwan) kereta itu," kata Bety.

Ridwan kemudian mendaftar menjadi mitra ojek online Grab dan diterima. Lalu mulailah ia menjadi pengemudi ojek. Naas tak dapat ditolak. Ridwan justru tewas karena dirampok saat mengantarkan seorang perempuan pada Sabtu (23/9/17) di Jalan Juanda. Ia tewas ditikam perampok karena berusaha mempertahankan motornya.

Betty mengatakan firasat kepergian suami tercinta sudah ia rasakan sejak pertengahan pekan lalu. Saat itu, Kamis (21/9/17) ia diantarkan oleh sang suami berkunjung ke tempat orang tuanya di Tebingtinggi. Keesokan harinya, Ridwan pulang ke Medan untuk bekerja seperti biasa sebagai penarik ojek online.

"Waktu itu dia pakai baju dan celana warna hitam-hitam. Saya dalam hati seperti sedih kok kayak berduka. Tapi saya nggak tanya," kata Betty.

Malam sebelum kejadian, Betty mengaku masih sempat berkomunikasi dengan suaminya lewat aplikasi Whatssapp. Seperti biasa, komunikasi mereka selalu diwarnai perbincangan yang membuat mereka tertawa. "Jam 11 an kami masih WA-an masih ketawa-ketawa. Sampai jam 02.00 WIB dini hari saya masih menanyakan keberadaannya dan dia bilang menginap ditempat teman," ujarnya.

Ternyata itulah komunikasi terakhir bagi mereka. Betty mendapat kabar duka pada pagi dari pihak kepolisian tentang perampokan yang dialami suaminya. Kini, Ridwan telah pergi. Betty kini seorang diri membesarkan dua buah hati mereka yang masih sangat kecil tersebut.

Sementara itu, bibi korban, Desima Simanjuntak, mengaku curiga dengan penumpang yang dibawa Ridwan. "Kami sebetulnya curiga dengan perempuan penumpangnya itu. Mestinya kalau dia penumpang baik-baik, dia mestinya menolong atau minimal berteriak minta tolong bukannya langsung kabur naik becak," ujar Desima Simanjuntak (68).

Desima meminta polisi mengusut tuntas kasus ini. Namun, keluarga tidak mengetahui persis identitas sang perempuan yang menjadi penumpang Ridwan tersebut. "HP dia (Ridwan) hilang. Tapi Grab pasti punya data pengordernya," timpal Desima.

Desima adalah kakak kandung ibu korban. Ia mengatakan, Ridwan adalah sosok yang baik serta pekerja keras. Selama ini, Ridwan beberapa kali merantau demi menghidupi istri dan dua putra-putrinya. "Dulu dia merantau ke Malaysia, terus ke Batam kerja proyek-proyek lalu balik dan ngojek dan inilah akhirnya," kisahnya.

Jenazah Ridwan rencananya akan dimakamkan setelah melalui prosesi ibadah pada Minggu (24/9/17).  (SopoLapo/WG)

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI

loading...

No comments

Powered by Blogger.