Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Mengintip Sosok Dewi, Hakim yang Kena OTT KPK karena Dagang Perkara

WARTAGAS.COM - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Dewi Suryana tertangkap dalam OTT yang dilakukan KPK. Siapa sebenarnya sosok Dewi yang menerima suap Rp 125 juta?

Mengintip Sosok Dewi, Hakim yang Kena OTT KPK karena Dagang Perkara
Dewi Suryana - Foto: detikcom)

Sebagaimana dikutip dari website PN Bengkulu, Dewi mulai bertugas di PN Bengkulu sejak 2015, tepatnya pada 1 Desember 2015. Karirnya sebagai hakim pun terbilang cukup panjang. Dewi sudah menjadi hakim sejak tahun 2005 lalu.

Latar belakang Dewi adalah sarjana hukum dari Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat. Dia mulai menjadi hakim sejak 5 September 2005 dengan penempatan di PN Ketapang, Kalimatan Barat.


Setelah 3 tahun menjadi hakim di PN Ketapang, Dewi dimutasi ke PN Liwa, Kabupaten Lampung Barat, Lampung. Dewi mulai menjadi hakim sejak 18 November 2008.

Dewi kembali dimutasi pada tahun 2012 dari PN Liwa ke PN Curup, Rejang Lebong, Bengkulu. Di PN Curup, Dewi menjadi hakim selama 3 tahun sebelum akhirnya dipindah ke PN Bengkulu pada tahun 2015.

Namun Dewi harus merelakan karirnya sebagai hakim. Sebab pada Kamis (7/9) kemarin, KPK menangkapnya karena menerima suap sebesar Rp 125 juta agar menjatuhkan vonis ringan.

Perkara yang 'dijualnya' adalah kasus korupsi mantan pejabat teknis (PPTK) Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset (DPPKA) Kota Bengkulu Wilson pada 2013. Wilson dituntut pidana penjara 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan.

Kini Dewi Suryana meringkuk di tahahan dan disangkakan Pasal 12 UU Tipikor. (detikcom)


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI


loading...

No comments

Powered by Blogger.