Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Tipu Laki-laki, Wanita ini Nikahi Delapan Pria Lalu Kabur dengan Mas Kawin

WARTAGAS.COM - Polisi di Thailand saat ini sedang memburu seorang perempuan bernama Jariyaporn 'Nammon' Buayai, 32 tahun, karena dia menikahi delapan pria dalam dua tahun kemudian kabur setelah membawa mas kawin dari keluarga mereka.

Tipu Laki-laki, Wanita ini Nikahi Delapan Pria Lalu Kabur dengan Mas Kawin
Jariyaporn Nammon Buayai. - Foto: Merdeka/Facebook

Sejak beberapa waktu lalu media sosial menyebut wanita itu penipu namun aparat keamanan baru mengetahuinya beberapa hari lalu setelah seorang korbannya melapor ke polisi, seperti dilansir laman Oddity Central pekan Rabu lalu.

Prasarn Tiamyam, pria 32 tahun, mengaku baru-baru ini melihat di Facebook ada yang memperingatkan agar kaum laki-laki menjauhi Nammon. Dia lalu mengenali wajah wanita itu sebagai orang yang dia nikahi dua tahun lalu setelah mengaku hamil.

Dia kemudian menghilang beberapa hari setelah pernikahan dengan membawa kabur uang mas kawin senilai Rp 78 juta dan tak pernah kembali.

Tipu Laki-laki, Wanita ini Nikahi Delapan Pria Lalu Kabur dengan Mas Kawin
Jariyaporn Nammon Buayai. - Foto: Merdeka/Facebook

Prasarn yang kini sudah menikah mengatakan mantan istrinya itu bertemu dengannya di Facebook pada Februari 2015. Sembilan bulan menjalin hubungan dia lalu mengaku hamil dan minta dinikahi. Prasarn lalu setuju dan mereka menggelar resepsi di kawasan wisata Provinsi Prachuap Khiri Khan. Empat hari kemudian istrinya bilang dia harus membantu keluarganya dalam urusan bisnis lalu pergi.

Setelah kisah Prasarn muncul di media, delapan pria lalu mengaku telah ditipu Nammon lewat mas kawin mereka.

Sebuah tulisan di Facebook pada akhir bulan lalu mengatakan Nammon bisa menikahi lima pria dalam satu pekan.

Polisi yang mengusut kasus ini sudah mendatangi rumah orangtua Nammon di Provinsi Nong Khai, tapi orangtua wanita itu juga sudah menghilang.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI




Laporan: Tim
Sumber: Merdeka.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.