Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Ephorus HKBP Ingatkan Para Pendeta Sebagai Wakil Kristus di Dunia

WARTAGAS.COM - Ketua Rapat Pendeta (KRP) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pdt Dr Darwin Lumbantobing membuka rapat pendeta yang dihadiri 1.742 peserta para partohonan yang berasal dari distrik, resort seluruh Indonesia, melayani di luar negeri, departemen kantor pusat dan lembaga HKBP di Auditorium HKBP, Seminarium Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (17/10).

Ephorus HKBP Ingatkan Para Pendeta Sebagai Wakil Kristus di Dunia
Ketua Rapat Pendeta HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing mengetuk palu sidang pertanda dibukanya secara resmi rapat pendeta HKBP, Selasa (17/10) di Auditorium HKBP Seminarium Sipoholon. - Foto: hariansib.co

Pembukaan ditandai dengan mengetukkan palu sidang sebanyak tiga (3) kali setelah diserahkan peserta diwakili Pdt Darna Lumbantobing MMin.

"Marilah kita upayakan rapat pendeta Huria Kristen Batak Protestan ini sebagai persembahan yang harum bagi Tuhan dengan melaksanakan rapat pendeta ini berdasarkan firman Tuhan, didalam kasih persaudaraan. Biarlah segala ucapan, perbuatan dan seluruh keputusan, sesuai kehendak Tuhan Yesus yang adalah Raja Gereja," ucapnya.

Pembukaan diawali ibadah dengan pengkhotbah Pdt Dr Sukamto Limbong, liturgis Pdt Saor Hutagaol STh, Pdt Luspida Simanjuntak STh dan doa syafaat Pdt Rostetty Lumbantobing.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Taput Drs Nikson Nababan MSi Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus Wakil Bupati Samosir Abad Sinaga, Kapolres Taput AKBP Jonius Taripar Hutabarat MSi, Kajari Taput Hotma Tambunan SH MH, Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing, Sekjen Pdt David Farel Sibuea MTh DMin, Kadep Koinonia Pdt Martongo Sitinjak, Kadep Marturia Pdt Anna Vera Pangaribuan, Kadep Diakonia Pdt Debora P Sinaga.

Bupati Taput Nikson Nababan dalam sambutannya mengungkapkan bahwa saat ini masih banyak bangunan Gedung HKBP di desa-desa di Kabupaten Tapanuli Utara yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Hal itu diketahui dari kunjungan kerjanya ke desa-desa akhir-akhir ini ditemui di Lubu Sihim, Kecamatan Simangumban dan Kecamatan Garoga.

"Untuk membantu gereja-gereja tersebut kami buat penggalangan dana secara gotong royong. Mudah-mudahan Desember nanti bangunan gerejanya sudah lumayan bagus oleh hasil gotong royong tadi," ujarnya.

Dalam kaitan itu ia berharap gotong royong diberlakukan untuk membangun atau memperbaiki gedung gereja. "Kalau bisa kita berdayakan gotong royong. Gereja-gereja besar atau yang sudah bagus di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan dan lainnya dapat menyumbang untuk perbaikan gereja-gereja di desa-desa sebagaimana di Taput," ucapnya.

Pada kesempatan itu juga dipaparkan bahwa pada 28 Oktober mendatang Bandara Silangit akan diresmikan Presiden Joko Widodo menjadi Bandara Internasional dengan penerbangan perdana Singapura-Silangit.

"Pemerintah memberikan perhatian besar terutama melalui sektor pariwisata untuk memajukan daerah dan menyejahterakan masyakatnya. Kami harapkan gereja juga ikut berpartisipasi," ujarnya.

Ia meminta agar para pendeta HKBP dapat memberikan sumbangsih menggali potesi budaya untuk dijadikan sebagai produk-produk pariwisata yang akan dijual kepada wisatawan dalam negeri dan mancanegara.

Sementara, Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing mengatakan rapat pendeta kali ini mempunyai banyak tugas terkhusus mengupas terkait tohonan (tahbisan).

Ia menekankan para pendeta harus hurus lebih banyak menggumuli terkait "poda" karena pendeta adalah wakil Kristus di dunia ini.

"Pendeta adalah singkat ni Kristus, partonaan ni Kristus dan namangkangkam ulaon ni Kristus (mencerminkan pekerjaan Jesus Kristus)," ujarnya.

Sekaitan dengan itu Ephorus mengharapkan pendeta melakukan pekerjaan yang sesuai dengan tohonan (tahbisan).

"Pendeta akan berhenti jika tidak melaksanakan tohonan dan melakukan yang menyimpang dari tohonan," tegasnya.

Rapat pendeta akan berlangsung hingga Jumat 20 Oktober 2017. Hari ini Selasa (18/10) dengan agenda ceramah yang menghadirkan pembicara Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw.

Usai acara ibadah pembukaan, upacara nasional, dan laporan serta kata-kata sambutan, acara Rapat Pendeta 2017 ini dilanjutkan dengan Sidang I yang dipimpin oleh Ketua Rapat Pendeta HKBP Ompui Ephorus Pdt. Dr Darwin Lumbantobing dengan agenda pengesahan jadwal rapat, pengesahan tata tertib (Tatib), pengesahaan notulen rapat pendeta 2013, penetapan notulis, ketua dan sekretaris kelompok, panitia tona, serta memperkenalkan para pendeta yang ditahbiskan setelah Oktober 2013 - 2017.

Saat perkenalan para pendeta yang ditahbiskan setelah Oktober 2013 ini, awalnya mereka diminta untuk berdiri di tempat masing-masing. Namun sejumlah peserta rapat mengusulkan agar mereka diperkenalkan dan dipanggil satu per satu berbaris ke depan ketua dan peserta rapat yang dibacakan oleh Kepala Departemen Koinonia Pdt. Martongo Sitinjak. Perkenalan ini disepakati sebagai bentuk ucapan selamat atas penahbisan menjadi pendeta dan sekaligus sebagai peserta Rapat Pendeta HKBP 2017.

Setelah itu, acara kemudian dilanjutkan Sidang II dengan agenda Laporan Ketua Rapat Pendeta oleh Pdt. Darwin Lumbantobing, dilanjutkan dengan Laporan Pengelolaan Tumpak Liat Pandita (TLP) periode 2013-2017 oleh Sekretaris KRP Pdt. Chrisvandoli R Harahap, dan penyampaian Informasi Dana Pensiun.

Acara Rapat Pendeta HKBP 2017 untuk hari kedua ini selanjutnya diakhiri dengan Sidang III oleh Komisi Teologi dengan agenda pembahasan pembentukan Sub Komisi Ruhut Paminsangion Parmahanion (RPP), Sub Komisi Konfessi, dan Sub Komisi Liturgi dan ditutup dengan ibadah malam.


Dijaga Ketat

Rapat Pendeta tersebut mendapat penjagaan ketat dari personel Polres Tapanuli Utara, Selasa (17/10). Setiap harinya 30 personel Polres Taput dikerahkan menjaga rapat.

Titik pengamanan dilakukan di Simpang Seminarium, Simpang Desa Lobu Sikkam, Simpang Sibuntuon dan penginapan pendeta di kawasan Seminarium.

Kapolres Taput AKBP Jonius Taripar Hutabarat meminta seluruh personel supaya jangan main-main melakukan penjagaan.

"Saya minta kepada personel yang bertugas terus stand by memantau setiap titik, khususnya areal perparkiran harus dipantau terus," tegasnya.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI




Laporan: Tim
Sumber: Hariansib.co
loading...

No comments

Powered by Blogger.