Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Marah Disebut 'Sidua Jambar', Oknum PNS Tantang Mertua Lepas Celana Dalam

WARTAGAS.COM - Oknum PNS di Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), ini dipolisikan ibu mertuanya. Pasalnya, ia meminta ibu mertuanya membuka celana dalam di depan ayah mertuanya.

Marah Disebut 'Sidua Jambar', Oknum PNS Tantang Mertua Lepas Celana Dalam
Foto Ilustrasi

Dilansir dari tribratanews, prahara ini disebabkan oknum PNS itu, Boy -bukan nama sebenarnya- (37), tak terima dibilang banci oleh ibu mertuanya, Dame -bukan nama sebenarnya- (51).

Boy tersinggung, ia menyatakan diri sebagai lelaki tulen karena telah berhasil menghamili istrinya.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa sore (24/10/2017) di rumah Boy, Simpang Panei, Nagori Pamatang Panei, Kecamatan Panombeian Panei, Simalungun.

Merasa terhina oleh permintaan menantunya, Dame pun melaporkan Boy ke Polsek Panei Polres Simalungun.

Kejadian berawal saat Dame dan suaminya, marga Sinaga (52), berkunjung ke rumah Boy. Kedatangannya untuk menjenguk putrinya, M Br S (34). Begitu tiba, Dame dan suaminya melihat menantunya sedang bertengkar dengan putrinya itu.

Di tengah situasi yang panas itu, Dame kemudian menanyakan maksud menantunya yang beberapa waktu lalu melarang dirinya untuk melihat putrinya sendiri saat dirawat di rumah sakit kalau tak membawa uang.

Pertanyaan itu membuat Boy makin emosi, sehingga terjadi pertengkaran mulut antara menantu dan ibu mertua.
Emosi dengan ucapan ulah menantunya, Dame dalam pertengkaran itu kemudian menyebut menantunya sebagai “Si Dua Jambar” yang berarti “banci”. Boy pun langsung naik pitam saat disebut ibu mertuanya dengan sebutan banci.

Boy pun tak bisa menahan emosinya. Ia mengatakan, telah berhasil menghamili istrinya atau putri Dame. Saat ini usia kehamilannya mencapai usia 6 bulan.

“Borumu (anak perempuanmu) bunting kubikin, kenapa inang (ibu) bilang aku Si Dua Jambar? Bukalah celana dalammu biar ku….. kau di sini di depan suamimu,” ujar Boy di depan ayah mertuanya.

Kapolsek Panei AKP Peris Gultom membenarkan laporan Dame.

“Kalau laporannya sudah kita terima, nanti dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah saksi. Jadi laporannya masih diproses,” terangnya.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Laporan: Tim
Sumber: Tribunnews
loading...

No comments

Powered by Blogger.