Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Heboh Pasien RSU Tarutung Meninggal di Ambulans, Pemicunya Bikin Miris dan Geram

WARTAGAS.COM - Kasus kematian Evlyn Br Sitanggang menjadi viral di media sosial setelah diposting Gunawan Sagala di media sosial.

Heboh Pasien RSU Tarutung Meninggal di Ambulans, Pemicunya Bikin Miris dan Geram
Ambulans maut yang alami kempes ban hingga pasien yang dibawanya meninggal sebelum sampai di RSUP Adam Malik - Foto: Facebook

Mendiang Evlyn Br Sitangang, korban lakalantas yang sempat dirawat di RSUD Tarutung, meninggal dalam perjalanan ke RSUP Adam Malik Medan, akibat keteledoran pihak berwenang.

Ceritanya ambulans yang membawa korban mengalami kempes ban di Tebingtinggi dan celakanya tak ada ban serap.

Akhirnya keluarga yang mendampingi mendiang mengeluarkan uang untuk membeli ban serap ambulans.

Dah sebelumnya sampai di RSUP Adam Malik, Evlyn Br Sitangang sudah menghembuskan nafas terakhir.

Dari komentar netizen, terungkap beberapa fakta mengejutkan.

Heboh Pasien RSU Tarutung Meninggal di Ambulans, Pemicunya Bikin Miris dan Geram
AMBULANS MAUT1 (facebook)

Ternyata ambulans yang digunakan bukan milik RSUD Tarutung, tapi milik Dinkes Tapanuli Utara.

Setelah hingga peralatan di ambulans ini tidak selengkap ambulans rumah sakit.

Heboh Pasien RSU Tarutung Meninggal di Ambulans, Pemicunya Bikin Miris dan Geram
AMBULANS MAUT1 (facebook)

''Terkait hal ini, pak Dir RSU Tarutung, Dr Ganda Nainggolan, juga sudah mengklarifikasi via telpon, bahwa betul pada saat itu mobil ambulance RSU tidak ada yang ready karena semua unitvke lapangan, sehingga mobil Dunkes itu diusahakan sebagai alternatif,'' tulis Jejetobing Sumuntul.

Selain itu terungkap juga Gunawan Sagala adalah tim satu calon kandidat Bupati Taput, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat.

Berikut postingan lengkap Gunawan:

Heboh Pasien RSU Tarutung Meninggal di Ambulans, Pemicunya Bikin Miris dan Geram
Postingan kasus ambulans maut di facebook (facebook)


Toho do Hamatean Perhitean tumopot Tuhanna... jala ido sihaporseaon ni akka naporsea di Tuhan i...

Turut berdukacita atas meninggalnya Mak Evlyn br. Sitangang istri dari Bernando Simamora (Pak Evlyn) korban Lakalantas tadi pagi di desa Pagar Batu Sipoholon... semoga keluarga diterima disisiNya...

Alai Saya pribadi akan mengkritik RSUD Tarutung yang tidak pernah memberikan Pelayanan terbaik... dasarnya:
1. Ambulans yg membawa Ito Mak Evlyn (korban) mengalami kempes ban di Tebing Tinggi... dan anehnya Ambulans itu tdak membawa Ban Serap... dan memakan waktu perbaikan ban 2 jam lebih sblm sampai di Rumah sakit adam malik...

2. Yang lebih parahnya adalah Untuk membeli Ban serap supir ambulans meminta kepada Suami Korban untuk membeli Ban yang baru... (Sangat Miris)....

3. Mari qta pkirkan... dengan waktu yg terbuang sekian jam dan pertolongan yang terlambat, apa yg akan terjadi ?? Tiba dirmah sakit adam malik medan, korban sudah menghembuskan nafas yg terakhir...

Betul Kematian sudah diatur oleh Tuhan... tetapi paling tidak ada usaha yg maksimal dari rumah sakit....

Semoga Kritikan ini jadi cambuk bagi RSUD tarutung utk lebih baik lagi... ikkon jahaon ni Direktur Rumah Sakit Tarutung do on postingan on....

Mak evlyn br. Sitanggang meninggalkan 4 orang anak yg masih kecil dan 1 org msih opname di rmah sakit tarutung akibat laka lantas tersebut...

Semoga pihak Polres Taput juga serius mengusut kasus laka lantas ini....

Selamat Jalan buat Ito Mak Evlyn Br. Sitangang.. margogo ma keluarga sude manaon sitaonon nadokdok on... Debata ma namngapuli roha nang pikkiran muna...



LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Laporan: tim
Sumber: Tribun Medan
loading...

No comments

Powered by Blogger.