Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Pesta HUT ke 110 Tahun HKBP Pematangsiantar! “Tumbuh Menjadi Berkat Bagi Masyarakat”

WARTAGAS.COM - Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke 110 HKBP Pematangsiantar yang digabungkan dengan peringatan 500 tahun reformasi Martin Luther serta acara puncak tahun pendidikan dan pemberdayaan HKBP berjalan penuh meriah dan kebahagiaan.

Pesta HUT ke 110 Tahun HKBP Pematangsiantar! “Tumbuh Menjadi Berkat Bagi Masyarakat”
Foto: Panitia memotong kue HUT Ke 110 HKBP Pematangsiantar - Foto: Metrosiantar.com

Dengan tema ‘Mangolu dibagasan habisuhon dohot haporseaon’ (hiduplah bijaksana dan beriman) dan sesuai dengan sum tema, jemaat diharapkan semakin rajin mendengar firman Allah untuk mendidik kedewasaan rohani serta menjadi saksi hidup kemurahan Tuhan.

Acara ini dilaksanakan di halaman geraja HKBP Pematangsiantar Ressort Pematangsiantar, Jalan Gereja, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Minggu (12/11). Diawali ibadah yang diikuti dua ribuan jemaat dewasa dan sekitar 400 anak-anak sekolah minggu dari 23 sektor. Sesi demi sesi ibadah yang sudah disusun sebelumnya berjalan penuh sukacita. Lagu puji-pujian, dinyanyikan ribuan jemaat diiringi paduan musik modern dan tradisional.

Pdt Tenden Simanjuntak STh menyampaikan kotbah dari nata Injil Matius 25 ayat 1-13. Mengingatkan jemaat agar berjaga-jaga dalam menanti kedatangan Kristus. Yesus Kristus pasti datang yang kedua kalinya untuk menghakimi manusia yang hidup dan mati.

“Tentu tidak ada yang tahu kapan waktunya Dia datang karena Yesus juga di masa hidupnya mengatakan bahwa siapapun tidak ada yang tahu kapan datangnya penghakiman,” jelasnya.

Pdt Tenden mengajak jemaat agar di dalam pesta HUT ke 110 HKBP Pematangsiantar semakin tumbuh secara rohani, tindakan berkenaan di mata Tuhan. Karena hal itu sebagai syarat dalam mendapatkan kehidupan kekal. Tidak cukup rajin mengikuti kegiatan gereja, tetapi harus memiliki buah karakter Yesus.

“Jangan sampai ada di antara kita yang tidak menantikan harapan kehidupan dari Kristus. Kita harus mencontoh 5 perempuan bijaksana yang diumpamakan Tuhan dalam Alkitab. Kelima perempuan itu terus menantikan Kristus dalam berbagai situasi dan waktu. Jangan sampai penantian itu sia-sia di tengah perjalanan karena ketidaksiapan perlengkapan rohani,”ucapnya.

Usai acara ibadah, Ketua Panitia Solo Lubis dalam laporannya menerangkan, acara tersebut merupakan perayaan dari tiga kegiatan sekaligus yaitu pesta perayaan HUT ke 110 HKBP Pematangsiantar, memperingati 500 tahun reformasi Martin Luther serta puncak tahun pendidikan dan pemberdayaan. Dan sebelum puncak kegiatan ini digelar, berbagai rangkaian program sudah lakukan dengan melibatkan pihak Polres Pematangsiantar dan tenaga medis dari Rumah Sakit Efarina.

“Kita melaksankan sosialisasi tentang bahaya narkoba. Ada pengobatan gratis kolesterol, asam urat dan pemeriksaan gula darah. Hari ini, selaku panitia saya menyampaikan banyak terimakasih untuk kedatangan semua jemaat dalam mengikuti acara ini. Kepada semua yang sudah mendukung tidak lupa juga kami sampaikan banyak terimakasih. Kami bersyukur atas kebersamaan hati kita semua sehingga acara ini berjalan dengan baik. Semoga ini menjadi kemuliaan bagi Tuhan. Jika ada kekurangan dalam menyajikan kegiatan ini kami meminta maaf,” ucapnya.

Mewakili jemaat memberikan kata sambutan TH Damanik, mengatakan lewat acara ini kebersamaan jemaat telah terbukti. Tentunya itu layak untuk disyukuri. Ia meminta, di tengah pertumbuhan jemaat HKBP Pematangsiantar, seluruh pengurus gereja dan jemaat semakin meningkatkan rasa kepedulian terhadap masyarakat luas terkhusus mengenai masa depan generasi muda. Sebab, sekarang ini kenakalan di kalangan remaja cukup meningkat.

“Di gereja ini banyak perubahan yang kita alami, baik dari kegiatan ibadah dan program kerja lainnya. Ini menuntun kita untuk lebih bersama-sama membangun gereja ini dan juga masyarakat luas” katanya.


Pdt Dominggo Tambunan STh selaku pendeta Ressort HKBP Pematangsiantar, mengutarakan bahwa pesta olop-olop bertujuan menguatkan kebersamaan yang sudah ada dan sekaligus bukti kehidupan jemaat yang memiliki kebersamaan.

Berdasarkan pesta ini, Pdt Dominggo Tambunan berharap pembangunan fisik gereja dapat diprogramkan dan direalisasikan. Pembangunan yang dimaksud adalah, perbaikan jendela, pintu dan lainnya. Tidak kalah penting adalah pemasangan alat pendingin ruangan. “Jika beribadah di dalam suasana hawa yang agak panas dapat disejukkan dengan adanya AC,” terangnya.

Dilaksanakan peniupan lilin ulang tahun dan acara hiburan diisi lelang. Penyerahan hadiah undian seperti kipas angin, televisi dan tidak kalah menarik adalah persembahan tor-tor dari sekolah minggu dan para remaja.***


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI




Laporan: tim
Sumber: Metrosiantar.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.