Header Ads

Batak Network - Semua Tentang Batak

Survei SMRC: Di Jabar, Elektabilitas Jokowi Kini Lebih Tinggi Dibanding Prabowo

WARTAGAS.COM - Tingkat dukungan publik terhadap Presiden Joko Widodo di wilayah Jawa Barat meningkat. Di Jabar, elektabilitas Jokowi lebih tinggi dibanding Prabowo Subianto.

Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017). - Foto: Kompas.com

Melansir dari Kompas.com, bahwa hal itu diketahui berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC).

"Pasca-Pemilihan Presiden 2014, kecenderungan dukungan untuk Jokowi terus menguat, baik dalam simulasi pertanyaan spontan maupun head to head dengan Prabowo," ujar Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan di kantor SMRC, Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Secara top of mind, jika pilpres digelar saat ini, responden di Jabar paling banyak menyebut nama Jokowi dengan 25,7 persen.

Adapun Prabowo Subianto mendapat 22,0 persen, Susilo Bambang Yudhoyono 1,3 persen, dan nama lainnya masih di bawah 1 persen.

Sementara 45,5 persen responden tidak menyebutkan calon presiden yang akan dipilih.

"Jokowi mendapatkan dukungan terbanyak, bersaing ketat dengan Prabowo dan nama-nama lain di bawah 2 persen," kata Djayadi.

Dengan simulasi dua nama, jika pilpres digelar hari ini, Jokowi mengungguli Prabowo.

Sebanyak 48,8 persen responden memilih Jokowi dan 43,5 persen memilih Prabowo. Sisanya 7,7 menjawab tidak tahu.

"Dukungan terhadap Jokowi mengalami peningkatan sekitar 7,5 persen, sedangkan Prabowo turun 8,5 persen dibandingkan dengan hasil survei pada Mei 2017 lalu," kata Djayadi.

Djayadi menambahkan, survei-survei sebelum Pilpres 2014 menunjukkan dukungan terhadap Prabowo tinggi di Jabar. Hasilnya, suara Prabowo-Hatta Rajasa menang di bumi Pasundan tersebut.

Hasil rekapitulasi suara Pilpres 2014 tingkat provinsi Jabar, pasangan Prabowo-Hatta unggul dengan perolehan suara 14.167.381 atau 59,78 persen.

Sementara itu, pasangan Jokowi-JK mendapat suara 9.530.315 atau 40,22 persen.

Djayadi mengatakan, apabila tren penguatan dukungan Jokowi terus berlanjut, peluang Jokowi unggul dalam Pilpres 2019 di Jabar semakin besar.

Ia memaparkan, dukungan Jokowi dan Prabowo terpolarisasi. Jokowi unggul di kalangan pemilih Partai Nasdem, PKB, PDI Perjuangan, dan Golkar.

Sementara Prabowo unggul di kalangan pemilih Partai Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, PPP, dan Hanura.

"Jokowi sementara ini juga unggul di kalangan yang belum menentukan pilihan partai," katanya.

Berikut hasil top of mind pilihan calon presiden di Jabar:

1. Joko Widodo 25,7 persen
2. Prabowo Subianto 22,0 persen
3. Susilo Bambang Yudhoyono 1,3 persen
4. Ridwan Kamil 0,7 persen
5. Harry Tanoesoedibjo 0,6 persen
6. Agus Harimurti Yudhoyono 0,6 persen
7. Megawati Soekarnoputri 0,6 persen
8. Rizieq Shihab 0,5 persen
9. Gatot Nurmantyo 0,4 persen
10. Ahmad Heryawan 0,4 persen
11. Tri Rismaharini 0,2
12. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 0,2 persen
13. Anies Baswedan 0,2 persen
14. Wiranto 0,1 persen
15. Susi Pudjiastuti 0,1 persen
16. Surya Paloh 0,1 persen
17. Rhoma Irama 0,1 persen
18. Mahfud MD 0,1 persen
19. M Yusril Ihza Mahendra 0,1 persen
20. Hutomo Mandala Putra 0,1 persen
21. Hidayat Nurwahid 0,1 persen
22. Cellica Nurrachadiana 0,1 persen
23. Tidak tahu/tidak jawab 45,5 persen.

Survei dilakukan pada 27 September sampai 3 Oktober 2017 dengan responden 820 orang di Jabar.

Metode yang digunakan multi-stage random sampling dan margin of errorr 3,5 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Laporan: Tim
Sumber: Kompas.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.