Header Ads

Djarot-Sihar Bertekad Menurunkan Penganguran di Sumut

WARTAGAS.COM - Calon gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat bersama wakilnya Sihar Sitorus menyambangi pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama untuk bersilaturahmi di kantor Nahdlatul Ulama (NU) Sumut di Jalan Sei Batanghari Medan, Kamis (15/2/2018)

Djarot-Sihar Bertekad Menurunkan Penganguran di Sumut
Djarot dan Sihar sedang bersilaturahmi dengan Pengurus NU Sumatera Utara Jalan Sei Batanghari Medan - Foto: Tribun Medan

Djarot-Sihar disambut Wakil Ketua PW NU Sumut yang juga Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Sekretaris PW NU Sumut HM Hatta Siregar, puluhan pengurus lainnya. Djarot-Sihar berdiskusi panjang dengan kader dan pengurus NU Sumut mengenai kondisi dan perkembangan Provinsi Sumut.

Sebagai warga yang lahir di Jawa Timur, Djarot Saiful Hidayat mengaku sudah sangat familiar dengan NU, apalagi provinsi itu merupakan basis salah satu ormas terbesar di Indonesia tersebut.

"Kalau Jawa timur, biasa Ahlussunah Waljamaah. Jawa Timur itu mayoritas NU," katanya.

Kepada kader dan pengurus NU Sumut, Djarot memaparkan misinya untuk menurunkan tingkat pengangguran di Sumut yang kini mencapai 10,5 persen menjadi dibawah 7 persen.

Demikian juga dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut yang masih mencapai angka 72 dan ingin ditingkatkan minimal minimal 76.

"Di Jakarta itu sudah 79,5. Kalau mencapai angka 80, sudah kategori negara maju," katanya.

Cagub yang didukung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut yakin mampu mewujudkan misi itu karena Sumut kaya dengan potensi yang dapat dikembangkan.

Wakil Sekretaris PW NU Sumut Ibnu Affan mempertanyakan bentuk kepedulian Djarot-Sihar tersebut keluarga besar NU, terutama anak-akan nahdliyin yang ingin melanjutkan pendidikan.

Meski warga NU banyak yang memiliki status ekonomi yang baik, tetapi pihaknya tidak membantah jika banyak anak-anak nahdliyin yang tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Menanggapi pertanyaan itu, Djarot menjelaskan bawa pihaknya telah menyiapkan program untuk mendukung peningkatan kualita pendidikan dan kesehatan di Sumut.

Untuk bidang pendidikan, pihaknya akan memberikan "Kartu Sumut Pintar" yang ditujukan bagi pelajar SMA sederajat karena tingkat SD dan SMP menjadi kewenangan kabupaten/kota.

Dengan program Sumut Pintar tersebut, pelajar Sumut yang memiliki prestasi akademik yang bagus juga akan dibantu agar dapat melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi.

"Kalau pintar, bisa melanjutkan kuliah, nanti kita beri beasiswa. Satu bulan dianggarkan Rp1 juta (per orang)," katanya.

Sedangkan untuk bidang kesehatan, pihaknya memprogramkan "Kartu Sumut Sehat" dengan mengikutkan warga miskin dalam kepesertaan Badan Jaminan Perlindungan Sosial (BPJS) untuk kategori kelas 3.

"Untuk kelas 3 ini, mereka tidak perlu bayar," ujar Djarot.

Usai melakukan dialog, Wakil Ketua PW NU Sumut Ashari Tambunan mengaku adanya suasana kebatinan yang terjalin sangat baik dengan Djarot-Sihar.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Laporan: tim
SUmber: medan tribun
loading...

No comments

Powered by Blogger.