Header Ads

FENOMENA: Bukan Karena Orang Tua Tak Mampu, Ini Alasan Siswi SMU yang Nekat Jadi Simpanan Om-Om

WARTAGAS.COM - Biasanya salah satu yang dijadikan alasan wanita yang nekat merelakan dirinya jadi seorang wanita simpanan om-om adalah karena faktor ekonomi yang menghimpit. Namun sebuah pengakuan dari anak baru gede (ABG) berseragam SMU, yang menjadi wanita simpanan om-om ini sungguh mengejutkan.

FENOMENA: Bukan Karena Orang Tua Tak Mampu, Ini Alasan Siswi SMU yang Nekat Jadi Simpanan Om-Om
Ilustrasi - Foto: mrseru.com

Pasalnya, siswi SMU berinisial CP yang masih duduk di kelas 2 di salah satu sekolah negeri di Kota Cirebon ini, mengaku nekat menjadi wanita simpanan pria yang seumuran dengan bapaknya sejak setahun silam itu karena tuntutan gaya hidup.

Ia mengaku kalau awal perkenalan dengan pria tersebut berawal saat dirinya masuk ke suatu perkumpulan yang beranggotakan lebih dari 30 ABG wanita. Dalam kumpulan ini ternyata saling bertukar informasi pria hidung belang yang mencari ABG untuk dijadikan wanita simpanan.

“Waktu kelas satu, saya masuk perkumpulan itu, isinya anak sekolah semua dari sekolah di Cirebon. Di perkumpulan itu banyak info kalau ada om-om yang cari simpenan, nanti kalau kita minat tinggal hubungi aja untuk ketemuan,” ungkap CP

CP mengaku kalau ia saat ini sudah menjadi wanita simpanan salah satu pejabat daerah. Bahkan hubungan terlarang ini sudah dijalani sejak enam bulan silam, setelah dirinya lepas dari seorang pengusaha rotan.

Dari hal nekatnya ini ia mengaku bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari handphone bermerk, hingga uang jajan yang mencapai Rp 5 juta per bulan. Belum lagi, bila ingin pergi berlibur sudah pasti seluruh akomdasinya ditanggung pria yang saat ini menjalin hubungan gelap dengan dirinya.

“Kita kan cari uang, kalau untuk kebutuhan lebih dari cukup, pokoknya untuk jalan-jalan mah gak pernah kurang,” katanya CP

Yang mengejutkan, CP mengaku nekat menjadi wanita simpanan, bukan lantaran ekonomi. Kedua orang tuanya tidak kekurangan secara ekonomi. Namun ia nekat menjadi wanita simpanan sebagai gaya hidup. Gaya hidup di Kota Cirebon ternyata membutuhkan finansial yang tinggi. Karena itu, untuk memenuhi kebutuahn tersebut CP tidak mungkin minta uang kepada orang tuanya.

“Untuk senang-senang aja, nongkrong kan pakai uang. Kalau kita minta sama orang tua gak bakal dikasih, karena sudah ada jatah sekolah. Jadi cari uangnya sama om-om,” akunya.

Dalam melakukan hubungan terlarang dengan om-om yang menjadi kekasih gelapnya, CP mengaku mengunakan jadwal agar tidak dicurigai oleh orang tuanya. Untuk sehari-hari CP biasa bertemu saat jam sekolah. Selesai itu pun bertemu di salah satu perumahan elit yang sengaja dikontrak untuknya.

Bila pertemuannya dengan si om-om hingga malam, CP memberikan tenggat waktu hanya sampai pukul 20.00 WIB saja, itu pun dengan alasan kerja kelompok kepada orang tuanya.

“Kalau ketemuan janjian di rumah kontrakan, gak mau saya kalau ketemuan di mall atau di tempat umum. Pasti banyak yang lihat. Jadi pinter-pinter kita aja ngatur waktunya,” akunya.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Laporan: tim
Sumber: mrseru.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.