Header Ads

Gempa 7,4 SR Guncang Papua, Gedung dan Bukit Roboh

WARTAGAS.COM - Gempa 7,4 skala Richter (SR) dan sejumlah gempa susulan mengguncang wilayah Papua. Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan termasuk rumah ibadah.

Gempa 7,4 SR Guncang Papua, Gedung dan Bukit Roboh
Warga dan petugas melihat jalan yang tertutup tanah longsor setelah gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter mengguncang Papua pada Senin 26 Februari 2018. - Foto: hariansib.co

"Bangunan masjid di Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, mengalami kerusakan cukup serius," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Papua Welliam R Manderi saat dihubungi lewat telepon, Senin (26/2).

Welliam mengatakan, getaran gempa yang sebelumnya dilaporkan berkekuatan 7,6 SR memang kuat dirasakan di Kabupaten Boven Digoel. Selain masjid, satu pos TNI, gedung SD, kantor distrik dan rumah warga juga dilaporkan rusak.

"Korban jiwa belum ada info. Kondisi medan yang jauh dan jaringan komunikasi yang susah menghambat update info terkini," jelasnya.

Gempa 7,4 SR ini terjadi dini hari tadi pukul 02.44 WIT atau 00.44 WIB. Selain Boven Digoel, gempa juga kuat dirasakan di Kabupaten Merauke, Mimika, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Pegunungan Bintang.

"Gempa tersebut dirasakan kuat getarannya membuat masyarakat berhamburan keluar rumah mencari perlindungan," ujarnya.

Welliam menambahkan, tim dari BPBD Papua, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial serta Polres Boven Digoel sudah turun ke lapangan melakukan penanganan, termasuk mendata dampak gempa.

"Kami agak kesulitan mendapatkan informasi sesuai prosedural berjenjang karena sampai saat ini Kabupaten Bovendiguel belum membentuk BPBD. Oleh sebab itu kami berusaha hubungi teman-teman di Dinkes, Dinsos dan Polres yang ada di lapangan," ujar Welliam.

"Sesuai pembicaraan kami (BPBD Provinsi Papua) dengan Bapak Sekda Kabupaten Bovendiguel siang tadi, akan dilakukan koordinasi secepatnya untuk pembentukan BPBD sesuai UU No. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana," sambungnya. (detikcom/hariansib)


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI

loading...

No comments

Powered by Blogger.