Header Ads

Ketua Fraksi PKS: Keberanian Ibu Susi Buat Banyak Orang Gemetar

WARTAGAS.COM - Pujian mengalir untuk Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Keberanian Susi menenggelamkan kapal yang melakukan illegal fishing atau pencurian ikan dinilai sangat berani.

Ketua Fraksi PKS: Keberanian Ibu Susi Buat Banyak Orang Gemetar
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di atas Kapal Pengawas Perikanan yang bersandar di Pelabuhan SKPT Selat Lampa, Senin (29/1/2018) - Foto: Kompas.com/Yoga Hastyadi Widiartanto

"Kami apresiasi keberanian Menteri Susi menenggelamkan kapal-kapal yang curi ikan itu. Itulah yang membuat orang gemetar," ujar Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini saat membuka diskusi tentang nelayan dan kelautan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (1/2/2018).

Menurut Jazuli, seharusnya laut Indonesia yang luas memberikan kontribusi berarti bagi nelayan dan penerimaan negara. Namun, hal itu tidak terjadi di Indonesia.

Sumber daya perikanan di laut Indonesia, menurut dia, justru banyak dicuri. Oleh karena itu, kebijakan penenggelaman kapal dirasa perlu dilakukan untuk memberikan efek jera.

"Kami support gerakan Ibu Susi ini sebagai bentuk keberpihakan kepada rakyat. Makanya, kalau ada menteri lain yang tidak berpihak kepada rakyat, kita tenggelamkan juga," kata Jazuli.

Meski demikian, Fraksi PKS juga tetap mengkritik pemerintah yang masih mengimpor garam. Padahal, menurut Jazuli, Indonesia memiliki luas laut yang sangat luas.

"Ada celetukan, laut kita luas, tetapi kenapa masih harus impor garam? Apakah karena untuk kebutuhan rakyat atau ada spekulan? Ini juga harus dijawab," ucap Jazuli.

Saat ini, kebijakan penenggelaman kapal illegal fishing justru dinilai oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sudah cukup.

Kementerian Kelautan dan Perikanan diminta untuk menyudahi aksi penenggelaman kapal dan fokus untuk meningkatkan ekspor sektor kelautan dan perikanan.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Laporan: tim
Sumber: kompas
loading...

No comments

Powered by Blogger.