Header Ads

Lagi Viral: Friska, Istri Polisi Mati-matian Beli Mobil, Miris Digunakan Suami Memperlancar Perselingkuhan

WARTAGAS.COM - Nama Friska Siagian menjadi buah bibir di dunia maya setelah mengunggah perselingkuhan suaminya, Bripka Eddie (Edis) Naibaho, anggota Polres Samosir, di akun facebooknya, Jumat (9/2/2018) malam.

Lagi Viral: Friska, Istri Polisi Mati-matian Beli Mobil, Miris Digunakan Suami Memperlancar Perselingkuhan
Bripka Eddie (Edis) Naibaho dan RS yang disebut selingkuhannya dan buah hati mereka - Foto: facebook/Tribun Medan

Dua kali Friska mengunggah perselingkuhan suami yang sudah memberinya tiga anak dengan perempuan berinisial RS, yang disebut-sebut staf honorer di Pemkab Samosir.

Padahal disebut RS sudah bersuami.

Postingan pertama dan kedua berselang tiga.

Dah postingan ini viral. Total jenderal hingga Sabtu (10/2/2018) pukul 15.00 WIB, kedua postingan ini sudah dibagikan 3.500 kali.

Sedangkan netizen yang memberi tanda emoticon lebih 5.000-an didominasi tanda sedih.

Sementara komentar yang masuk sebagian besar memberikan dukungan dan meminta Friska menceraikan suaminya.

Friska, PNS di Puskesmas Lubukpakam, saat ini sudah pisah rumah dari suaminya.

Ia berjibaku menghidupi ketiga anaknya Hotman Noel Naibaho (10), Sion Chirstofer Naibaho (8), dan Marcello Dorman Naibaho (6), yang ditelantarkan sang suami.

Dalam curhatnya, Friska mengungkap mati-matian membeli mobil kredit dengan gajinya pada saat hamil anak ketiga.

Namun ibarat air susu dibalas air tuba, malah mobil tersebut malah mempermudah aktivitas perselingkuhan Bripka Edis dengan RS yang disebut berkuliah di Tarutung.

Yang menarik, meski sudah dikhianati, dianiaya dan ditelantarkan, pada akhir postingannya, Friska masih membuka jalan rujuk bagi suaminya.

Ini kutipan dari postingan Friska di facebooknya soal perselingkuhan suami dan pelakor berinisial RS tersebut:

Kehancuran rumah tanggaku terjadi ketika orang ketiga ini ada,,,, diawali dengan sebuah pertengkaran antara suamiku dan suami wanita itu (Pelakor). Terbongkarlah semua hubungan suamiku dengan selingkuhannya.

Yang ternyata mereka sudah lama berhubungan,ternyata saya istri yang sudah dibohongi, hancur hati pada saat itu. Wanita ini sering meneror saya melalui sms dan mengirim poto poto bersama. Saya cari tau siapa sebenarnya wanita itu,,,

Dia seorang Honorer di PEMKAB Samosir dan sambil kuliah disalah satu universitas ditarutung. Suami saya memiliki banyak utang pada saat itu,, mungkin habis buat wanita simpanan ini,,

Suatu hari kuberanikan diri bertemu dengan pelakor, dan mengajak berbicara baik baik. Setelah timbul gossip wanita ini hamil dan anak yang dikandungnya adalah anak suami saya.

Saya pun bertanya “Siapa ayah dari anak tersebut?” sungguh tak terduga dia menjawab Tanya suamimu ini anak siapa.

Bagai kesambar petir disiang bolong. Tapi saya harus kuat karena anak anak masih kecil kecil. Kembali bertanya ke suami saya..

Dan dia mengakuinya…

Beragam cara diperbuat agar rumah tangga ini bisa utuh,, mulai dari perjanjian tidak berhubungan lagi dengan selingkuhannya,,, Suami saya semakin hari semakin aneh

Bahkan yang membuat hati ini semakin hancur bahwa wanita itu hamil hasil hubungannya dengan suami saya (pengakuan itu dari suami dan pelakor) sampai kami pun terus bertengkar, suami pun mulai main pukul,tidak pulang kerumah, dan aku beserta anak anak diusir dari rumah oleh suamiku…

Saya dipukul…hingga kesabaran saya habis.. Saya lari ke kantor polisi dan melapor pada tahun2013. Saya dibawa Visum. Tapi laporan itu tidak langsung diproses dengan harapan suamiku kembali seperti biasa sayang kepada keluarga.

Sebagai istri berusaha sabar dan mencoba bertahan walapun kami terpaksa pindah keperumahan dinas kerja saya,, demi menyelamatkan keluarga dan anak anak masih kecil… Suami saya berkata akan menceraikan saya dan menafkahi ketiga anaknya,, namun sampai saat ini saya masih istrinya yang sah… alhasil sampai sekarang suami dan pelakor tinggal bersama sampai memiliki seorang putri dan tak pernah memberi nafkah ..

Saya hanya bisa menunggu,,, kembali kesabaran saya diuji saya melaporkan kembali ke polisi. Saya beranikan diri untuk melapor, kembalilah terungkit laporan yang lalu.

Butuh banyak waktu hingga laporn itu diproses. Dua laporan sekaligus KDRT dan penelantaran,,, laporan itu harus dibuat dengan harapan suamiku akan sadar akan kesalahannya.

Dia membuat beberapa perjanjian… Mulai dari menafkahi anak anak,,,dan pengembalian mobil bapak saya..namun tak satu pun perjanjian itu dilaksanakanya. Tak tau apa yang ada dibenak suamiku ini…

Kembali merasa tak adil saya melapor ke polda pada bulan 3 tahun 2017 lalu. Dengan isinya Kekerasan pisikis.... yang sampai saat ini tidak diproses…

Pada tanggal 1 februari 2018 saya datang ke polda untuk mempertanyakan gimana perjalanan laporan yang saya laporkan… saya bertemu langsung dengan bapak Kapolda,, menceritakan perjalanan laporan saya..

Dan berjanji akan menindak lanjuti laporan saya. Mengapa suami saya yang merupakan polisi dibiarkan berselingkuh dan tak menafkahi anak anaknya.

Seandainya ada kata perceraian dalam agama Kristen maka sudah kulakukan,, Namun ku berpegang teguh pada Janji Tuhanku “TAK ADA PERPISAHAN KECUALI MAUT MEMISAHKAN”.

Saya sebagai istri hanya bias mengingatkan Suami agar kembali keajaranMU. Dalam agama saya tidak dibenarkan memiliki istri 2 atau berselingkuh.


Pertemuan kami yang sungguh tak terduga,,, Dia yang merupakan suami saya sekarang ngekost di dekat kapus saya, yang...
Dikirim oleh Friska Siagian pada 9 Februari 2018

Hingga berita ini tayang, belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari RS, yang disebut pelakor.

Pesan sudah dikirimkan di akun facebooknya.



LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Laporan: tim
Sumber: Medan Tribun
loading...

No comments

Powered by Blogger.