Header Ads

Mantan Gubsu Rudolf Pardede Rasakan MuzizatNya Sembuh dari Kanker

WARTAGAS.COM - Sejumlah pimpinan agama lintasdenominasi, Jumat, (26/1), mengunjungi mantan Gubsu Rudolf Mazuoka Pardede di kediamannya di Medan. Silaturahim rutin yang digagas Ketua Yayasan Sumatera Berdoa JA Ferdinandus itu diisi doa dan sharing pengalaman menjalani perawatan.

Sejumlah pimpinan agama lintasdenominasi, Jumat, (25/1), mengunjungi mantan Gubsu Rudolf Mazuoka Pardede (di kursi roda) di kediamannya di Medan untuk berdoa bagi kesembuhan Tuan Rumah. Silaturahim yang digagas Ketua Yayasan Sumatera Berdoa JA Ferdinandus itu diisi doa dan sharing pengalaman menjalani perawatan. - Foto: hariansib.co

Rudolf Pardede mengatakan pihaknya merasakan muzizatNya dan sembuh dari kanker yang hampir merenggut nyawanya. "Tiada yang mustahil bagiNya. Saya yang divonis... merasakan kesembuhan," ujarnya sambil menepuk kakinya. Bagian yang butuh perhatian serius adalah kakinya hingga membuatnya berada di kursi roda untuk aktivitas sehari-hari.

Mantan Wagubsu saat Sumut dipimpin Mayjen TNI Purn HT Rizal Nurdin itu mengatakan, muzizatNya mengurapinya ditambah cinta ikhlas yang tak henti dari keluarga. Didampingi Ny Vera Natalina Br Tambunan, Rudolf Pardede mengatakan teramat sakit merasakan penyakitnya tapi tetap harus kuat. "Sebagaimana yang selalu saya utarakan, penyakit ini membuat saya semakin dekat denganNya. Pakailah aku, Tuhan," ujarnya, sebelum menerima doa berkat dari Pdt Lucas Timoteus MA.

Ketua Umum Yayasan Sumatera Berdoa JA Ferdinandus kembali meneguhkan iman untuk koleganya tersebut. Rudolf Pardede bahkan berharap JA Ferdinandus terus beraktivitas dan menyiapkan kader untuk berkarier rohani. "Dari dulu pak Ferdinandus ini begini terus. Luar biasa muzizatNya," ujarnya.

Dalam rombongan itu terlihat Hasiholan Silaen, Budi D Sinulingga, aktivis perempuan Nurhawati Simamora, S Sitompul dari HDTI Medan. Sebelum doa khusus untuk Rudolf Pardede, sejumlah mantan pejabat saling bernostalgia ketika menghadapi masa sulit, baik di pemerintahan maupun menghadapi masyarakat. Hasiholan Silaen bahkan bercerita tentang perjalanannya menjadi pegawai sipil di eks Provinsi Timor Timur yang penuh suka duka. Budi Sinulingga bercerita tentang pengabdian merencanakan pembangunan di Medan.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Laporan: tim
Sumber: hariansib
loading...

No comments

Powered by Blogger.