Header Ads

Mengharukan, Jenazah Veriona Gultom Tiba di Samosir, Sang Ibu Histeris Menyambut

WARTAGAS.COM - Veriona Gultom, perempuan asal Kabupaten Samosir, Sumatera Utara yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kosan milik Yanti Lim di Kampung Talajung, RT 02 RW 01 Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor Minggu (25/2/2018) akhirnya tiba di rumah orang tuanya di Samosir.

Mengharukan, Jenazah Veriona Gultom Tiba di Samosir, Sang Ibu Histeris Menyambut
Jenazah Veriona Gultom Tiba di Samosir - Foto: Facebook

Menurut informasi, usai dilakukan autopsi jenazah Veriona langsung dibawa dan diterbangkan ke Sumatera Utara melalui bandara Internasional Silangit, Tapanuli Utara. Usai tiba di Silangit, korban langsung dibawa ke Samosir menggunakan kapal penumpang khusus.

Setibanya di Samosir, kapal tidak langsung merapat ke pinggir pantai yang sudah dipadati kelauarga dan warga yang menunggu kedatangan jenazah korban. Kapal terlebih dahulu melakukan ritual memutar beberapa kali sebelum akhirnya merapat ke bibir pantai.

Mengharukan, Jenazah Veriona Gultom Tiba di Samosir, Sang Ibu Histeris Menyambut
Jenazah Veriona Gultom Tiba di Samosir - Foto: Facebook

Selama kapal berputar-putar di danau, terdengar suara keluarga korban menangis dan meratapi kedatangan jenzah korban dari kejauhan. Beberapa warga berupaya menenangkan dan menghibur keluarga yang larut dalam kesedihan.

Usai memutar-mutar beberapa kali, akhirnya kapal menuju bibir pantai. Sontak ibu korban menjerit dan menyambut jenazah putrinya tersebut.

Lihat Videonua di bawah ini

#Video 1- Jenazah Veriona Gultom Tiba di Samosir

#Video 1- Jenazah Veriona Gultom Tiba di Samosir
Setibanya di Samosir, kapal tidak langsung merapat ke pinggir pantai yang sudah dipadati kelauarga dan warga yang menunggu kedatangan jenazah korban. Kapal terlebih dahulu melakukan ritual memutar beberapa kali sebelum akhirnya merapat ke bibir pantai.

Selama kapal berputar-putar di danau, terdengar suara keluarga korban menangis dan meratapi kedatangan jenzah korban dari kejauhan. Beberapa warga berupaya menenangkan dan menghibur keluarga yang larut dalam kesedihan.

Usai memutar-mutar beberapa kali, akhirnya kapal menuju bibir pantai. Sontak ibu korban menjerit dan menyambut jenazah putrinya tersebut.

Sumber Video: https://www.facebook.com/ganstinj/posts/1660502103989090

Dikirim oleh GAS Peduli pada 27 Februari 2018


#Video 2 - Jenazah Veriona Gultom Tiba di Samosir

#Video 2 - Jenazah Veriona Gultom Tiba di Samosir
Setibanya di Samosir, kapal tidak langsung merapat ke pinggir pantai yang sudah dipadati kelauarga dan warga yang menunggu kedatangan jenazah korban. Kapal terlebih dahulu melakukan ritual memutar beberapa kali sebelum akhirnya merapat ke bibir pantai.

Selama kapal berputar-putar di danau, terdengar suara keluarga korban menangis dan meratapi kedatangan jenzah korban dari kejauhan. Beberapa warga berupaya menenangkan dan menghibur keluarga yang larut dalam kesedihan.

Usai memutar-mutar beberapa kali, akhirnya kapal menuju bibir pantai. Sontak ibu korban menjerit dan menyambut jenazah putrinya tersebut.

Sumber Video: https://www.facebook.com/ganstinj/posts/1660502103989090

Dikirim oleh GAS Peduli pada 27 Februari 2018

Nga sahat ho inang, nga sahat be ho boru, nga sahat be (Sudah Sampai kau Putriku, sudah sampai kau, sudah samapai !)”,Ujarnya penuh kesedihan dan disambut warga dengan ucapan Horas sebanyak tiga kali.

Saat jenazah akan diturunkan, beberapa warga meminta sang ibu untuk melihat lebih proses penurunan jenazah. Namun sang ibu menolak dan mengatakan bahwa mendiang putinya tersebut akan jalan sendiri.

Nga turun be na,mardalan doi, mardalan, mardalan! (Sudah turun nya, jalan nya itu, jalan, jalan,jalan )”, Ujarnya dan kembali menjerit.

Lihat Videonya di bawah ini

#Video 3 - Veriona Gultom Tiba di Samosir

#Video 3 - Veriona Gultom, perempuan asal Kabupaten Samosir, Sumatera Utara yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kosan milik Yanti Lim di Kampung Talajung, RT 02 RW 01 Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor Minggu (25/2/2018) akhirnya tiba di rumah orang tuanya di Samosir.

Dikirim oleh GAS Peduli pada 27 Februari 2018

Sebelumnya diberitakan, tewasnya korban diketahui berdasarkan keterangan Saksi, Kustimi (32) tetangga kosan korban. Menurut Kustimi bahwa korban Veriona baru satu bulan mengontrak dirumah kosan tersebut.

BACA JUGA: Sedih, Baru Rayakan Ultah Ke 21 Wanita Boru Gultom Asal Samosir Ini Tewas Di Kamar Kos

“Korban tinggal di rumah kosan ini sendiri, tapi korban sering didatangi pacarnya, juga sering di antar jemput pacarnya saat mau kerja dan pulang,” kata Kustimi

Sebelum diketahui korban tewas, saksi mendengar pada malam hari sempat terdengar teriakan korban dari kamarnya sebanyak dua kali.

Merasa penasaran dengan suara teriakan, saksi mencoba mendekati kamar korban bersama suaminya untuk mencari tahu yang terjadi. Saksi mencoba mengetuk pintu kamar korban namun tidak ada jawaban serta terdengar suara lagi. Akhirnya karena tidak ada respon, saksi kembali ke kamarnya.

Hingga pagi sekitar pukul 08.00 Wib, saksi juga tidak mendengar aktifitas ataupun suara dari kamar Veriona Gultom. Merasa ada yang ganjil, saksi akhirnya memutuskan untuk kemudian melapor ke RT setempat.

Mengharukan, Jenazah Veriona Gultom Tiba di Samosir, Sang Ibu Histeris Menyambut

Lalu saya laporkan ke pak RT, saat dibuka dan di periksa korban sudah tewas,” terangnya.

Sementara itu Kapolsek Gunung putri Kompol Yudi Kusnadi saat berada dilokasi menjelaskan, Korban di temukan dikamar kosannya dalam posisi tidur terlentang ditutup selimut, dan di sampingnya di temukan boneka. Untuk memastikan kematian korban, jasad akan dilarikan ke Rumah sakit Polri Kramat jati, Jakarta Timur.

“Korban ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa dalam posisi tidur dan di tutup selimut, ada boneka di samping korban. Adapun untuk memastikan kematian korban tewas karena apa, kita tunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi petugas. Saat ini korban telah dilarikan ke Rumah sakit polri Kramat jati Jakarta Timur, guna dilakukan autopsi,” tukasnya.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Haru - Lagu Persembahan Terakhir untuk Alm Darwis Sitohang Santana, Dari Santana Trio




Laporan: tim
Sumber: Sianatrnews.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.