Header Ads

Pelaku Pembunuh Veriona Gultom Ditangkap Pemuda Batak dari Pasar Pandeglang Banten

WARTAGAS.COM - Pelaku pembunuhan Veriona Gultom (21) sudah ditangkap warga pemuda Batak dari Pasar Pandeglang, Banten, Rabu (28/2/2018) malam.

Pelaku Pembunuh Veriona Gultom Ditangkap Pemuda Batak dari Pasar Pandeglang Banten
Pelaku Pembunuh Veriona Gultom Ditangkap Pemuda Batak dari Pasar Pandeglang Banten - Foto: Facebook

Dari video penangkapan yang beredar di Media Sosial, Rabu malam, pria yang menyebut dirinya Simanjuntak itu turut ikut bersama rekan-rekannya mengamankan terduga pelaku di salah satu rumah.

Ia mengabadaikannya melalui video yanh betdurasi 5 menit.

Para pemuda dari Sumut ini juga ikut mengantarkan terduga pelaku ke Polres Pandeglang.

"Ini pelaku pembunuhan Boru Gultom itu. Yang kau bunuh itu bereku (ponakanku) mamanya (ibuny) boru Simanjuntak. Tanggung jawab kau perbuatan mu ya," ujar pria yang bermarga Simanjutak itu pada pria yang terduga pelaku.

"Kau pembunuhnya kan, itu pacarmu kan?" tanya dia lagi.

Si pria terduga pelaku pun menganggukkan kepalanya.

"Ia sudah mengakui perbuatannya," ujar para pemuda yang berbahasa daerah Batak tersebut.

LIHAT VIDEONYA DISINI: Beredar Video Penangkapan Pelaku Pembunuhan Veriona Gultom di Facebook Oleh Warga

Video Penangkapan Pelaku Pembunuhan Veriona Gultom di Pasar Pandeglang Banten oleh Pemuda Batak

#Video Penangkapan Pelaku Pembunuhan Veriona Gultom di Pasar Pandeglang Banten oleh Pemuda Batak, Rabu (28/2/2018)

Sumber Video: https://www.facebook.com/sudunk.ctumorank/videos/vb.100004522683050/861664953994253

Dikirim oleh Batak Network pada 28 Februari 2018

Sebagaimana diketahui, Veriona Gultom ditemukan tewas di rumah Kosan milik ibu Yanti lim di Kampung Talajung, RT 02 RW 01 Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor Minggu (25/02/18).

Menurut keterangan Saksi, Kustimi (32) tetangga kosan korban, bila korban ngontrak dirumah kosan tersebut baru satu bulan, saksi mendengar pada malam hari sebelum korban di temukan tewas sempat terdengar teriakan korban sebanyak dua kali.

BACA JUGA: Sedih, Baru Rayakan Ultah Ke 21 Wanita Boru Gultom Asal Samosir Ini Tewas Di Kamar Kos

Namun, saat di datangi ke kamar kosannya dan pintu di ketuk tidak terdengar suara lagi.

“Korban tinggal di rumah kosan ini sendiri, tapi korban sering didatangi pacarnya, juga sering di antar jemput pacarnya saat mau kerja dan pulang,” kata Kustimi seperti dilansir beritautama.
Ia menambahkan, dirinya mendengar jika kemarin (24/2) malam dari kamar korban terdengar teriakan korban sebanyak dua kali, tapi saat dirinya dan suami ke kamarnya dan mengetuk pintu kamarnya tidak terdengar apa-apa, dan pas tadi pagi pukul 08.00 WIB, pun tak ada suara lagi.

“Lalu saya laporkan ke pak RT, saat dibuka dan di periksa korban sudah tewas,” tutupnya.

Kapolsek Gunung putri Kompol Yudi Kusnadi saat berada dilokasi menjelaskan, Korban di temukan dikamar kosannya dalam posisi tidur terlentang ditutup selimut, dan di sampingnya di temukan boneka. Untuk memastikan kematian korban, jasad akan dilarikan ke Rumah sakit Polri Kramat jati, Jakarta Timur.

“Korban ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa dalam posisi tidur dan di tutup selimut, ada boneka di samping korban. Adapun untuk memastikan kematian korban tewas karena apa, kita tunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi petugas. Saat ini korban telah dilarikan ke Rumah sakit polri Kramat jati Jakarta Timur, guna dilakukan autopsi,” tukasnya.

Kini, Jasad Veriona Gultom (21) pun sudah dibawa pulang ke kampung halamannya, di Desa Sitamiang, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Selasa (27/2/2018).

Jenazahnya diberangkatkan dari Bandara Soekarno Hatta, Selasa pagi. Pada siang, sudah tiba di kampung halamannya, di Desa Sitamiang, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir.

Dari bandara Kuala Namu, jenazah dibawa melalui jalur darat, lalu dilanjutkan menggunakan transportasi air lagi untuk bisa sampai cepat di kampung halaman.

Ratusan orang sudah menunggu kapal yang membawa jenazah Veriona Gultom ke Onan Runggu di tepi Danau Toba.

Tangisan dari pihak keluarga dan teman almarhum langsung pecah saat peti mati diturunkan dari kapal ke daratan. Orangtua dan keluarga seolah tidak percaya gadis muda yang baru merayakan ultah ke 21, 18 Februari 2018 ini telah pergi untuk selama-lamanya.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Laporan: tim
Sumber: Tribun Medan
loading...

No comments

Powered by Blogger.