Header Ads

Presiden Jokowi Ingatkan Jangan Hambat Penyaluran Bantuan untuk Keluarga Kurang Mampu

WARTAGAS.COM - Menteri Sosial M Idrus Marham didampingi Gubsu Tengku Erry Nuradi dan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kantor Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (24/2).

Presiden Jokowi Ingatkan Jangan Hambat Penyaluran Bantuan untuk Keluarga Kurang Mampu
Mensos Idrus Marham didampingi Gubsu HT Erry Nuradi dan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin foto bersama penerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Sabtu (24/2) di Kantor Kecamatan Medan Tembung. - Foto: hariansib.co

Tercatat, sekitar 500 keluarga kurang mampu menerima bantuan secara simbolis tersebut. Di samping itu juga diberikan bantuan berupa beasiswa kepada anak kurang mampu dari keluarga penerima PKH.

Di hadapan seribuan warga yang menghadiri acara tersebut, Mensos menyebutkan, kedatangannya untuk menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo.

Presiden telah memintanya untuk keliling Indonesia guna memastikan tidak ada lagi warga miskin atau kurang mampu yang tidak diberi bantuan.

"Kedatangan saya kemari (Medan) juga tidak terlepas atas perintah Bapak Presiden. Saya ingin memastikan apakah bantuan yang diberikan untuk keluarga tidak mampu sudah berjalan atau tidak di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Medan. Bantuan yang diberikan tersebut, yakni Bansos program keluarga harapan dan Rastra (beras sejahtera).

Disebutkan bulan Februari 2018 seluruh bantuan harus sudah tuntas, artinya harus sudah dibagikan kepada semua warga yang berhak menerimanya. Untuk Rastra, tahun ini ada perbedaan mengenai besaran beras yang disalurkan. Masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 10 kilogram namun tanpa ada pembayaran. Sedangkan periode sebelumnya (tahun lalu) mendapat 15 kilogram namun disertai pembayaran," jelasnya.

Oleh karenanya bagi warga yang terdaftar sebagai KPM, Idrus menegaskan agar tidak perlu membayar ketika mengambil Rastra tersebut. Apalagi, Presiden Jokowi pun sudah memberi peringatan agar tidak ada satu pun yang coba-coba untuk menghambat penyaluran bantuan kepada keluarga kurang mampu.

Sementara itu Wali Kota Medan sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan pemerintah pusat bagi warga yang kurang mampu melalui Program Keluarga Harapan (PKH) tersebut. Diharapkannya, PKH dapat membantu warga Kota Medan yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Untuk Kota Medan, papar Eldin, per Desember 2017 jumlah keluarga yang terdaftar untuk mendapatkan PKH sebanyak 29.016 keluarga, sedangkan yang mendapatkan bantuan BPNT sebanyak 80.421 keluarga.

"PKH merupakan program perlindungan sosial dengan memberikan uang tunai kepada rumah tangga kurang mampu berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Diharapkan agar warga penerima bantuan PKH supaya dapat memanfaatkan dengan baik sehingga derajat kesejahteraan, standar ekonomi dan kualitas hidup penerima bantuan dapat meningkat," ucapnya.

Sedangkan Gubsu pada kesempatan itu mengatakan, dalam rangka meningkatkan pelayanan PKH, Provinsi Sumatera Utara (Provsu) senantiasa berusaha semaksimal mungkin mengalokasikan anggaran sesuai dengan kemampuan/dana yang tersedia. "Untuk itu melalui PAPBD Provsu tahun 2017 sebanyak 473 unit sepedamotor telah didistribusikan untuk koordinator Kecamatan, Kabupaten/Kota dan operator provinsi serta 1 unit mobil untuk koordinator wilayah Provsu," ujar Gubsu.

Gubsu juga menyampaikan berdasarkan data BPS Sumut tahun 2017, jumlah penduduk Sumut kurang lebih 14 juta jiwa. Jumlah penduduk miskin pada September tahun 2017 sebanyak 1.326.570 jiwa atau 9,28 persen turun sebesar 1,44 persen dibanding jumlah penduduk miskin September 2016 sebesar 1.452.600 jiwa atau 10,72 persen. Sentuhan pelayanan sosial melalui PKH berkotribusi positif bagi upaya penanggulangan masalah kemiskinan warga masyarakat Sumatera Utara.

"Diharapkan dengan program PKH ini jumlah penduduk kurang mampu semakin berkurang ke depannya," kata Erry.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Laporan: tim
Sumber: Hariansib.co
loading...

No comments

Powered by Blogger.