Header Ads

Yasonna Laoly Teruskan Pembangunan Christian Center

WARTAGAS.COM - Dr Yasonna H Laoly SH MSc dilantik menjadi Ketua Umum Pengurus dan Pengawas Yayasan Umat Kristen Sumatera Utara (YUKSU), Sabtu (17/2) di kompleks Christian Center YUKSU, Jalan Bunga Rampe IV, Durin Tonggal, Simalingkar B, Medan. Pelantikan dilakukan Ketua Pembina YUKSU Ephorus Emeritus HKBP Pdt Dr Bonar Napitupulu didampingi Wakil Ketua Dr RE Nainggolan, Dr Edward Simanjuntak, Pater CP Manalu, Pdt MH Siburian, Gaberia Pardede, Gandhi Tambunan, Guntur Hutajulu dan Pdt Pieter Panjaitan.

Yasonna Laoly Teruskan Pembangunan Christian Center
SK: Ketua Dewan Pembina YUKSU Pdt Dr Bonar Napitupulu menyerahkan SK Kepengurusan YUKSU yang baru kepada Ketua Umum Dr Yasonna H Laoly, pada pelantikan dan perkenalan pembina, pengurus dan pengawas YUKSU, Sabtu (17/2) di kompleks Christian Center YUKSU, Jalan Bunga Rampe IV, Durin Tonggal, Simalingkar B, Medan. - Foto: Hariansib.co

Melansir dari Hariansib.con, Yasonna Laoly yang juga Menteri Hukum dan HAM ini akan meneruskan pembangunan Christian Center menjadi pusat pembinaan umat Kristiani terbesar di Sumut. Untuk mewujudkannya, dia merangkul berbagai pihak, baik pengurus maupun yang bukan pengurus membangun Christian Center di atas lahan seluas hampir 7,5 hektare. Dalam kepengurusan YUKSU ini, Yasonna dibantu Donald Sihombing sebagai Ketua I, Ketua II Jhon Eron Lumbangaol (mantan Ketua Umum YUKSU), Ketua III Joni Ginting (Deputi Menkopolhukam) dan Sulaiman sebagai Ketua IV.

Sekretaris Umum dipercayakan kepada Ir Robert Sitorus, Sekretaris I Landen Marbun, Sekretaris II Marinus Gea, Sekretaris III Sabam Sopian Silaban, Sekretaris IV Ir Ronald Naibaho. Bendahara Umum Dr Bernard Nainggolan, Bendahara I Shermida Silaban dan Bendahara II Delphi Masdiana Ujung. Ketua Pengawas Almaden Lubis, anggota: Milton Hasibuan, Ir Washington Tambunan, Pdt Martin Manullang, JA Ferdinandus dan Jadi Pane.

Menurut Yasonna, Donald Sihombing akan merancang pembangunan gedung bertaraf internasional dengan mendatangkan arsitek Panou Silaban, putra almarhum Friederich Silaban arsitek Masjid Istiqlal, Gelora Bung Karno (GBK) dan Tugu Monas. "Kami akan meletakkan dasar pembangunan Christian Center, karena Sumut harus memiliki pusat kegiatan pelayanan Kristiani sebagai tempat pembinaan iman yang lokasinya tidak jauh dari Kota Medan," terang Yasonna.

Pembangunan ini akan menghabiskan dana sampai ratusan miliar, tapi dia memotivasi para pengurus agar tidak kecut hati. Karena, kalau Tuhan yang menakhodai kepengurusan ini, satu persatu bangunan akan terselesaikan. Lewat jaringan setiap pengurus, mimpi besar umat Kristen Sumut memiliki tempat pembinaan iman yang besar dan luas akan menjadi kenyataan. "Mari kita serahkan kerja besar ini kepada Tuhan, biarlah tangan Tuhan ikut bekerja, Panogu Silaban akan mulai kerjanya dengan memetakan lahan 7,5 hektare ini secara profesional. Jika bangunan ini selesai, maka pengelolaannya juga harus profesional," tegasnya.

Dibangun Tahun 2007
Mantan Ketua Umum YUKSU Jhon Eron Lumban Gaol mengatakan, rencana pembangunan Christian Center berkat perjuangan tokoh-tokoh Kristen Sumut. Tahun 2007 diusulkanlah anggaran untuk pembangunan Christian Center, waktu itu Eron Lumban Gaol duduk di Badan Anggaran DPRD Sumut meminta ini kepada Gubsu Drs Rudolf M Pardede agar memasukkan anggaran Christaian Center dalam APBD. Rudolf Pardede waktu itu menyetujui dimasukkannya anggaran tersebut dan berpesan agar Christian Center menjadi milik semua warga semua denominasi gereja. Pesan yang sama juga disampaikan Pdt Dr Bonar Napitupulu, yang waktu itu sebagai Ephorus HKBP.

"Ephorus meminta supaya semua umat Kristen ikut membantu pembangunan Christian Center. Selain untuk Christian Center, Rudolf juga menyarankan agar dimasukkan juga anggaran Rp 1 miliar untuk Katolik Center dan Rp 1 miliar untuk Buddha Center dan Hindu Center, sedangkan Christian Center dianggarkan Rp 5 miliar. Waktu itu Yasonna Laoly memperjuangkan di APBN senilai Rp 10 miliar dan Landen Marbun memperjuangkan di APBD Kota Medan semasa Wali Kota Abdillah sebesar Rp 4 miliar. Kita bangga terhadap Wali Kota Abdillah sebagai pemimpin yang nasionalis, seharusnya dia datang pada acara pelantikan ini," terang Eron.

Anggaran yang ditotal mencapai sekitar Rp 19 miliar tersebut dibuat untuk membangun asrama mahasiswa di kompleks PGI Sumut Jalan Slamat Ketaren, Medan Estate, membeli lahan 7,5 hektare di Durin Tonggal Simalingkar B dan membangun gedung asrama. Pembangunan dilaksanakan oleh pengembang Sobo Simangunsong, masih ada sisa pembayaran yang belum dilunasi. Meski sudah lebih 10 tahun, Sobo Simangunsong tidak mempermasalahkannya, karena itu untuk kemuliaan nama Tuhan. Tapi Yasonna berjanji akan menyelesaikannya.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Laporan: tim
Sumber: hariansib
loading...

No comments

Powered by Blogger.