Header Ads

AKHIRNYA TERUNGKAP! Kapolda Akui Helikopternya Dipakai Warga untuk Nikahan, Kasusnya Ditangani Mabes

WARTGAS.COM - Penggunaan helikopter milik Kapolda Sumatera Utara Irjen Paulus Waterpauw untuk resepsi pernikahan warga sipil akhirnya diakui.

AKHIRNYA TERUNGKAP! Kapolda Akui Helikopternya Dipakai Warga untuk Nikahan, Kasusnya Ditangani Mabes
Helikopter Kapolda Sumut menjadi Kendaraan Pengantin di Pematangsiantar, Rabu (28/2/2018) - Foto: Tribun Medan

Kata Paulus, ia sudah mendapat informasi lengkapnya setelah melakukan rapat dengan jajaran Polda Sumut.

Kata Paulus, tim yang ia bentuk sudah melakukan klarifikasi dengan pilot yang menerbangkan helikopter tersebut.

Namun, Polda Sumut belum bisa mengambil tindakan lebih lanjut karena kasus ini diserahkan ke Mabes Polri.

"Fakta (penggunaan helikopter oleh warga sipil) yang dimaksud memang betul. Jadi, laporannya hari Minggu lalu sekitar pukul 10.00-an ada heli yang digunakan di Siantar dalam rangka membantu prosesi pernikahan itu. Saya katakan ini unprosedur ya," ungkap Paulus, Jumat (2/3/2018).

Jenderal bintang dua ini mengatakan, kesalahan prosedur tersebut merupakan tanggungjawab pilot yang menerbangkan helikopter dimaksud.

Sehingga, Polda Sumut menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada Mabes Polri.

"Ini statusnya adalah BKO. Jadi kami harus lapor dan menyerahkannya pada ankumnya (atasan yang menghukumnya). Kecuali ada perintah dan petunjuk lebih lanjut, baru kami lakukan penyidikan," ungkap Paulus.

Ia membantah keras adanya isu yang mengatakan pasangan pengantin tersebut punya hubungan keluarga dengan pejabat Polda Sumut.

Katanya, mungkin keluarga si pengantin membangun hubungan secara personal saja dengan berbagai pihak.

"Saya hanya mau menegaskan itu. Apakah ada dugaan keluarga kepolisian, saya nyatakan tidak," katanya.

Lalu, apakah nanti keluarga pengantin itu akan ikut diproses, mantan Kapolda Papua ini mengaku tengah menunggu arahan dari Mabes Polri.

Jika diminta, tentunya si pengguna helikopter akan dimintai keterangannya dari siapa ia bisa menyewa tunggangan orang nomor satu di Kepolisian Sumatera Utara itu.


Begini Penjelasan Kapolda Paulus Terkait Helikopter yang Dipakai Warga untuk Prosesi Nikahan
Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw mengakui bahwa helikopter yang digunakan pasangan pengantin Fihzan dan Tika di Kota Pematangsiantar pada Minggu (25/2/2018) lalu adalah benar aset milik Kepolisian.

Masih hangat di ingatan, video amatir dari hasil rekaman pasangan pengantin Fihzan dan Tika pada (25/2/2018) lalu.

Di dalam sebuah helikopter Polda Sumut, yang sedang mengudara membuktikan bahwa telah terjadi penyalahgunaan aset negara yang diberikan kepada Polri.

Pada pernyataan sebelumnya, Kapolda Sumut membantah berita yang beredar luas, tentang adanya penggunaan helikopter Polisi untuk resepsi pernikahan di Kota Pematangsiantar.

Namun setelah beredar luas, adanya video lain yang memperlihatkan sepasang pengantin keluar dari dalam helikopter, memperkuat dugaan penyalahgunaan aset negara tersebut.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw mengatakan bahwa akan memeriksa pihak lain yang terkait masalah penyalahgunaan wewenang tersebut, termasuk pihak Wedding Organizer dan pihak pengantin.

"Kami baru selesai rapat terkait dengan janji saya yang lalu, bahwa kami akan cek dan klarifikasi. Kita langsung turunkan tim dan hasilnya dalam rapat tadi memang ada indikasi yang kuat pemyalahgunaan wewenang," kata Paulus, Jumat (2/3/2018).

"Kita katakan indikasi yang kuat, karena memang belum melakukan langkah-langkah lebih lanjut pemeriksaan dari beberapa pihak. Jadi laporannya bahwa minggu itu, kurang lebih jam 10.00 WIB, ada heli yang memang digunakan di Siantar dalam rangka membantu proses pernikahan," ungkap Paulus.


LIHAT JUGA VIDEO DIBAWAH INI



Sumber: Tribun Medan
loading...

No comments

Powered by Blogger.