Header Ads

Alamak! DPRDSU Temukan Ikan "Perak" Bermatian di Perairan Danau Toba Paropo

WARTAGAS.COM - Anggota DPRD Sumut Dapil (daerah pemilihan) Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Toni Togatorop SE MM menemukan ikan "perak" bermatian di Perairan Danau Toba, persisnya di Desa Paropo Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat sekitar.

Alamak! DPRDSU Temukan Ikan "Perak" Bermatian di Perairan Danau Toba Paropo
Anggota DPRD Sumut Toni Togatorop SE MM menemukan ikan “perak” bermatian di pinggiran Danau Toba, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat. - Foto: Hariansib.co


Diberitakan oleh Hariansib.co, Menurut Kepala Desa Paropo Bongga Erwinson Situngkir dan sejumlah tokoh masyarakat Desa Paropo Bena Sihaloho dan Jengki Situngkir kepada Toni Togatorop saat melakukan kegiatan reses di Desa Paropo, Rabu (7/3), matinya biota danau berupa ikan "perak" itu sudah berlangsung beberapa bulan ini, tapi hingga kini belum ada penjelasan dari pemerintah, terkait bahaya maupun penyebab matinya ikan dimaksud.

"Kami merasa resah, karena pinggiran danau sudah penuh dengan bangkai ikan "perak", sehingga menimbulkan bau dan para wisatawan yang biasanya ramai mengunjungi objek wisata Paropo maupun Silalahi sekitarnya, drastis menurun, karena mereka menganggap air danau tidak lagi steril alias sudah mengandung racun," tegas Situngkir.

Ditambahkan Jengki Situngkir, bangkai ikan "perak" ini sangat berbahaya bagi hewan piaraan masyarakat, karena hewan apa saja yang memakan bangkai tersebut, akan mati. "Jika bangkai ikan perak dimakan ayam maupun binatang berkaki empat lainnya, hewan pemakannya juga akan mati," katanya.

Ditegaskan Bongga, bahwa masyarakat Desa Paropo dan Silalahi sangat berharap kepada anggota DPRD Sumut untuk menyampaikan masalah ini kepada Pemprovsu, untuk segera dilakukan penelitian, sebab masyarakat khawatir hewan peliharaan mereka akan punah akibat bangkai ikan tersebut.

Desak
Menanggapi keresahan warga masyarakat, Toni Togatorop berjanji segera menyampaikan keresahan warga kepada Pemprovsu Cq Dinas Lingkungan Hidup Provsu, agar segera turun ke lokasi untuk melakukan penelitian tentang bahaya bangkai ikan perak yang bergelimpangan di pinggiran Danau Toba serta mengukur kesterilan air Danau Toba.

"Kita mendesak Dinas Lingkungan Hidup Provsu segera turun ke lokasi dan meneliti apa penyebab matinya ikan Danau Toba tersebut, sekaligus menguji keberadaan air Danau Toba serta bahaya bangkai ikan yang mirip dengan "anak ikan nila" tersebut," kata Toni.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Inilah Keindahan Pantai Pasir Putih Lumban Bul Bul Nauli Balige




Sumber: hariansib.co
loading...

No comments

Powered by Blogger.